Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Makna Pergantian Tahun

Makna Pergantian Tahun

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG KANAL31.COM — TAHUN Baru biasanya ditandai berakhirnya penanggalan. Ia berganti jadi yang baru. Sebuah masa yang belum dialami sebelumnya dan insya Allah disongsong. Setiap tanggal 1 Januari masyarakat dunia merayakan Tahun Baru Masehi. Tak jarang sebagian umat Islam pun ikut. Hal ini dkarenakan ketidaktahuan bahwa Islam pun mempunyai sistem penanggalan tersendiri. Hijriyah nama kalender Islam, yang diambil dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad Rasulullah Saw beserta umat Islam dari Makkah ke Madinah.

Sebagian ahli sejarah berpendapat, penanggalan dalam Islam dimulai sejak masa Umar bin Khaththab menjadi khalifah. Tepatnya pada 638 Masehi, yaitu 6 tahun setelah wafatnya Rasulullah saw. Ia menetapkan kalender hijriah yang berdasarkan sistem lunar sebagai basic penanggalan Islam. Lahirnya penanggalan ini dilatarbelakangi adanya seorang utusan khalifah yang berkunjung ke Yaman. Ia mengkabarkan pada khalifah bahwa orang Yaman menuliskan tanggal dalam surat-suratnya. Maka sejak itu Umar bin Khaththab memerintahkan pembuatan penanggalan. Riwayat yang lain mengatakan, seorang penguasa protes terhadap surat yang dikirim khalifah karena tidak jelas mana surat yang ditulis duluan mana yang belakangan ”maklum tidak ada tanggalnya.

Harus diakui fungsi adanya kalender hijriyah ini. Selain untuk mengetahui kapan bulan puasa Ramadhan, melaksanakan haji atau kelahiran Nabi Muhammad saw, juga untuk mengenal peristiwa-peristiwa bersejarah Islam lainnya.

Meski tak ada penjelasan sejarah, namun pemilihan 1 Muharram sebagai awal tahun hijriyah didasarkan atas keutamaan atau peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di bulan tersebut. Banyak kisah menceritakan bahwa di bulan ini, Allah menyelamatkan para Nabi dari marabahaya dan Allah melarang pertumpahan darah. Sebagaimana disebutkan dalam al-Quran surat At-Taubah ayat 36, bahwa sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah sebagaimana disebut di Kitabullah ada 12 bulan sejak Allah menciptakan langit dan bumi, dan terdapat empat bulan di dalamnya merupakan bulan yang diharamkan, salah satunya bulan Muharram. Sebab bila dilihat dari bahasa, kata muharram berasal dari kata harrama. Yang mengalami perubahan bentuk menjadi: yuharrimu-tahriiman-muharraman-muharrimun. Arti muharraman sendiri adalah yang diharamkan. Apa yang diharamkan? Jelas pertumpahan darah dan perang atau yang dapat menghilangkan jiwa manusia. Intinya, Muharram sebagai awal Tahun Baru Islam merupakan bulan untuk mensucikan diri melalui berbagai ibadah, baik ritual maupun sosial.

Tahun baru Islam tak hanya perpindahan tahun dan mengingat perjalanan panjang hijrah Rasulullah saw beserta umatnya ke Madinah, tapi juga sebuah momentum perubahan diri. Alangkah ruginya apabila Tahun Baru ini tidak menjadi momentum perubahan. Rasulullah saw mengingatkan, barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dia adalah orang yang beruntung. Inilah orang yang bahagia, yang tidak terlindas badai-badai zaman. Dengan bergantinya tahun, mari kita berbuat dan melakukan perubahan agar hidup bahagia dan lebih baik.

AHMAD SAHIDIN, penulis buku Tanda-Tanda Kiamat Mendekat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memberi

    Memberi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Memberi adalah bahasa lain dari cinta. Ia tidak selalu berbentuk tangan yang menengadah, atau duduk bersimpuh di atas sajadah, tapi mungkin bisa berupa hati yang rela menjadi jembatan bagi yang lain. Bagi sesama. Bagi tiap makhluk. Dalam pandangan para sufi, memberi bukan sekadar amal, melainkan jalan pulang menuju Sang Maha Pemberi.   […]

  • Tak Punya Pacar, Tak Pernah Gituan, Eh…Santriwati Tiba-tiba Hamil

    Tak Punya Pacar, Tak Pernah Gituan, Eh…Santriwati Tiba-tiba Hamil

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Tak punya pacar, lalu tak pernah gituan lagi, tiba-tiba hamil. Sambil seruput Koptagul, silakan mikir, wak. Otak saya lagi parkir ni, ups. Jagat maya Pekalongan mendadak berubah jadi laboratorium teori paling absurd se-Asia Tenggara. Ini setelah muncul kabar seorang santriwati berinisial F (22), warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, yang disebut hamil sampai […]

  • Inspiratif, Siti Nurjanah Lulus S1, Lanjut S2 dan S3

    Inspiratif, Siti Nurjanah Lulus S1, Lanjut S2 dan S3

    • calendar_month Sabtu, 13 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Adalah Siti Nurjanah lahir tahun 1997 masuk S1 Jurusan Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2015. Lulus meraih gelar sarjana Tahun 2019. Penulis Skripsi dengan judul “Nilai Agama dan Budaya dalam Tradisi Perayaan Imlek (Studi terhadap Agama Khonghucu dan Agama Tao pada Kelenteng Kong Miao dan Wihara Sinar […]

  • Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

    Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Karya ilmiah tidak boleh ada typo atau kesalahan teknis penulisan. Di dalam penulisan skripsi atau tugas akhir, kesalahan teknis penulisan bukan bagian dosen pembimbing, melainkan tugas penulis untuk menghindari, mencermati, dan memperbaikinya. Saat ini, era konten sehingga dosen pembimbing lebih fokus melihat konten meliputi kedalaman isi. Apabila naskah karya ilmiah ditemukan banyak kesalahan teknis dalam […]

  • Puluhan Mahasiswa Geruduk Kampus FU, Permasalahkan “Betis” di Kelas Fenomenologi Agama

    Puluhan Mahasiswa Geruduk Kampus FU, Permasalahkan “Betis” di Kelas Fenomenologi Agama

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Suasana di Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendadak panas pada Selasa sore (6/10/2026). Puluhan mahasiswa yang menggeruduk gedung fakultas, bersenjatakan poster dan lembar pernyataan sikap. Aksi massa ini menyuarakan desakan keras atas dugaan pelecehan seksual verbal dan pemaksaan jual beli e-book oleh oknum dosen. Aksi yang dikomandoi oleh Ketua […]

  • Selamat! Jurnal Lektur Keagamaan Kini Terindeks Scopus

    Selamat! Jurnal Lektur Keagamaan Kini Terindeks Scopus

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan publikasi ilmiah keagamaan. Jurnal Lektur Keagamaan (JLKa) yang terbit sejak 2003 di bawah naungan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, terindeks di Scopus pada 17 Juli 2025. Kabar ini disampaikan Editor in Chief JLKa, Mulyawan Safwandy Nugraha. Dosen […]

expand_less