Sabtu, 31 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » KDM, UIN Bandung Punya Peran Strategis Ciptakan Jabar Istimewa

KDM, UIN Bandung Punya Peran Strategis Ciptakan Jabar Istimewa

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan, proses pembangunan daerah menuju Jawa Barat Istimewa tidak lepas dari peran strategis perguruan tinggi. Khususnya dalam menerapkan nilai-nilai kearifan lokal Sunda — silih asah, silih asih, dan silih asuh. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam membentuk masyarakat yang berkarakter, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Penegasan KDM itu disampaikan dalam Studium Generale di Aula Anwar Musaddad, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (23/9/2025). KDM menjelaskan, UIN SGD Bandung mengajarkan keislaman, keindonesiaan, dan kegunung-djatian. Berarti UIN Bandung telah mengintegrasikan nilai-nilai tersebut, meiliki kerangka teologi lingkungan yang dibangun atas dasar kecintaan terhadap alam dan warisan spiritual Sunan Gunung Djati.

Dijelaskan juga, UIN Bandung harus dibangun atas kecintaan terhadap lingkungan. Sunan Gunung Djati menjadi simbol teologi lingkungan, yang mengharmoniskan hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam. Ini adalah warisan Tri Tangtu, keseimbangan antara bihari, kiwari, jeung isuk (masa lalu, masa kini, dan masa depan).

“Para dosen jangan sebatas mengajar, tapi juga harus ada hubungan batin dengan mahasiswa, ada rasa dan cinta. Selama ini, esensi mengajar hanya sebatas naratif dan administratif,” pesan KDM.

Jawa Barat kudu balik ka asal. Berarti tidak boleh ada kerusakan lingkungan, tidak ada tambang liar, tidak ada kemiskinan, generasi mudanya punya jati diri, dan lain-lain. Untuk membentuk jati diri Sunda yang kuat harus mencakup kesadaran terhadap nilai-nilai spiritual, kekayaan budaya, serta semangat membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Dalam filsafat Sunda, kata KDM, dikenal dengan konsep Rawayan Jati, pemahaman mendalam tentang alam semesta, nilai-nilai kehidupan, dan kebijaksanaan lokal yang seharusnya diwujudkan dalam kebijakan dan praktik pembangunan daerah.

“Rawayan Jati adalah filosofi Sunda tentang kehidupan yang harmonis dengan alam dan Sang Pencipta. Kesuburan bukan untuk dieksploitasi, dan kebahagiaan bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat,” jelasnya.

SDM UIN SGD Berkarakter Siap Wujudkan Jabar Istimewa

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN Bandung Prof. Rosihon Anwar menegaskan, sebagai lembaga pendidikan UIN Bandung mendidik mahasiswa yang memiliki karakter khalifah: beriman, berislam dan berihsan. Sesuai dengan nama universitas, mahasiswa dan lulusan UIN Bandung mewarisi ajaran Syekh Sunan Gunung Djati yang mengamalkan ajaran Islam di Jawa Barat.

Diperkuat dengan visi Rahmatan lil alamīn, yang menjadi dasar dan nilai inti perilaku dan perbuatan seluruh warga kampus. “Kita diberi tugas menyebarkan rahmat dan kasih sayang ini ke seluruh makhluk dan seluruh alam,” ujarnya.

UIN Bandung juga menjadi pelopor pengejawantahan gagasan ekoteologi yang diluncurkan Kementerian Agama. Ekoteologi, sebuah pendekatan studi keagamaan yang memadukan ajaran agama dengan kepedulian lingkungan. Konsep ini menekankan bahwa menjaga dan melestarikan alam adalah bagian dari ibadah dan wujud pengabdian kepada Allah SWT, karena alam adalah ciptaan-Nya.

