Breaking News:
Beranda » BEWARA » Yuk Kenali Drama Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024 Ala UIN Bandung

Yuk Kenali Drama Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024 Ala UIN Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024 di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Selasa (26/03/2024).
Seminar ini turut menghadirkan para pakar dan pengamat komunikasi dan budaya komunikasi politik, yakni Prof. Enjang sebagai keynote speaker, Prof. Asep Saeful Muhtadi, Prof. Zaenal Mukarom, guru besar bidang Ilmu Komunikasi dan Prof. Moch. Fakhruroji, ahli media.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. Enjang. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa satu diantara persoalan yang paling menarik dibicarakan setelah pilpres adalah komunikasi politik. “Salah satu hal yang menarik untuk dibahas setelah pilpres adalah komunikasi politik, mengapa ini dipandang menarik, karena setelah pilpres kita menyaksikan secara terang benderang sebuah drama mempertontonkan tentang bagaimana orang berbicara tentang harga diri dan juga memperjuangkan sebuah tujuan sejati,” ujarnya.

Kang Enjang, mengatakan bahwa diantara dua kubu yang kemudian saling mempertukarkan pesan-pesan politik dengan berbagai gagasan sesuai dengan kepentingan dan posisi masing-masing, seakan-akan itu adalah sebuah tontonan yang sangat menarik bahkan lebih menarik dibandingkan drama korea.

Menurutnya ini merupakan sebuah kajian yang sangat penting, terlebih bagaimana kita bisa memasarkan gagasan di antara orang-orang yang memang dipandang kompeten dalam bidang ini.

Sebagai pengantar, Prof. Asep Saeful Muhtadi, menyampaikan bahwa komunikasi politik pasca Pilpres 2024 dilihat dari dua sisi aktor komunikasi. “Komunikasi politik pasca pilpres 2024 dapat dilihat dari dua sisi aktor komunikasi, yang pertama elit yang kedua massa. Yang disebut elit adalah para pengambil kebijakan atau yang paling berkuasa, sehingga komunikasi politik pasca pilpres 2024 dikuasai oleh elit, seperti pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Yang kedua massa, massa itu sangat terombang-ambing karena dia bukan pemangku kebijakan, melainkan sebagai korban komunikasi yaitu masyarakat, sehingga mereka tidak bisa memainkan peran penting,’’ jelasnya.

Prof Samuh, sapaan akrabnya menambahkan bahwa pesan yang mendominasi komunikasi politik pasca pilpres 2024 adalah kegaduhan yang terjadi antara pihak yang menggugat dan pihak yang tergugat, yang disebabkan oleh proses komunikasi yang tidak sejalan dan tidak disepakati oleh bangsa Indonesia, terutama oleh aktor partai politik.

Dalam pemaparannya, Prof. Zaenal Mukarom, mengaskan pemilu dilihat dari kacamata komunikasi politik. “dari kacamata politik bisa dilihat dari tiga kaca, pertama dari teori kehendak rakyat, orang yang mendapatkan suara terbanyak itulah yang menang, kedua, teori dukungan rakyat, yang mana gambarannya bahwa rakyat memberikan dukungan kepada pasangan yang dipilihnya, ketiga, kontrol sosial artinya pemilu dan pilpres harus dipandang bagaimana rakyat memberikan kontrol tentang pilihan politiknya,’’ ungkapnya.

Menurutnya kita bisa melihat beberapa fenomena pasca pilpres, pertama, pudarnya paslon politik, yang mana dalam konteks komunikasi politik budaya politik itu penting. Kedua, fenomena gagasan ide, yang mana ini tidak berbanding lurus atas keterpilihan seseorang pada pilpres sekarang. Selanjutnya, kampanye dalam komunikasi politik ternyata lebih disukai dengan kampanye gemoy, yang mana para milenial juga lebih menyukai hal tersebut, ini merupakan sebuah realitas yang mana komunikasi politik di Indonesia menurun.

Dilihat dari sisi media, Prof. Moch. Fakhruroji, menyampaikan pergesaran yang terjadi dalam kaitannya dengan media, bahwa persepsi manusia atau audiens dipengaruhi oleh apa yang dia baca, sehingga pada era politik orang-orang hanya melihat selembaran-selembaran berita yang bersiuran di media sosial.

Di era sekarang peran media yang semakin besar untuk menguasai ruang publik yang paling ramai ialah di media sosial sehingga algoritma media sosial menyebabkan seseorang terpengaruh atas pilihan politiknya. Selain itu, dengan adanya politic of memory, ia juga mampu mempengaruhi masyarakat salah satunya dengan konten media sosial.

Sebagai penutup, acara ini diakhiri dengan sesi diskusi oleh para dosen Ilmu Komunikasi yang turut hadir pada seminar kali ini.

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media dan Pesantren 

    Media dan Pesantren 

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com –Ketika melihat tayangan “Xpose Uncensored” di Trans7 yang memicu kontroversi dan kegaduhan di media sosial, sebagai santri, saya geram, marah, tidak terima, sosok Kiai yang sangat dimuliakan di kalangan pesantren, dinarasikan secara tidak proporsional dan direndahkan dengan intonasi dan diksi suara bernada sinis negatif. Saya menduga, orang-orang yang berada di belakang program tersebut […]

  • Pasinerk į Welle žaidimų azartą ir didelius laimėjimus

    Pasinerk į Welle žaidimų azartą ir didelius laimėjimus

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

  • Pertemuan Xi Jinpng dengan Donald Trump

    Pertemuan Xi Jinpng dengan Donald Trump

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, Journalist
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Ini tulisan panjang untuk membantu teman-teman memahami konteks pertemuan Pemimpin China Xi Jinping dan PResiden AS Donald Trump, kalau ingin ringkas, baca saja grafisnya   Tentang Pertemuan Xi Jinpng dengan Donald Trump   Hari ini sampai besok (14-15 Mei), perhatian dunia akan tertuju ke Beijing. Pemimpin China Xi Jinping dan Presiden AS […]

  • Untuk Menjadi Sarjana Sastra Arab bisa melalui Platform Antologi Puisi

    Untuk Menjadi Sarjana Sastra Arab bisa melalui Platform Antologi Puisi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) akan memberlakukan tugas akhir dengan platform antologi. Sebagai pengganti skripsi, mahasiswa membuat kumpulan puisi yang menjadi karya utama. Puisi-puisi ini harus memenuhi kaidah-kaidah sastra yang dipelajari selama perkuliahan. Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung H. Mawardi, M.A. CLCE, menyatakan hal […]

  • Security_features_and_fair_play_at_https_spinking-casino-uk_uk_are_paramount_for

    Security_features_and_fair_play_at_https_spinking-casino-uk_uk_are_paramount_for

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Security features and fair play at https://spinking-casino-uk.uk are paramount for players Ensuring Fairness Through Rigorous Testing and Auditing Understanding the Role of Third-Party Auditors Robust Security Measures to Protect Player Data Multi-Factor Authentication and Account Security Responsible Gaming Tools and Support Understanding the Importance of Self-Exclusion Licensing and Regulatory Compliance Future Trends in Casino Security […]

  • Pandido Casino Norges Hemmelige Spillglede

    Pandido Casino Norges Hemmelige Spillglede

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

expand_less