Sabtu, 31 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Untuk Menjadi Sarjana Sastra Arab bisa melalui Platform Antologi Puisi

Untuk Menjadi Sarjana Sastra Arab bisa melalui Platform Antologi Puisi

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) akan memberlakukan tugas akhir dengan platform antologi. Sebagai pengganti skripsi, mahasiswa membuat kumpulan puisi yang menjadi karya utama. Puisi-puisi ini harus memenuhi kaidah-kaidah sastra yang dipelajari selama perkuliahan.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung H. Mawardi, M.A. CLCE, menyatakan hal itu saat membuka seminar ilmiah BSA, di Aula FAH, Kamis (23/10/2025). Seminar menghadirkan narasumber Dr. Reza Sukma Nugraha, M.Hum (Kaprodi Sastra Arab Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah) dan Dr. Rohanda, M.Ag., MQM (UIN Bandung).

Untuk lulus menjadi sarjana, lanjut H. Mawardi, mahasiswa bisa membuat antologi (kumpulan puisi karya sendiri) atau analisis terhadap kumpulan puisi karya orang lain. Terkait antologi puisi ini, misalnya membuat buku kumpulan puisi interaktif atau naskah antologi ber-ISBN. Sedangkan tugas akhir berupa analisis, bisa analisis diksi, gaya bahasa, simbol, atau makna dalam kumpulan puisi tertentu.

“Laporan tugas akhir mahasiswa yang sudah berjalan di Jurusan BSA selama ini berbetuk skripsi, artikel jurnal, dan terjemah karya sastra Ber-ISBN. Nah, ke depan bisa berbentuk antologi puisi,” ujar H. Mawardi.

Menyinggung masalah seminar ilmiah Prodi Bahasa dan Sastra Arab, H. Mawardi menjelaskan pentingnya bahasa Arab dalam memahami isu-isu kontemporer, khususnya yang berkaitan dengan isu-isu global yang berkembang saat ini.

Bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi dalam konteks keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan etika yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain menjadi bahasa internasional, hahasa Al-Qur’an dan Hadits, bahasa Arab juga bahasanya para ahli surga,” ujar H. Mawardi dalam seminar yang bertajuk “Isu-isu Kontemporer dalam Kajian Sastra Arab”.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Rohanda menggambarkan tingkat peradaban suatu masyarakat, dengan merujuk pada sejarah manusia dengan tingkat kemajuannya. Diawali dengan zaman Prasejarah dan Kuno, dengan ditemukannya roda; Abad Pertengahan dan Awal Modern, ditemukan percetakan; era Revolusi Industri (abad ke-18 – awal Abad ke-20) ditemukan listrik; abad ke-20 dan Revolusi Digital, muncul komputerisasi; dan era Kontemporer (Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0) ditandai munculnya AI (kecerdasan buatan).

Dr. Rohanda juga mengupas isu-isu kontemporer dalam sastra Arab yang mencakup tema-tema identitas dan keragaman; sosial, politik, dan kemanusiaan; teknologi dan digitalisasi, serta metafiksi dan kritik diri. “Kajian sastra kontemporer juga mencakup berbagai aspek, termasuk intertekstualitas, genre, dan teori sastra,” jelasnya.

Dr. Reza mengupas tentang kaitan isu kontemporer Sastra Arab pasca An-Nahdhah, modernisasi Negara-negara Arab, identitas plural “Arab”, dan dipengaruhi oleh sastra Eropa. Lalu muncullah aliran Neoklasik, sastra Pascakolonial, sastra Feminis, sastra Siber, sastra Anak, sastra Diaspora, sastra Ekologis

Sastra Pascakolonial, menurut Dr. Reza, lahir sebagai dampak kolonialisme dan imperialisme terhadap kebudayaan, identitas, dan masyarakat di negara-negara bekas jajahan, dengan fokus utama membongkar wacana dominasi Barat yang dianggap superior terhadap Timur yang inferior.

Sastra Siber, lanjut Dr. Reza, mencuat karena adanya revolusi industri 4.0, modernisasi negara-negara Arab, platform digital sebagai medium perlawanan, dan respons terhadap berkembangnya budaya populer global.

“Isunya berkaitan dengan proses produksi, distribusi, dan konsumsi (resepsi) masyarakat Arab terhadap sastra yang diciptakan dalam media teknologi informasi,” ujarnya.

Isu terkait dengan Sastra Anak berkembang dalam karya-karya sastra yang ditulis untuk segmentasi pembaca anak-anak dengan tujuan menjadi media didaktik yang berkontribusi untuk perkembangan anak-anak.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BANDUNG) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pelatihan Pencegahan Kekerasan berbasis Gender dan Konseling untuk Satgas PPKS dan Gender Focal Point yang berlangsung di Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan dua narasumber: Dr. Istiadah, MA, Ketua PSGA UIN Malang dan Gusriyeni, […]

  • Saatnya Ngaluma di Ujungberung: Ngabuburit Penuh Makna Bersama Warga

    Saatnya Ngaluma di Ujungberung: Ngabuburit Penuh Makna Bersama Warga

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com –Suasana Ramadhan di Kecamatan Ujungberung semakin semarak dengan hadirnya kegiatan Ngaluma (Ngabuburit, Dahlia, dan Luma) yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Ujungberung. Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan inspiratif seperti podcast interaktif, tausiyah, dan pembagian takjil, yang bertujuan untuk memberikan hiburan sekaligus edukasi bagi masyarakat yang menunggu waktu berbuka puasa. Acara ngabuburit ini dibuka dengan […]

  • Uang Sertifikasi Dosen PTKIS Disunat, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    Uang Sertifikasi Dosen PTKIS Disunat, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat tengah diterpa isu tak sedap. Kanal31.com mendapati pengaduan dari dua orang dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang meminta identitasnya tidak ditulis. Dalam pengaduannya kedua dosen itu mengeluhkan tentang pemotongan dana sertifikasi dosen. “Saya hanya memberi satu juta rupiah, kalau rekan saya […]

  • Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta KANAL31.COM Pendaftaran Seleksi Calon Imam Masjid ke Uni Emirat Arab (UEA) ditutup pada Selasa, 9 Mei 2023. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Adib menyampaikan terdapat 518 orang yang mendaftar dalam seleksi kali ini. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 364 pendaftar dinyatakan lulus seleksi administrasi. Mereka dapat mengikuti tahap […]

  • 3 Prof Dunia Tawarkan Tiga Rekomendasi untuk Isu Prioritas Presidensi G20 Indonesia

    3 Prof Dunia Tawarkan Tiga Rekomendasi untuk Isu Prioritas Presidensi G20 Indonesia

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Tema Presidensi G20 Indonesia 2022 “Recover Together, Recover Stronger” menyampaikan pesan bahwa diperlukan upaya bersama yang inklusif dalam mencari jalan keluar dan solusi atas pemulihan dunia akibat pandemi Covid-19. Berkaitan dengan hal itu, dalam penyelenggaraan konferensi internasional yang diadakan Universitas Indonesia (UI) di JW Marriot pada 15-16 Juni 2022, UI mengundang tiga peneliti dunia, […]

  • Uu Nurul Huda Terpilih sebagai Ketua Umum PPSIH-PTKIN Periode 2025–2027

    Uu Nurul Huda Terpilih sebagai Ketua Umum PPSIH-PTKIN Periode 2025–2027

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. H. Uu Nurul Huda, S.Ag., SH., MH. atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Perkumpulan Penyelenggara Program Studi Ilmu Hukum (PPSIH) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia untuk periode 2025–2027. Pemilihan ini berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV PPSIH-PTKIN […]

expand_less