Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Strategi Oknum Pejabat Kampus Hapus Peluang PNS bagi HK2

Strategi Oknum Pejabat Kampus Hapus Peluang PNS bagi HK2

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 20 Des 2023
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM— Hancur sudah harapan pegawai Honorer Kategori 2 (HK2) UIN SGD Bandung untuk meraih status pegawai negeri sipil (PNS). Sebagian harus puas menjadi pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sebagian lagi gagal mendaftar P3K karena hanya lulusan SLTA, dan sebagian lagi nasibnya kadaluarsa karena ‘dimakan’ usia.

Prahara yang menimpa HK2 ini tidak datang dengan serta-merta, melainkan ada faktor penyebabnya, dari mulai sikap oknum pejabat yang enggan memperjuangkan kaum honorer, tidak punya hati nurani, hingga lemahnya kemampuan berkomunikasi (lobi) dengan pihak Kementerian di pusat.

“Lebih parahnya lagi, ada oknum pejabat yang disinyalir melakukan berbagai perkeliruan dan rekayasa, yang merugikan pegawai HK2,” ungkap eks-pegawai HK2, yang enggan disebut nama.

Indikasi ke arah itu, kata dia, bisa dilihat dari tindakan oknum yang tidak mau melayangkan berkas lamaran HK2 ke pihak Kemenag RI maupun BKN. Padahal daftar nominasi HK2 sudah resmi dipublikasikan pada laman website Kemenag RI, berjumlah 31 orang.

“Pilah-pilih, berkas tertentu saja yang disampaikan ke Jakarta, sebagian besar berkas dibiarkan karena dianggap tidak berguna,” ujar eks-HK2 ini, Selasa (19/12/2023).

HK2 terus mendesak pihak Kepegawaian agar mau memperjuangkan nasib HK2, yang saat itu memiliki peluang besar untuk diangkat langsung menjadi PNS. “Tapi, yaitu tadi, beberapa pejabat merasa enggan, bahkan boleh dibilang tidak punya kemampuan berkomunikasi dengan pejabat Pusat, dalam memperjuangkan nasib HK2,” duga sumber ini.

Perjalanan Panjang

Keberadaan tenaga honorer, hingga ditetapkan status HK2, melewati perjalanan yang sangat panjang dalam sejarah birokrasi UIN Bandung. Meskipun tenaga honorer dianggap membawa dilema kebijakan, namun tidak dapat dipungkiri mereka mampu menjadi mesin yang mempengaruhi ekosistem kerja birokrasi.

Pada tahun 2006 jumlah honorer UIN Bandung yang dianggap resmi sekitar 90 orang (tidak termasuk honorer yang direkrut oleh pihak fakultas dengan SK Dekan). Rektor UIN Bandung, saat dijabat Prof Nanat Fatah Natsir, sempat menginstruksikan bawahannya agar ke-90 honorer itu diajukan ke Kementerian Agama untuk diangkat menjadi PNS.

Namun usaha itu menemui kegagalan! karena disinyalir ada upaya oknum pejabat (bawahan rektor) yang menukar berkas. Berkas yang berisi 90 honorer ditukar dengan berkas lain di Kemenag pusat.

Waktu terus berjalan, hingga pegawai honorer UIN Bandung dipecah menjadi 3 jenis: Honorer Kategori 1 (HK1), HK2, dan honorer lain yang tersebar di setiap fakultas. Dari HK1 yang berjumlah 35 orang, 13 di antaranya sukses menjadi PNS tanpa tes, sementara HK2 sebanyak 31 nasibnya tenggelam, hanya menyisakan nama, ibarat ruh tanpa jasad”.

Rekayasa

Sejumlah oknum sepertinya senang merekayasa bahkan memanipulasi data honorer. Menurut sumber ini, tindakan itu sangat tampak ketika digelar tes/seleksi HK2 di Kampus tersebut pada 3 November 2013.

Dijelaskan, menurut daftar nominasi yang diterbitkan Kemenag RI, jumlah HK2 UIN Bandung sebanyak 31 orang, tiba-tiba jumlahnya membengkak menjadi 57 orang. Selidik tinggal selidik, ada penambahan dari Honorer Kategori 1 yang belum diangkat PNS sebanyak 20 orang, ditambah 6 honorer “siluman” yang tiba-tiba berstatus HK2.

Dari 51 peserta tes yang layak, sebanyak 15 orang yang lolos menjadi PNS: 12 orang dosen dan 3 tenaga kependidikan (semua berasal dari HK1). Sedangkan HK2 bernasib buruk, semua gagal menjadi PNS. Lalu, pihak UIN Bandung membiarkan nasib HK2 terkatung-katung.

