Breaking News:
Beranda » BEWARA » 2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UINSGD.AC.ID (Humas) — Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan 185 profesor atau guru besar rumpun ilmu agama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), termasuk guru besar di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

Penetapan 185 profesor ini diserahkan secara simbolis oleh Sekjen Kemenag, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag., serta Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., kepada para guru besar yang mengikuti pengukuhan secara luring dan daring di Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Dalam arahannya, Kamaruddin menegaskan bahwa penetapan guru besar rumpun ilmu agama oleh Kemenag mengacu pada standar mutu yang ditetapkan oleh Kemendikbud, yang diatur dalam PMA 7/2021 dan KMA 856/2021.

“Pengukuhan guru besar ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Agama. Ini tidak hanya memberikan pengakuan akademis, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik keagamaan yang moderat di Indonesia,” ujarnya.

Kamaruddin berpesan kepada para guru besar baru agar dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. “Dengan amanah baru sebagai profesor, kami berharap ada peningkatan kualitas perguruan tinggi secara signifikan. Seorang profesor bukan hanya sekadar gelar, tetapi juga menjadi rujukan dan otoritas akademik,” harap Kamaruddin.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amin Suyitno, mengatakan bahwa penetapan guru besar di lingkungan Kementerian Agama harus diiringi dengan peningkatan kualitas pendidikan. “Akreditasi unggul menjadi indikator penting yang mencerminkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI),” ujar Suyitno.

Kementerian Agama berkomitmen untuk mendukung proses pengajuan kenaikan jabatan ke Lektor Kepala dan Guru Besar. “Kami berharap akan lebih banyak guru besar berkualitas dari Kementerian Agama yang dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di Indonesia,” tandasnya.

Rektor Rosihon Anwar, menyampaikan dari 185 guru besar itu, terdapat 2 profesor untuk di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung:  Bambang Samsul Arifin, (no 167) dan Dadan Rusmana, (no 168).

“Atas nama rektor dan sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengucapkan selamat bagi 2 orang dosen yang hari ini mendapatkan Surat Keputusan Guru Besar atas nama Prof. Bambang Samsul Arifin dan Prof. Dadan Rusmana. Keduanya merupakan guru besar dalam bidang Pendidikan Islam. Tambahan dua guru besar ini menggenapkan tambahan 90 gubes sebelumnya, baik yang di-SK-kan dari Kemenag maupun dari Kemendiktiristek,” tegasnya.

Tentunya, penambahan para gubes ini diharapkan dapat menjadi tambahan energi bagi UIN Bandung dalam mencapai visi dan misinya, khususnya dalam meraih rekognisi internasional terkait Tridharma Perguruan Tinggi, baik pembelajaran, penelitian dan kajian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dalam lingkup internal dan eksternal, keberadaan para guru besar diharapkan menjadi motor penggerak utama sebagai agent of change. Setidaknya kontribusinya berpusat pada tiga pusaran; yakni a) bidang akademik, yakni mampu memimpin riset unggulan dan publikasi nasional dan internasional; b) bidang kebijakan kurikulum, yakni memberikan kontribusi pemikiran proyektif dalam perumusan kurikulum inovatif dan roadmaps pengembangan kampus; serta c) aspek sosial, yakni mampu menjembatani kampus dengan industri/pemerintah dalam pengabdian masyarakat.

“Dengan integritas dan visi strategis, para guru besar ini diharapkan menjadi “tulang punggung” kampus agar dapat mengangkat reputasi institusi secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Berikut 185 Daftar Penerima Penetapan Profesor Kemenag RI, di sini aja

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

    Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat menyelenggarakan “Rembuk Merah Putih” bertema “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air” pada Jumat, 14 November 2025, di Pendopo Kota Bandung mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB Pemuda Pilar Pencegahan Terorisme Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda menjadi agen perubahan yang mampu melahirkan gagasan kreatif […]

  • Fatayat NU: Dari Kaderisasi hingga Aksi Nyata dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia

    Fatayat NU: Dari Kaderisasi hingga Aksi Nyata dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM — Di tengah deru perubahan zaman, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) hadir sebagai organisasi perempuan muda yang menjadi pilar penting dalam mendukung perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia. Didirikan pada 24 April 1950 di Surabaya, Fatayat NU bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar bagi perempuan muda Islam untuk berkhidmat kepada agama, bangsa, dan negara. Sebagai […]

  • Menag: UIN Bandung Mewarisi Kepemimpinan Peradaban Islam Modern

    Menag: UIN Bandung Mewarisi Kepemimpinan Peradaban Islam Modern

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar mengapresiasi kekompakan pimpinan dan segenap sivitas UIN DGD Bandung dalam berkarya dan berinovasi, hingga melahirkan berbagai prestasi yang gemilang. Maka, ke depan UIN Bandung akan menjadi imam (pemimpin) semua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) di Indonesia. Pernyataan Prof. Nasaruddin terungkap saat memberikan sambutan tasyakuran Dies Natalis ke-57 UIN […]

  • Ribuan Jamaah Al Ma’soem Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

    Ribuan Jamaah Al Ma’soem Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    SUMEDANG, kanal31.com– Ribuan siswa SMP, SMA, mahasiswa Ma’soem University, serta karyawan dan staf Yayasan Al Ma’soem Bandung mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriyah di Dome Al Ma’soem Jalan Raya Cileunyi No 22 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jumat (31/1/2025). Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Prof. H. Ceppy Nasahi Ma’soem mengatakan […]

  • Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      Alloohumma sholli ‘alaa muhammad wa ‘alaa muhammad. Aamiin. Yth. Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat dalam rohmat Alloh Jalla wa ‘Alaa di mana pun berada SUKABUMI kanal31.com — Sampai saat ini, nama dan kinerja Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat secara khusus melalui aksi acak Bapak dalam mengomunikasikan data dan fakta serta menyelesaikan multi masalah, “sangat […]

  • Perjuangan untuk Penghiburan

    Perjuangan untuk Penghiburan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Barangkali, pada akhirnya, seluruh perjuangan manusia adalah perjuangan memenuhi penghiburan.   Kita bekerja, mencintai, membangun rumah, menulis puisi, menciptakan musik, berdoa, bermain, berlari, tertawa, dan memeluk satu sama lain. Di balik semua kesibukan itu, mungkin kita sedang berusaha meyakinkan diri: bahwa hidup ini tidak sia-sia.   Sebab kita hidup di sebuah dunia kecil […]

expand_less