Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Perkuat Sistem Pelindungan Santri, Kemenag Susun Pedoman Pesantren Ramah Anak

Perkuat Sistem Pelindungan Santri, Kemenag Susun Pedoman Pesantren Ramah Anak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kanal31.com — Direktorat Pesantren pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam,  Kementerian Agama menyusun Pedoman Safeguarding Pesantren Ramah Anak Tahun 2026. Pedoman ini akan menjadi panduan bersama dalam memperkuat sistem pencegahan tindak kekerasan, serta pelindungan santri di lingkungan pesantren.

Draft pedoman ini dibahas bersama di Jakarta, 10–11 Agustus 2026, dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan untuk memperkaya perspektif dan memastikan pedoman memiliki pendekatan yang komprehensif.

Mereka yang terlibat adalah utusan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bareskrim Polri, Majelis Masyayikh, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama, Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Komisi Pesantren Majelis Ulama Indonesia, serta unsur pesantren dan pegiat perlindungan anak.

Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, mengatakan, pedoman ini perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari tata kelola pesantren. Menurutnya, pesantren tidak hanya dituntut menghadirkan proses pendidikan yang berkualitas, tetapi juga memastikan setiap santri belajar dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.

“Keselamatan dan perlindungan santri harus menjadi bagian dari ikhtiar kita dalam membangun pesantren yang ramah anak. Pesantren harus menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan memberikan ruang bagi santri untuk tumbuh serta berkembang secara optimal,” ujar Basnang dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Pihaknya sengaja melibatkan berbagai pihak dalam penyusunan pedoman ini. Sebab, penguatan keselamatan santri membutuhkan kerja bersama. Perlindungan anak di pesantren tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pengasuh atau satuan pendidikan, tetapi membutuhkan ekosistem yang melibatkan pemerintah, organisasi masyarakat, aparat penegak hukum, komunitas, serta warga pesantren.

Dari Pencegahan hingga Aspek Keselamatan

Safeguarding dalam konteks pesantren diarahkan bukan hanya sebagai mekanisme respons ketika terjadi persoalan, tetapi juga sebagai pendekatan pencegahan. Dengan demikian, pesantren diharapkan memiliki sistem yang mampu mengenali potensi risiko, mencegah terjadinya kekerasan dan tindakan yang membahayakan santri, sekaligus memastikan tersedianya mekanisme perlindungan ketika persoalan terjadi.

Basnang menegaskan bahwa penguatan sistem tersebut harus berjalan seiring dengan karakter dan tradisi pesantren. “Kita ingin penguatan perlindungan santri tumbuh dari nilai-nilai luhur pesantren. Tradisi pengasuhan, pendidikan, keteladanan, dan penghormatan terhadap martabat santri harus menjadi kekuatan dalam membangun sistem safeguarding di pesantren,” tegas Basnang.

Melalui penyusunan pedoman ini, Direktorat Pesantren berupaya memperkuat fondasi Pesantren Ramah Anak, sehingga keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan tumbuh kembang santri semakin menjadi bagian integral dari penyelenggaraan pendidikan pesantren. Bagi pesantren, menjaga santri bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari amanah pendidikan dan pengasuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Bangun Desa Sadar Hukum: Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah

    Ayo Bangun Desa Sadar Hukum: Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT, kanal31.com  — Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Muhamad Kholid, SH, MH menegaskan pentingnya kolaborasi antara Lembaga Pendidikan dan Pemerintah Desa, terutama dalam meningkatkan pemahaman hukum masyarakat melalui pendekatan edukatif dan dialogis. Penegasan itu disampaikan dalam acara Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) “Penguatan […]

  • Imam Masjid Duta Perdamaian dan Subjek Diplomasi Global

    Imam Masjid Duta Perdamaian dan Subjek Diplomasi Global

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas imam masjid agar mampu menjawab tantangan umat sekaligus mengambil peran lebih besar dalam membangun perdamaian dunia. Imam masjid juga bisa menjadi subjek diplomasi global. Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian Road to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jawa Barat yang mengusung tema “Masjid […]

  • Mendukbangga Wihaji: Keluarga Adalah Madrasah Utama Menuju Indonesia Emas 2045

    Mendukbangga Wihaji: Keluarga Adalah Madrasah Utama Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji menegaskan, kunci utama transformasi Indonesia menuju negara maju pada 2045 tidak terletak pada gedung-gedung pencakar langit, melainkan pada ketahanan 74.092.313 keluarga Indonesia. Penegasan itu disampaikan Wihaji pada kuliah umum yang digelar Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, diikuti 2.000 mahasiswa dan […]

  • Gembira Wujudkan Impian Berhaji Bersama, Inilah Cerita Trio Nenek Bersaudara

    Gembira Wujudkan Impian Berhaji Bersama, Inilah Cerita Trio Nenek Bersaudara

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Siti Komariah (76) mengembangkan senyumnya ketika menginjakkan kaki kali pertama di Bandara Amir Mohammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Digandeng dua saudara perempuannya yang juga turut serta menjadi jemaah haji, Komariah mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah mbak, kami sudah sampai di sini,” ungkapnya kepada petugas haji yang menyambutnya di Bandara Madinah (19/5/2024). Siti Komariah, Siti […]

  • Rektor UIN Bandung Doakan Alumni Raih Kehidupan Sukses Dunia Akhirat

    Rektor UIN Bandung Doakan Alumni Raih Kehidupan Sukses Dunia Akhirat

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Rosihon Anwar mendoakan alumninya menjadi orang besar dan meraih kehidupan yang sukses dunia akhirat. Kunci untuk meraih sukses itu adalah ketekunan, tawakal, dan sabar dalam menempuh perjalanan yang sangat panjang dan terjal. “Tentu, kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus melalui proses yang sangat panjang dan […]

  • Jaksa Tak Siap, Keadilan Tertunda

    Jaksa Tak Siap, Keadilan Tertunda

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan terdakwa Ferry Marjani dan Rizki Restu Ramdhani di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (2/7/2026), ditunda.   Agenda sidang yang semula dijadwalkan pembacaan tuntutan urung dilaksanakan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta penundaan karena surat tuntutan belum siap. […]

expand_less