Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karya ilmiah tidak boleh ada typo atau kesalahan teknis penulisan. Di dalam penulisan skripsi atau tugas akhir, kesalahan teknis penulisan bukan bagian dosen pembimbing, melainkan tugas penulis untuk menghindari, mencermati, dan memperbaikinya.

Gunakan Google Doc, maka otomatis typo akan terdeteksi dengan tanda warna merah.

Jika bukan kita sendiri yang akan memperbaiki kesalahan-kesalahan teknis penulisan, maka siapa yang akan kita suruh memperbaikinya. Tidak ada! Karena itu, kita budayakan rapi dalam penulisan dan pasti semua biasa!

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Saya ingin menjelaskan psikologi Presiden Prabowo. Bukan membelanya tapi menjelaskan. Setuju atau tidak, terserah, bebas. Saya mengajak untuk memahami, bukan sekadar memuncratkan kekesalan dan kemarahan. Atau karena mengkritiknya dengan pedas lalu kita merasa sudah hebat dan jadi pahlawan rakyat. Prabowo sudah banyak sekali menerima kritik, dihujat, dilecehkan dll. Gak masalah itu hak rakyat. […]

  • Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com- Kabar tentang pemotongan uang sertifikasi dosen (Serdos) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) membuat Sekretaris Koordinatorat Perguran Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat Dr H Usep Dedi Rustandi, MA angkat bicara. Dan, Dr Usep membantah kabar adanya pemotongan uang serdos, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Jl Soekarno-Hatta Bandung, Kamis, […]

  • Fenomena, Nomena, dan Kemarahan Rakyat

    Fenomena, Nomena, dan Kemarahan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Nurholis, Founder Kanal31
    • 0Komentar

    Membaca Pemecatan Purbaya dan Riuh Politik Elite Indonesia   BANDUNG, kanal31.com — Ada sesuatu yang menarik dari riuhnya pemberitaan mengenai pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebagian orang melihat keputusan Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah cepat untuk menyelamatkan Kementerian Keuangan dari persoalan internal dan menjaga kredibilitas fiskal negara. Sebagian lainnya melihatnya secara berbeda: sebagai bukti bahwa […]

  • Memahami Komunisme, Kenapa Dilarang di Indonesia?

    Memahami Komunisme, Kenapa Dilarang di Indonesia?

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Ketika saya membahas Iran, pasti ada bilang, “Syiah lho!” Ketika membahas Israel, “Dasar zionist.” Ketika membahas LDII kemarin, “Udah masuk LDII ni.” Terbaru saya membahas majalah misterius “Forum” tak sedikit mencap saya “Intel, BIN, agen, CIA.” Kali ini saya mau membahas komunisme. Mudah-mudahan tak dicap “PKI.” Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   […]

  • Gelombang Sekolah Menolak MBG Mulai Terjadi

    Gelombang Sekolah Menolak MBG Mulai Terjadi

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Cerita keracunan MBG banyak orang mulai jenuh. Paling gitu-gitu aja, tak ada tersangkanya, percuma. Kali ini ceritanya agak beda. Terjadi gelombang penolakan MBG oleh sekolah. Di Lampung, 51 sekolah dan pondok pesantren sudah terkonfirmasi memilih berkata, “Terima kasih, kami masak sendiri.” Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Lampung, dari 108 sekolah […]

  • Masa Depan Duh, Emak-emak Lampung, Kenapa Jokowi Ekonomi

    Masa Depan Duh, Emak-emak Lampung, Kenapa Jokowi Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    “Baginda Pemuka Bangsa” Kok Didemo? LAMPUNG, kanal31.com — Ras terkuat, emak-emak asal Lampung gelar demo. Yang didemo mantan orang terkuat di negeri ini, Jokowi. Padahal, para raja di sana menganugerahi ayah Gibran ini dengan gelar “Baginda Pemuka Bangsa”. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Demo emak-emak ini bukan di stadion, bukan pula di arena UFC, […]

expand_less