Gerakan dan tindakan nyata ekoteologi ini, kata Rektor, sudah tersirat dalam visi kampus Rahmatan Lil alamīn. Masyarakat Jawa Barat didorong untuk mengembangkan hubungan spiritual yang positif dan timbal balik dengan lingkungan. UIN Bandung mengambil peran menjadi pelopor penggerak dalam mempraktikan dan bertindak nyata untuk mengatasi masalah kerusakan lingkungan.

Rektor menyebutkan, ada 35 ribu mahasiswa siap berkontribusi mewujudkan Jabar istimewa, dengan membangun lingkungan yang lestari. Mereka menjadi sumber daya manusia yang berkarakter menuju Jabar Istimewa. Melalui keberagaman yang inklusif diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap Jabar, juga melalui tridharma perguruan tinggi, KKN moderasi beragama di Cigugur Kuningan, menjadi kampus unggul, kompetitif dan moderat berbasis rahmatan lil alamin.(nas)

 

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesantunan Bangsa Indonesia Lahir dari Tradisi Pesantren

    Kesantunan Bangsa Indonesia Lahir dari Tradisi Pesantren

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kesantunan dan keramahan bangsa Indonesia yang kerap dipuji oleh masyarakat dunia tidak muncul secara tiba-tiba. Nilai-nilai luhur tersebut lahir dari tradisi pesantren dan pendidikan karakter yang diwariskan para kiai serta lembaga keagamaan di Tanah Air.   Pernyataan itu Menag sampaikan saat memberikan amanat dalam Apel […]

  • Selamat! Kemenag Luncurkan Buku Moderasi Beragama Perspektif Bimbingan Masyarakat Islam

    Selamat! Kemenag Luncurkan Buku Moderasi Beragama Perspektif Bimbingan Masyarakat Islam

    • calendar_month Rab, 27 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan buku ‘Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam’. Peluncuran dilaksanakan dalam rangkaian International Conference on Religious Moderation (ICROM) 2022, di Jakarta, Rabu (27/7/2022). Turut hadir dalam peluncuran buku ini dihadiri Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Penggagas Moderasi Beragama sekaligus Menteri Agama 2014-2019 Lukman Hakim Saifuddin, Akademisi Bidang Studi […]

  • Keren! Terima Bintang Mahaputera Utama, Gus Men: Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia

    Keren! Terima Bintang Mahaputera Utama, Gus Men: Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini, Rabu (14/8/2024), menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Joko Widodo. Tanda Kehormatan diserahkan langsung oleh Presiden di Istana Negara, Jakarta. Tanda Kehormatan adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa […]

  • Penyelenggaraan Haji Butuh Keselarasan Regulasi Antarnegara

    Penyelenggaraan Haji Butuh Keselarasan Regulasi Antarnegara

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, menekankan pentingnya keselarasan kebijakan lintas negara dalam penyelenggaraan haji. Hal ini disampaikannya dalam paparan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1446 H/2025 M yang digelar di Tangerang, Selasa (29/7/2025). “Isu penting yang ingin saya soroti adalah inter-state regulation, bahwa […]

  • Jadilah Cahaya yang Mengukir Masa depan Penuh Makna

    Jadilah Cahaya yang Mengukir Masa depan Penuh Makna

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com- Jadilah cahaya yang mengukir masa depan penuh makna. Demikian pesan yang disampaikan Rektor UIN Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. kepada para wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-103, yang digelar di Gedung Anwar Musaddad, Kamis (29/05/2025). Masa depan penuh makna berarti kesuksesan hidup. Dan ini bisa diraih dengan syarat bersyukur kepada […]

  • Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

    Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Semangat beragama umat Islam saat ini sedang kuat-kuatnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan supaya umat juga perlu mengimbanginya dengan pemahaman agama yang mendalam dan utuh. Haedar mewanti-wanti agar umat Islam supaya jangan sampai dalam beragama hanya mendapatkan kembangnya saja, tapi tidak sampai pada substansinya. Selain itu, dia juga mengingatkan umat […]

expand_less