Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com— UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki 55 Guru Besar (profesor). Mereka pemegang otoritas tertinggi di bidang akademik, karena perannya sebagai motor penggerak berbagai aktivitas di kampus. Mereka juga menjadi ikon universitas karena kontribusinya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sehingga performa lembaganya menjadi bergengsi dan bereputasi.

Karena perannya yang istimewa, wajar kalau ada regulasi yang mensyaratkan calon rektor UIN Bandung/PTKIN itu harus dari kalangan profesor. Seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) No 68/2015, pasal 3 huruf b bahwa persayarata khusus calon rektor harus lulusan S3 dan memiliki jabatan fungsional Profesor.

Berdasarkan hasil penelusuran kanal31.com, dari 55 gubes, hanya 22 yang dianggap layak menjadi calon rektor. Jumlah itu didasarkan pada persyaratan umum, Pasal 3 Persyaratan Bakal Calon Rektor/Ketua, nomor 3 PMA No 68/2015. Secara eksplisit, pasal tersebut berbunyi calon rektor itu harus: (3) berusia paling tinggi 60 (enam puluh) tahun pada saat berakhirnya masa jabatan Rektor/Ketua yang sedang menjabat.

Bisa ditafsirkan bahwa yang dianggap layak mencalonkan rektor UIN Bandung/PTKIN, adalah yang memiliki kelahiran maksimal tahun 1967. Dan, dari 22 yang dianggap layak, diprediksi hanya 10 gubes yang memiliki “keberanian” mendaftarkan diri menjadi calon rektor.

“Keberanian” menjadi kata penting dalam proses suksesi di UIN Bandung. Sebab tidak semua yang layak itu berani tampil ke depan untuk memimpin, selain terbentur persyaratan berpengalaman manajerial, juga berkembangnya budaya ewuh-pakewuh, dan adanya pengaruh tekanan politik pragmatis.

Kesepuluh gubes itu adalah: Prof Rosihon Anwar (NU/HMI), Prof Muhtar Solihin (Al-Washliyah/HMI), Prof Hj Nina Nurmila, Prof Hj Ulfiah (NU/PMII), Prof Muhammad Ali Ramdhani (NU), Prof Ah Fathonih (HMI/PUI), Prof Tedi Priatna (HMI), Prof Ahmad Ali Nurdin (PUI/HMI), Prof Bambang Qomaruzzaman (NU), dan Prof Ahmad Sarbini (HMI).

Berdasarkan studi empiris, ditunjang observasi secara komprehensif, masyarakat akademik UIN SGD Bandung kini tengah menanti informasi seputar pemilihan rektor ini. Bahkan sejumlah pertanyaan muncul, kapan dan bagaimana mekanisme pemilihan rektor UIN Bandung?

Kira-kira berapa gubes yang akan lolos uji kualifikasi untuk dipilih oleh Menteri Agama? Apakah gubes yang berani mencalonkan Rektor itu mewakili kelompok-kelompok, atau ada di antaranya yang menjadi representasi masyarakat akademik? Atau akan terjadi konsensus yang mengerucut kepada satu calon yang dianggap akomodatif, dengan janji akan diberikan jabatan tertentu?*

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

    Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag.  menyampaikan peringatan keras mengenai perubahan dunia yang sangat cepat. Perguruan tinggi tengah berada dalam tekanan besar dari berbagai arah: industri yang dinamis, ekspektasi masyarakat yang meningkat, hingga perubahan konstalasi global. Peringatan itu disampaikan Dekan saat memberikan sambutan […]

  • Masjid Baitul Huda: Makan, Pangkas Rambut Gratis Hingga Kajian

    Masjid Baitul Huda: Makan, Pangkas Rambut Gratis Hingga Kajian

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NUBANDUNG.ID — Masjid Baitul Huda di Jalan Terusan Jakarta No. 138, Antapani Tengah, Kota Bandung sukses memakmurkan masjid dengan menarik banyak jemaah melalui berbagai program unggulannya. Program paling populer yang membuat jemaah sering berdatangan adalah makan siang gratisnya. Program ini adalah program utama untuk menggaet jemaah agar istiqomah datang ke Masjid Baitul Huda. “Program makan-makan […]

  • Lihat Langsung Industri Penyiaran Televisi, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Bandung Kunjungi TvOne

    Lihat Langsung Industri Penyiaran Televisi, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Bandung Kunjungi TvOne

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG– Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Jurnalistik, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, melakukan kunjungan media ke kantor tvOne yang terletak di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (17/12/2024) Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi mahasiswa ilmu komunikasi, sehingga mereka punya pengalaman melihat langsung cara kerja industri penyiaran televisi. Dipilihnya […]

  • Mama Sempur (KH Tubagus Bakri), Simpul Jaringan Haramyn di Tatar Sunda

    Mama Sempur (KH Tubagus Bakri), Simpul Jaringan Haramyn di Tatar Sunda

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pagi ini, saat udara masih terasa dingin karena Tatar Pasundan telah diguyur hujan semalaman, mari kita menyeduh “kopi sejarah” sebentar, sembari memandangi kabut tipis yang menyelimuti ingatan tentang sebuah kampung bernama Sempur di Purwakarta. Di titik itulah, seorang tokoh bernama Mama Tubagus Bakri, atau yang lebih akrab kita sebut Mama Sempur, berdiri […]

  • Epidemiolog UGM: Tak Ada Hubungan Hepatitis Akut dengan Vaksin Covid-19

    Epidemiolog UGM: Tak Ada Hubungan Hepatitis Akut dengan Vaksin Covid-19

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Masyarakat dunia digemparkan dengan kemunculan hepatitis varian baru. Hepatitis atau penyakit yang menyerang organ hati selama ini telah ada, seperti hepatitis A/B/C/D/E, namun hepatitis yang menyerang baru-baru ini tidak disebabkan oleh virus yang mengakibatkan hepatitis A/B/C/D/E. Penyebab hepatitis varian baru ini pun belum diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, hepatitis baru ini masih disebut […]

  • Ini Aturan Mutasi Terbaru Kemenag, Karopeg: Data ASN Harus Valid

    Ini Aturan Mutasi Terbaru Kemenag, Karopeg: Data ASN Harus Valid

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Batam) — Kepala Biro Kepegawaian (Karopeg) Kementerian Agama (Kemenag) Wawan Djunaedi meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) senantiasa memperhatikan validitas data kepegawaiannya di aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG). Pasalnya, mulai tahun ini, kevalidan data kepegawaian menjadi salah satu syarat mutasi pegawai. Hal ini ditegaskan Karopeg Wawan Djunaedi saat mensosialisasikan Keputusan Sekretaris Jenderal (KSJ) Kementerian Agama […]

expand_less