Breaking News:
Beranda » BEWARA » Dosen Tamu UIN Bandung Bahas Pentingnya Sertifikasi Akuntan Syariah

Dosen Tamu UIN Bandung Bahas Pentingnya Sertifikasi Akuntan Syariah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Upaya mempersiapkan lulusan yang unggul, kompetitif dan profesional, Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menghadirkan Dosen Tamu Dera Karunia Pratama Muharam, BBA., S.E., Ak., Direktur Utama sekaligus Founder PT DST Prime Insight (DST Solution Tasikmalaya), yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (11/4/2026).

Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM., C.PS., C.MC., CTT., didampingi Sekretaris Prodi Fithri Dzikrayah, M.E.Sy., CIFA., serta staf prodi Ade Ponirah, M.E., menjelaskan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 120 mahasiswa semester 6 ini merupakan bagian dari pendalaman mata kuliah PPAS (Praktikum Profesi Akuntansi Syariah) yang diampu oleh Dr. Irni Sri Cahyanti, S.E.Sy., M.E.

Dalam pemaparannya, Dera Karunia Pratama Muharam membahas tentang “Sertifikasi Akuntan Syariah dan Konvensional: Jalan Menuju Profesionalisme.” Peran akuntan tidak hanya sebatas penyusun laporan keuangan, tetapi menjadi penjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas yang menjadi dasar kepercayaan public terhadap dunia usaha, lembaga, maupun institusi keuangan.

“Akuntansi syariah dibangun di atas prinsip amanah, keadilan, dan keterbukaan. Prinsip ini menjadi landasan penting dalam memastikan laporan keuangan selaras dengan nilai-nilai Islam, yang memberikan kontribusi pada sistem ekonomi yang berkeadilan,” jelasnya.

Mengingat pentingnya sertifikasi profesi sebagai bentuk pengakuan formal atas kompetensi dan profesionalisme seorang akuntan. Menurutnya, sertifikasi tidak hanya meningkatkan daya saing lulusan, tetapi membuka peluang karier yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.

“Sertifikasi profesi, baik di bidang akuntansi konvensional maupun syariah, merupakan instrumen penting untuk memastikan kompetensi, profesionalisme, serta kesiapan akuntan dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang,” jelasnya.

Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) dinilai menjadi syarat mutlak agar akuntan selalu relevan dengan perubahan regulasi, inovasi teknologi, dan praktik terbaik di bidang audit maupun pelaporan keuangan.

Dera memaparkan regulasi profesi akuntan di Indonesia yang dikelola oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Kedua lembaga ini berperan dalam menetapkan standar akuntansi, termasuk Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAK Syariah), serta memfasilitasi sertifikasi profesional seperti Chartered Accountant (CA) dan Certified Public Accountant (CPA).

Berbagai jalur sertifikasi yang dapat ditempuh, mulai dari sertifikasi akuntan konvensional, konsultan pajak, hingga sertifikasi akuntan syariah seperti SAS/USAS dan LSPKS. Sertifikasi ini membuka peluang karier yang luas, mulai dari kantor akuntan publik, konsultan pajak, perbankan syariah, lembaga zakat dan wakaf, hingga fintech syariah.

“Sertifikasi bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan investasi masa depan yang memperkuat daya saing individu, memperluas prospek karier, dan meneguhkan posisi akuntan sebagai profesi yang dipercaya masyarakat,” paparnya.

Dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran strategis akuntan, pentingnya sertifikasi profesi, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin unggul, kompetitif dan profesional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Rekognisi Internasional, 3 Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Ikuti Santri Mendunia ke Malaysia, Singapura dan Thailand

    Perkuat Rekognisi Internasional, 3 Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Ikuti Santri Mendunia ke Malaysia, Singapura dan Thailand

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM  — Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Husnul Qodim, didampingi oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Enjang AS, Wakil Dekan III, Asep Shodiqin melepas tiga mahasiswa yang mengikuti International Conference Santri Mendunia (Malaysia, Singapura dan Thailand) Januari 2025 Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) di Aula FDK. Ketiga mahasiswa Program Studi […]

  • UAS Kreatif, Mahasiswa AFI, S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Gelar Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama

    UAS Kreatif, Mahasiswa AFI, S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Gelar Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Program Studi Magister Studi Agama-Agama (S2 SAA) bersama Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (S1 AFI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama bertajuk “Merawat Peradaban Cinta” di Gedung Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi akademik sekaligus implementasi pembelajaran berbasis […]

  • Lomba Kicau Burung Bantu Gerakkan Ekonomi Mikro Jakarta

    Lomba Kicau Burung Bantu Gerakkan Ekonomi Mikro Jakarta

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menghadiri lomba kicau burung pra piala Gubernur DKI Jakarta di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Ahad (07/08/2022). Dia mengatakan, penyelenggaraan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) itu tidak hanya menjadi wadah bagi para penggemar burung kicau. “Saya senang sekali komunitas (kicau mania) ini tumbuh berkembang dan kita […]

  • Lantik Rifqi Ali Mubarok, Perindo Targetkan Kuasai Jabar di Pemilu 2029

    Lantik Rifqi Ali Mubarok, Perindo Targetkan Kuasai Jabar di Pemilu 2029

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Partai Perindo menegaskan posisi Jawa Barat sebagai pusat strategis perjuangan politik menuju Pemilu 2029. Dengan jumlah pemilih mencapai 35,9 juta jiwa, provinsi ini dinilai bukan sekadar target elektoral, melainkan fondasi utama dalam membangun kekuatan politik nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam pelantikan Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat yang digelar di Bandung, Minggu […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahim, Permudah Akses Jemaah Istiqlal dan Katedral

    Presiden Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahim, Permudah Akses Jemaah Istiqlal dan Katedral

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. “Peresmian Terowongan Silaturahim ini adalah simbol berharga kerukunan bangsa kita. Terowongan ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak pernah menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk saling bersatu,” ungkap Presiden, dalam keterangannya, Minggu (15/12/2024). Dalam laporannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar […]

  • Dosen UIN Jakarta Beberkan Pentingnya Relasi Konstruktif untuk Mencegah Kekerasan Seksual 

    Dosen UIN Jakarta Beberkan Pentingnya Relasi Konstruktif untuk Mencegah Kekerasan Seksual 

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BREBES, kanal31.com — Dosen Sekolah Pascasarjana sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa berbagai kasus kekerasan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan pada umumnya berakar pada relasi kuasa yang tidak sehat. Karena itu, diperlukan pembangunan relasi yang konstruktif dan mekanisme perlindungan […]

expand_less