Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com— UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki 55 Guru Besar (profesor). Mereka pemegang otoritas tertinggi di bidang akademik, karena perannya sebagai motor penggerak berbagai aktivitas di kampus. Mereka juga menjadi ikon universitas karena kontribusinya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sehingga performa lembaganya menjadi bergengsi dan bereputasi.

Karena perannya yang istimewa, wajar kalau ada regulasi yang mensyaratkan calon rektor UIN Bandung/PTKIN itu harus dari kalangan profesor. Seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) No 68/2015, pasal 3 huruf b bahwa persayarata khusus calon rektor harus lulusan S3 dan memiliki jabatan fungsional Profesor.

Berdasarkan hasil penelusuran kanal31.com, dari 55 gubes, hanya 22 yang dianggap layak menjadi calon rektor. Jumlah itu didasarkan pada persyaratan umum, Pasal 3 Persyaratan Bakal Calon Rektor/Ketua, nomor 3 PMA No 68/2015. Secara eksplisit, pasal tersebut berbunyi calon rektor itu harus: (3) berusia paling tinggi 60 (enam puluh) tahun pada saat berakhirnya masa jabatan Rektor/Ketua yang sedang menjabat.

Bisa ditafsirkan bahwa yang dianggap layak mencalonkan rektor UIN Bandung/PTKIN, adalah yang memiliki kelahiran maksimal tahun 1967. Dan, dari 22 yang dianggap layak, diprediksi hanya 10 gubes yang memiliki “keberanian” mendaftarkan diri menjadi calon rektor.

“Keberanian” menjadi kata penting dalam proses suksesi di UIN Bandung. Sebab tidak semua yang layak itu berani tampil ke depan untuk memimpin, selain terbentur persyaratan berpengalaman manajerial, juga berkembangnya budaya ewuh-pakewuh, dan adanya pengaruh tekanan politik pragmatis.

Kesepuluh gubes itu adalah: Prof Rosihon Anwar (NU/HMI), Prof Muhtar Solihin (Al-Washliyah/HMI), Prof Hj Nina Nurmila, Prof Hj Ulfiah (NU/PMII), Prof Muhammad Ali Ramdhani (NU), Prof Ah Fathonih (HMI/PUI), Prof Tedi Priatna (HMI), Prof Ahmad Ali Nurdin (PUI/HMI), Prof Bambang Qomaruzzaman (NU), dan Prof Ahmad Sarbini (HMI).

Berdasarkan studi empiris, ditunjang observasi secara komprehensif, masyarakat akademik UIN SGD Bandung kini tengah menanti informasi seputar pemilihan rektor ini. Bahkan sejumlah pertanyaan muncul, kapan dan bagaimana mekanisme pemilihan rektor UIN Bandung?

Kira-kira berapa gubes yang akan lolos uji kualifikasi untuk dipilih oleh Menteri Agama? Apakah gubes yang berani mencalonkan Rektor itu mewakili kelompok-kelompok, atau ada di antaranya yang menjadi representasi masyarakat akademik? Atau akan terjadi konsensus yang mengerucut kepada satu calon yang dianggap akomodatif, dengan janji akan diberikan jabatan tertentu?*

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Bandung-Balitbang Jakarta Gelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik

    UIN Bandung-Balitbang Jakarta Gelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Kanal31- Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta menggelar Seminar dan Ekspos Produk Akademik bertajuk Moderasi Beragama untuk Menjaga Harmoni Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang berlangsung di Aula Anwar Musadad sejak Senin-Selasa (15-16/08/2022). Wakil Dekan I Ushuluddin, Dr Radea Juli A Hambali, M.Hum menjelaskan untuk Seminar hari […]

  • Presiden Jokowi Apresiasi Inovasi MTQ dengan Penggunaan Teknologi Digital

    Presiden Jokowi Apresiasi Inovasi MTQ dengan Penggunaan Teknologi Digital

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Samarinda) — Presiden Joko Widodo mengapresiasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-30 yang telah menggunakan teknologi digital. “Saya menerima laporan, banyak inovasi yang dilakukan pada MTQ kali ini. Salah satunya penggunaan teknologi digital. Ada beberapa aplikasi yang digunakan seperti e MTQ, e Maqra, e Scoring, dan lainnya,” terang Presiden saat membuka MTQ Nasional ke-30 […]

  • Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MOROTAI kanal31.com – Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai menggelar kuliah umum bertema “Network and Future Trends” pada Kamis, (11/9/2025).   Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nana Rachmana Syambas, M.Eng., Guru Besar Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB).   Acara dibuka resmi oleh Rektor Unipas Pulau Morotai, Irfan Hi. Abd. Rahman, […]

  • Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Prof. Dr. Mahmud, M.Si secara resmi masih menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung. Kepastian tersebut diperoleh setelah Menteri Agama Republik Indonesia mengeluarkan surat keputusan memperpanjang masa jabatan Prof. Mahmud hingga waktu yang tidak ditentukan. Dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI bernomor 079602/B.II/3/2023 yang ditandatangani langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di […]

  • Menggugat “Kewajaran” di Tengah Manifesto KKN

    Menggugat “Kewajaran” di Tengah Manifesto KKN

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dunia jurnalistik telah mengajarkan siapapun melihat manusia tanpa atribut. Di depan meja redaksi, pangkat dan status sosial hanyalah pelengkap data; yang utama adalah nilai informasi dan kebenaran yang dibawa. Namun, ketika prinsip ini dibawa ke realitas sosial dan sistem keuangan negara, kita akan menemukan sebuah benturan besar yang bernama: “Budaya Wajar.” Dalam sistem […]

  • Nuzulul Qur’an, Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial

    Nuzulul Qur’an, Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Peristiwa ini diperingati setiap malam ke-17 Ramadhan dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung […]

expand_less