Sisa HK2 sebanyak 31 saat itu masih bisa diperjuangkan menjadi PNS, seperti yang dilakukan oleh instansi-instansi lainnya. “Di UIN Bandung pun bisa, tapi syaratnya masing-masing harus menyiapkan uang sebesar Rp 60 juta per orang,” ujar sumber ini, menirukan kata-kata sang oknum.

Tawaran tersebut tidak direspons, karena hal itu termasuk tindakan suap. Tidak ada artinya wiyatabakti sekian lama kalau pada akhirnya harus mengeluarkan uang.

Kegagalan klimaks yang menimpa HK2, setelah munculnya kebijakan Moratorium penerimaan CPNS pada awal pemerintahan Presiden Jokowi, menyusul terbitnya Undang-undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang meliputi PNS dan P3K (Pasal 6). Munculnya kebijakan P3K –yang dilengkapi petunjuk teknisnya Permen PANRB No 20 Tahun 2022.(nas)

 

*Simak berita lanjutan: “Refleksi Tenggelamnya Masa Depan Honorer Kategori 2 UIN SGD Bandung” pada edisi berikutnya!

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rosihon Dilantik, Ini bocoran Pejabat Baru Jajarannya

    Rosihon Dilantik, Ini bocoran Pejabat Baru Jajarannya

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Profesor Rosihon Anwar MA, resmi dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung periode 2023-2027 Jumat, 11 Agustus 2023. Pelantikan tersebut sekaligus mengakhiri masa perpanjangan jabatan Rektor kepada Prof. Mahmud yang seharusnya sudah lengser sejak 23 Juli 2023. Kabar pelantikan Rosihon sebagai Rektor UIN disambut […]

  • Kemenag Punya 11 Pejabat Fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an, Ini Tugasnya

    Kemenag Punya 11 Pejabat Fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an, Ini Tugasnya

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag), Suyitno, hari ini melantik 11 pejabat fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an (JF PTQ). Ini merupakan pelantikan perdana bagi JF PTQ. Pelantikan berlangsung di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Hadir sebagai saksi, Sekretaris Balitbang dan Diklat, M. Arskal Salim, serta Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an […]

  • Mantap! Menag Sabet GATRA Award 2023 sebagai Tokoh Transformasi Digital Layanan Keagamaan

    Mantap! Menag Sabet GATRA Award 2023 sebagai Tokoh Transformasi Digital Layanan Keagamaan

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meraih Gatra Award 2023 Kategori Teknologi. Menag dinilai mampu menerapkan transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama melalui aplikasi Pusaka Super Apps. Melalui GATRA Award, Menag Yaqut dinilai sebagai sosok inspiratif dalam inovasi dan transformasi digital layanan keagamaan. Penghargaan diserahkan oleh Dewan Redaksi Gatra kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar […]

  • Selama Ramadan, Wali Kota Bandung Ajak ASN Tetap Semangat Bekerja

    Selama Ramadan, Wali Kota Bandung Ajak ASN Tetap Semangat Bekerja

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Menyambut bulan suci Ramadan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk tetap semangat bekerja meskipun ada penyesuaian jam kerja. Menurutnya, bulan Ramadan justru harus menjadi momen untuk meningkatkan produktivitas dan integritas dalam bekerja. “Ramadan bukan alasan untuk mengurangi semangat kerja. Sebaliknya, ini adalah […]

  • Perjuangkan Kesetaraan Hak, Ribuan Guru Honorer Madrasah Ciamis Gelar Aksi Damai 

    Perjuangkan Kesetaraan Hak, Ribuan Guru Honorer Madrasah Ciamis Gelar Aksi Damai 

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIAMIS Kanal31.com – Sebanyak 1.500 guru madrasah dan pendidik sekolah swasta yang tergabung dalam Aliansi Honorer Kemenag Ciamis menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa (21/10/2025). Aksi damai ini merupakan bentuk solidaritas dan perjuangan bersama untuk memperjuangkan kesetaraan hak bagi para guru RA, MI, MTs, MA dan tenaga pendidik swasta di bawah […]

  • Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANYUWANGI Kanal31.com — Kabar baik bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi vokasi. Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) resmi membuka 1.530 kursi mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan kuota tersebut tersebar di 19 program studi jenjang Diploma 3 (D-3) dan Sarjana Terapan (S-1 Terapan). Sebagai perguruan tinggi vokasi negeri di ujung timur Pulau Jawa, […]

expand_less