Breaking News:
Beranda » BEWARA » Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Program Studi S1 Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama Esoterika Fellowship Program, Initiatives for Change (IofC) Indonesia, dan Rumah Moderasi Beragama (RMB) menggelar “Peace Café: Belajar Bersama dengan Komunitas Perdamaian di Bandung” di Museum/Galeri Sejarah Kebudayaan Indonesia Tionghoa, Jl. Nana Rohana No. 37, Kota Bandung, Senin (24/11/2025).

Ketua Prodi SAA, Dr. Ilim Abdul Halim, MA., didampingi Sekretaris Prodi SAA, Dr. Mulyadi, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi akhir tahun bagi mahasiswa, komunitas, dan masyarakat sipil untuk meneguhkan semangat perdamaian, menguatkan empati sosial, serta membangun kesadaran lintas iman dan budaya. Interaksi langsung dengan situs-situs budaya, seperti Museum Tionghoa Bandung, menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

“Rangkaian acara meliputi belajar dan berinteraksi di Museum Tionghoa Bandung, serta Peace Café yang menghadirkan para pegiat perdamaian dari berbagai komunitas seperti Jakatarub, SEKODI, IofC Indonesia, PeaceGen, dan Studi Agama-Agama UIN Bandung,” ujarnya.

Peserta kegiatan meliputi mahasiswa dan dosen Prodi SAA, aktivis lintas iman dan budaya, komunitas perdamaian, serta Rumah Moderasi Beragama UIN Bandung.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran reflektif tentang pentingnya spiritualitas, empati, dan aksi damai. “Kami ingin memperkuat jejaring kolaboratif antar komunitas lintas iman dan lembaga pendidikan untuk membangun budaya damai,” jelasnya.

Dosen SAA, Dr. Neng Hannah, M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kuliah lapangan mahasiswa semester 3 mata kuliah Filsafat Agama. “Pada sesi pagi mahasiswa belajar sejarah dan kebudayaan Tionghoa, sementara sesi siang dilanjutkan dengan Peace Café bersama enam lembaga lintas iman: PeaceGeneration, Jakatarub, SEKODI, IofC Indonesia, Women Peace Creator, dan YDSP,” terangnya.

Peace Café ini merupakan kolaborasi dari enam sesi kuliah bersama Esoterika Fellowship Program. “Sebelumnya kami menghadirkan Dr. Bartolomus Samho (UNPAR), A. Gaus AF (EFP), dan dosen UIN Cirebon. Kegiatan hari ini adalah sesi kelima. Pertemuan terakhir pada 1 Desember mendatang akan menghadirkan Dr. Budhy Munawar-Rachman dalam kuliah umum di Aula Pascasarjana,” jelasnya.

Direktur RMB UIN Bandung, Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., menegaskan bahwa Rumah Moderasi Beragama memiliki mandat untuk melakukan fasilitasi, advokasi, dan mediasi berbagai isu keberagamaan dalam kerangka trilogi kerukunan: antar umat seagama, antar umat beragama, dan antara umat beragama dengan pemerintah.

“Rumah Moderasi Beragama juga berfungsi sebagai laboratorium moderasi yang terbuka bagi masyarakat. Melalui ragam simbol, ritus, tempat ibadah, dan kitab suci, masyarakat dapat belajar, memahami, dan menghormati keragaman keberagamaan,” paparnya.

Tingginya angka kekerasan berbasis agama di Jawa Barat menjadi tantangan yang harus direspons secara serius. RMB hadir untuk meminimalisir konflik, membangun jejaring, serta menguatkan gerakan hidup rukun dan berdampingan demi mewujudkan Bandung sebagai kota damai dan toleran.

Dalam kesempatan yang sama, Nita Ch. Lusaid dari Denny JA Foundation menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kampus dalam penguatan moderasi beragama. Program ini merupakan kerja sama sembilan perguruan tinggi: UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Universitas Kristen Indonesia (UKI), IPMI International Business School, Universitas Hindu Negeri (UHN), UIN Cirebon, STABN Sriwijaya, President University, UIN Ambon

Kehadiran kesembilan kampus ini menjadi kekuatan bersama untuk menumbuhkan spiritualitas universal yang inklusif, reflektif, dan membebaskan.

Diskusi Peace Café tahun ini difokuskan pada lima tema utama:
– Jakatarub: Advokasi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan dan pelibatan anak muda.
– SEKODI: Nalar kritis untuk keadilan dan inklusi sosial.
– IofC Indonesia: Kesehatan mental, resolusi konflik, dan budaya damai.
– PeaceGen Indonesia: Membangun empati dan kolaborasi perdamaian.
– Studi Agama-Agama UIN Bandung: Refleksi spiritualitas dan keberagaman.

