Breaking News:
Beranda » BEWARA » Gus Yaqut: MTQ Nasional ke-30 di Kaltim Simbol Dimulainya Peradaban Baru

Gus Yaqut: MTQ Nasional ke-30 di Kaltim Simbol Dimulainya Peradaban Baru

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM (Samarinda) — Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut, terpilihnya Kalimantan Timur (Kaltim), sebagai tuan rumah MTQ Nasional menjadi simbol dimulainya awal peradaban dalam sejarah Indonesia.

Hal itu disampaikan Menag dalam Seremoni Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXX di Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Minggu malam (8/9/2024).

“MTQ Nasional ke-30 tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa, karena bertepatan dengan pencapaian penting bagi bangsa, yakni penyelenggaraan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus yang lalu, sebagai babak baru dalam sejarah bangsa,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Gus Men itu mengungkapkan, inovasi untuk menghadirkan hal-hal baru terus dilakukan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini.

“Transformasi digital ini adalah langkah penting untuk menghadirkan MTQ yang lebih inklusif dan modern, namun tetap menjaga nilai-nilai tradisional dan spiritual yang menjadi inti dari kegiatan ini,” jelas Menag.

Tranformasi digital terus digencarkan Kementerian Agama sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan keagamaan. Inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat transformasi layanan yang lebih efektif dan efisien, menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital saat ini.

Program transformasi digital telah ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh program prioritas oleh Menteri Agama. Langkah ini mencakup berbagai inovasi, mulai dari sistem informasi digital hingga pelayanan berbasis teknologi di berbagai sektor keagamaan.

Tahun ini, MTQ Nasional ke-30 kali ini mengusung semangat transformasi digital, dengan sejumlah inovasi utama yang diperkenalkan, seperti e-MTQ, e-Maqra, Live Scoring, dan Live Streaming. Selain itu, inovasi baru juga dihadirkan melalui kategori ekshibisi untuk kaligrafi digital.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Men Luncurkan Peringatan Hari Santri 2022

    Gus Men Luncurkan Peringatan Hari Santri 2022

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri 2022 di Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (27/9/2022). “Hari Santri yang merupakan anugerah pemberian Presiden Joko Widodo adalah bentuk penghargaan kepada para santri  dan pengakuan terhadap perjuangan para santri dulu membela negeri,” ujar Menag saat memberikan arahannya di […]

  • Lebih dari Sekadar Mengajar, Dekan FEBI UIN Bandung Dorong Dosen Wujudkan Mimpi Mahasiswa

    Lebih dari Sekadar Mengajar, Dekan FEBI UIN Bandung Dorong Dosen Wujudkan Mimpi Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Sebagai langkah strategis mematangkan persiapan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Bandung menggelar Rapat Dosen, Rabu (19/08/2026). Pertemuan ini berfokus pada peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi melalui profesionalisme pendidik, tata kelola terintegrasi, dan pembentukan karakter mahasiswa. Dekan FEBI UIN Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, […]

  • Prof. Dr. Dedah Jubaedah, M.Si: Konsistensi dalam Dedikasi, Inklusivitas, dan Perjuangan Kesetaraan

    Prof. Dr. Dedah Jubaedah, M.Si: Konsistensi dalam Dedikasi, Inklusivitas, dan Perjuangan Kesetaraan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

      “Dalam bidang Sosiologi Hukum, kehadiran Prof. Dedah Jubaedah, M.Si sangat krusial. Keahliannya akan menjembatani aspek hukum formal dengan realitas sosial, terutama dalam isu kesetaraan gender, memberikan perspektif yang lebih adil dan empatik dalam penegakan hukum di Indonesia.” Prof. Dr. Dedah Jubaedah, M.Si. adalah bukti nyata bahwa ketekunan yang dibalut dengan kerendahan hati akan membuahkan […]

  • Pastikan Arus Balik Nyaman, Wamenag Tinjau Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

    Pastikan Arus Balik Nyaman, Wamenag Tinjau Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN kanal31.com  — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’i, meninjau pelayanan arus balik di Masjid Ramah Pemudik. Ada dua lokasi yang dikunjungi, yaitu: Masjid Ar-Rivai TPI Medan dan Masjid Al-Jihad Batang Kuis, Deli Serdang.   Hadir, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar, Kepala […]

  • Hasil Penelitian Dr Edi Hartono, Dosen UMY Raih Excellent Paper Award di Taiwan

    Hasil Penelitian Dr Edi Hartono, Dosen UMY Raih Excellent Paper Award di Taiwan

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANTUL Indonesia memiliki beragam jenis tanah dengan karakteristik berbeda. Salah satunya jenis clay shale yang seringkali menimbulkan problematika longsor akibat pelapukan. Hal ini yang kemudian menjadi fokus penelitian Dr Edi Hartono. Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini berhasil menyabet Best Paper dalam 2021 Excellent Paper Award Journal of Geo Engineering yang dinaungi oleh Taiwan Geotechnical Society pada […]

  • Menggugat “Kewajaran” di Tengah Manifesto KKN

    Menggugat “Kewajaran” di Tengah Manifesto KKN

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dunia jurnalistik telah mengajarkan siapapun melihat manusia tanpa atribut. Di depan meja redaksi, pangkat dan status sosial hanyalah pelengkap data; yang utama adalah nilai informasi dan kebenaran yang dibawa. Namun, ketika prinsip ini dibawa ke realitas sosial dan sistem keuangan negara, kita akan menemukan sebuah benturan besar yang bernama: “Budaya Wajar.” Dalam sistem […]

expand_less