Breaking News:
Beranda » PESONA » UIN Jakarta Tindaklanjuti Hasil Asesmen GPAI Ditjen Pendis

UIN Jakarta Tindaklanjuti Hasil Asesmen GPAI Ditjen Pendis

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIPUTAT Kanal31.com — Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta mengadakan tes pemetaan kapasitas Baca Tulis Alquran (BTQ) dan praktek ibadah kepada semua mahasiswa aktifnya.

Selain itu, berbagai upaya strategis telah dan akan terus diupayakan sehingga diharapkan tidak ada wisudawan Prodi PAI yang tidak mampu BTQ dan praktek ibadah dengan baik. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil asesmen Ditjen Pendis pada akhir Desember 2025 yang menyatakan bahwa 58,26% guru PAI jenjang SD belum fasih baca Alquran.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta, Siti Nurul Azkiyah, menyatakan bahwa hasil asesmen Ditjen Pendis merupakan alarm serius bagi keluarga besar FITK khususnya untuk benar-benar meningkatkan kapabilitas calon guru, terutama di bidang baca tulis Alquran.

“Kemampuan BTQ ini menjadi syarat mutlak untuk dipenuhi oleh semua lembaga pendidikan, terlebih dunia pendidikan tinggi. Sebab, kita tidak akan mampu mengamalkan ajaran Islam dengan baik, manakala kita sendiri belum memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami kitab sucinya”, ungkap Dekan dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

 

Kaprodi PAI FITK UIN Jakarta, Suwendi, mengatakan “Meski kami sadar betul bahwa kompetensi yang seharusnya diselesaikan di tingat pendidikan dasar dan menengah, namun faktanya saat ini mereka adalah mahasiswa kami sehingga perlu ditingkatkan kemampuannya. Tentu, ini menjadi beban ganda bagi Prodi, yakni menyelesaikan tuntutan akademik tingkat sarjana dan sekaligus menuntaskan kompetensi BTQ yang belum diselesaikan pada jenjang pendidikan sebelumnya”, ungkap Suwendi.

 

 

 

 

 

Untuk itu, di lingkungan Prodi PAI FITK UIN Jakarta telah dilakukan berbagai langkah. Pembentukan unit kerja bernama Unit Sertifikasi Tahsin dan Tahfizh Alquran/Hadits disingkat USTAD yang dikukuhkan melalui Keputusan Dekan FITK.

 

 

 

Unit ini disamping untuk melakukan pendampingan program penuntasan BTQ untuk di internal mahasiswa Prodi PAI, juga memberikan layanan kepada lembaga-lembaga pendidikan seperti sekolah, madrasah, dan lembaga lainnya dalam penguatan BTQ.

 

 

 

Selain itu, telah disusunnya Buku “Panduan Praktis Membaca, Menulis, dan Tahfizh Alquran” sebanyak 3 jilid yang dapat digunakan untuk mahasiswa perguruan tinggi dan siswa sekolah. “Alhamdulillah, Prodi PAI telah melakukan Training of Trainner (ToT) dan akan terus melakukan berbagai upaya lainnya, termasuk pelatihan penggunaan buku dan penguatan BTQ”, ungkap Suwendi.

 

 

 

Dalam periode awal semester genap 2025/2026, saat ini prodi PAI sedang melakukan pemetaan kemampuan BTQ dan praktek ibadah kepada semua mahasiswa aktifnya. “Kami benar-benar ingin mengetahui bagaimana tingkat kemampuan mahasiswa kami secara faktual. Selanjutnya, insya Allah, melalui berbagai program pasca lebaran prodi PAI akan mendampingi dan menuntaskan kemampuan ini sehingga diharapkan tidak ada calon wisudawan yang tidak mampu BTQ dan parktek ibadah dengan baik”, ungkap Suwendi.

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen PBAK, UIN Bandung Pelopori Pergerakan Ekoteologi

    Momen PBAK, UIN Bandung Pelopori Pergerakan Ekoteologi

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Perkuliahan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di alam bebas. Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung bukan hanya penguasa kelas, tetapi pengelola alam bebas, khalifah fi al ardh (khlaifah di bumi). Rektor UIN Bandung Prof. Rosihon Anwar mengungkapkan hal itu, seusai melantik mahasiswa baru pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun […]

  • Selamat! Mendagri Lantik Halilul Khairi sebagai Rektor IPDN

    Selamat! Mendagri Lantik Halilul Khairi sebagai Rektor IPDN

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi melantik Halilul Khairi sebagai Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Ruang Sidang Utama (RSU), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin. (26/5/2025). Tito mengatakan penunjukan ini telah melewati tahapan penjaringan dan uji kelayakan secara menyeluruh. Halilul, bersama tiga kandidat kuat lainnya, juga telah […]

  • Selamat! 53 Peserta Masuk Tahap Verifikasi Faktual Kepustakaan Islam Award

    Selamat! 53 Peserta Masuk Tahap Verifikasi Faktual Kepustakaan Islam Award

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Kementerian Agama (Kemenag) tengah melakukan seleksi tahap kedua berupa verifikasi faktual dan wawancara bagi 53 peserta Kepustakaan Islam Award 2024 yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi tahap pertama. Seleksi ini berlangsung sejak 20 Oktober hingga 11 November 2024. “Verifikasi faktual dilakukan untuk kategori Perpustakaan Masjid dan Pegiat Literasi. Sementara itu, kategori Penulis Buku […]

  • Cirebon Permata Tersembunyi!

    Cirebon Permata Tersembunyi!

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Sebastian adalah perencana kota asal Belgia. Dia ditugaskan Uni Eropa untuk membantu Kawasan Rebana dalam hal nature based solution (NBS). Orangnya santai, dan kata anak muda sekarang mah dia itu kalcer (culture) banget. Diajak makan empal gentong, sangat menikmati. Diajak makan sate di Stasiun Hall Bandung, juga begitu.   Kami ajak dia keliling […]

  • Indonesia dan Modal Sejarah yang Tercampakkan

    Indonesia dan Modal Sejarah yang Tercampakkan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Saudaraku, ada bangsa yang miskin sumber daya, tetapi kaya ingatan. Ada pula bangsa yang kaya sejarah, tetapi hidup seolah tidak pernah belajar dari sejarahnya sendiri. Indonesia, sayangnya, terlalu sering menunjukkan gejala yang kedua.   Sebuah bangsa tidak hanya berdiri di atas kekuatan ekonomi, teknologi, atau militernya. Ada kekuatan lain yang sering tak terlihat, […]

  • Pemberdayaan Berbasis Syariah, Solusi Nyata untuk Komunitas Marginal Garut

    Pemberdayaan Berbasis Syariah, Solusi Nyata untuk Komunitas Marginal Garut

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pendampingan usaha berbasis hukum ekonomi syariah menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kemampuan masyarakat rentan dalam mengelola usaha dan meningkatkan pendapatan. Program yang dilaksanakan di Desa Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, ini menyasar perempuan kepala keluarga atau penanggung nafkah utama serta buruh tani yang menghadapi keterbatasan penghasilan dan aset produktif.   Melalui […]

expand_less