Saat belajar di Museum Tionghoa Bandung, mahasiswa mengajukan sejumlah pertanyaan seputar: peran tokoh Muslim dalam sejarah Tionghoa di Indonesia, akulturasi budaya Tionghoa, Nusantara, figur Wali Songo yang memiliki jejak etnis Tionghoa, budaya perdagangan Tionghoa, hubungan hari raya Tionghoa dengan tradisi agama, serta asal-usul banyaknya kosakata serapan dari bahasa Tionghoa dan bahasa asing lainnya.

Antusiasme mahasiswa menunjukkan ketertarikan besar pada sejarah, keragaman budaya, dan dinamika perjumpaan antar komunitas. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Prodi Studi Agama-Agama dan Esoterika Fellowship Program. Melalui rangkaian Peace Café yang reflektif dan kolaboratif ini, UIN Bandung berharap semakin banyak mahasiswa dan komunitas yang berperan aktif dalam gerakan perdamaian di tingkat lokal. Upaya ini menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan Bandung sebagai kota yang toleran, inklusif, dan damai, tempat keberagaman dirayakan serta dialog lintas iman dan budaya terus tumbuh dan menguat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG dan Sekolah Rakyat Sejalan Semangat Kemerdekaan

    MBG dan Sekolah Rakyat Sejalan Semangat Kemerdekaan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan kemerdekaan dalam “Zikir dan Doa Kebangsaan 80 Tahun Indonesia Merdeka”. Acara di Taman Proklamasi Jakarta, Jumat (1/8/2025), ini digelar dalam rangka memperingati 80 Tahun Indonesia Merdeka. Acara ini menjadi momentum spiritual dan kebangsaan untuk merefleksikan perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan merawat keberagaman. Merdeka […]

  • Sensible Medical insurance Preparations

    Sensible Medical insurance Preparations

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    @ghstbuyer Mandating this type of extremely important health and fitness benefits guarantees complete coverage for those and you may household, dealing with the diverse health care requires. These types of benefits tend to be emergency characteristics, maternity and you may newborn proper care, psychological state and you can compound fool around with sickness features, prescribed […]

  • Memahami Komunisme, Kenapa Dilarang di Indonesia?

    Memahami Komunisme, Kenapa Dilarang di Indonesia?

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Ketika saya membahas Iran, pasti ada bilang, “Syiah lho!” Ketika membahas Israel, “Dasar zionist.” Ketika membahas LDII kemarin, “Udah masuk LDII ni.” Terbaru saya membahas majalah misterius “Forum” tak sedikit mencap saya “Intel, BIN, agen, CIA.” Kali ini saya mau membahas komunisme. Mudah-mudahan tak dicap “PKI.” Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   […]

  • Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung kembali menggelar pasar kreatif tahun ini, dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, jumlah pusat perbelanjaan yang ikut serta meningkat dari enam menjadi delapan mal. “Dua mal baru yang bergabung tahun ini adalah Botanical dan Summarecon […]

  • Ketua Komite MAN 2 Kota Bandung Terpilih Jadi Sekretaris Forum Komite Madrasah Provinsi Jawa Barat

    Ketua Komite MAN 2 Kota Bandung Terpilih Jadi Sekretaris Forum Komite Madrasah Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Prestasi membanggakan kembali diraih keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung. Ketua Komite MAN 2 Kota Bandung, Dr. H. Mas’an Hardana, M.M.Pd, resmi terpilih sebagai Sekretaris Forum Komite Madrasah Provinsi Jawa Barat pada kegiatan pembentukan kepengurusan forum yang diselenggarakan di Sabda Alam Cipanas, Kabupaten Garut, Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan […]

  • Top! Dadang Husen Sobana, Dosen UIN Bandung Jadi Ketua Umum ASPRODI MKS Periode 2024-2026

    Top! Dadang Husen Sobana, Dosen UIN Bandung Jadi Ketua Umum ASPRODI MKS Periode 2024-2026

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM PROBOLINGGO — Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag., CSBA., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Program Studi Manajemen Keuangan Syariah se-Indonesia (ASPRODI MKS) periode 2024-2026 pada Musyawarah Nasional (MUNAS) II ASPRODI MKS di Probolinggo Jawa Timur. Acara yang berlangsung di Kampus Universitas Islam […]

expand_less