Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Melawan Mental Noise dengan Khalwah

Melawan Mental Noise dengan Khalwah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Kebisingan mental (mental noise) merupakan fenomena psikologis yang kian meningkat pada era modern akibat tekanan duniawi, informasi berlebih, dan kecemasan masa depan. Dalam perspektif Islam, kondisi ini berakar dari dominasi cinta dunia, godaan syaitan, dan kelemahan hubungan spiritual dengan Allah SWT. Tulisan ini mengkaji praktik khalwah (menyendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah) sebagai solusi untuk meredam mental noise beban pikiran, meningkatkan kesadaran diri (self-awareness), dan memperkuat fokus pada tugas ibadah. Praktik ini dapat dijadikan terapi spiritual preventif bagi gangguan mental akibat kebisingan duniawi.

Era digital dan modernisasi kehidupan menimbulkan arus informasi dan tuntutan sosial yang memicu kebisingan mental (mental noise). Individu sering kali mengalami overthinking, kecemasan, dan keterikatan berlebihan pada urusan duniawi, sehingga lalai terhadap tujuan hidup hakiki, yakni beribadah kepada Allah SWT (QS. Adz-Dzariyat: 56). Islam menawarkan khalwah, praktik menyendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah, sebagai sarana menenangkan jiwa dan menata pikiran agar tetap fokus pada ibadah. Paparan ini mencoba menjawab pertanyaan: Bagaimana khalwah dapat menjadi solusi efektif untuk melawan mental noise?

Psikologi Mental Noise
Mental noise adalah gangguan internal berupa pikiran yang tidak teratur, berlebihan, dan sulit dikendalikan. Menurut Levitin (2014), kondisi ini terjadi akibat overstimulasi informasi dan tekanan emosional, yang berdampak pada stres kronis dan menurunnya konsentrasi spiritual.

Konsep Khalwah
Khalwah berasal dari kata خلوة yang berarti menyendiri atau memisahkan diri. Tujuannya adalah mengosongkan hati dari kesibukan dunia, mendekatkan diri kepada Allah, dan merenungi makna hidup. Rasulullah ﷺ sering melakukan khalwah di Gua Hira sebelum turunnya wahyu pertama (HR. Bukhari).

Hubungan Khalwah dan Ketenangan Jiwa
Al-Qur’an menyebutkan

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS. Ar-Ra’d: 28).
Khalwah memberikan ruang batin untuk berdzikir, tafakur, dan tazkiyatun nafs, sehingga mampu meredam kebisingan jiwa yang berasal dari pikiran duniawi.

Sumber Kebisingan Mental
Dapat dibentangkan secara luas. Secara Spiritual, cinta dunia berlebihan, lalai mengingat Allah, dominasi hawa nafsu. Secara Psikologis adanya sikap overthinking, kecemasan sosial, informasi berlebihan. Dalam Sosialogi, karena tekanan kompetitif, tuntutan kesuksesan materi, dan distraksi digital.

Terapi Khalwah
Dapat ditempuh dengan bentangan pengalaman. Penghentian Stimulus Duniawi, menjauh dari kebisingan eksternal mengurangi beban kognitif. Dzikir dan Tafakur, mengisi hati dengan mengingat Allah menenangkan sistem saraf (HR. Ahmad). Self-Reflection (Muhasabah), mengevaluasi niat dan tujuan hidup, menyucikan hati. Konektivitas Ruhani, membangun kesadaran akan kehadiran Allah (muraqabah), yang memberi ketenteraman jiwa.

Relevansi Khlawah secara Psikologis dan Sosial
Secara psikologis, khalwah mirip dengan teknik mindfulness, namun berorientasi transendental, bukan hanya pada kesadaran diri tetapi pada hubungan dengan Allah. Secara sosial, khalwah membantu individu mengendalikan stres, sehingga interaksi dengan masyarakat lebih sehat dan produktif.

Kebisingan jiwa dan pikiran (mental noise) bersumber dari cinta dunia yang berlebihan, tekanan sosial, dan beban psikologis. Khalwah menawarkan solusi holistik dengan menenangkan pikiran, memperkuat koneksi spiritual, dan mengarahkan kembali fokus hidup pada ibadah. Praktik ini penting diterapkan secara berkala sebagai bagian dari terapi spiritual dan manajemen stres di era modern.

S. Miharja, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Penelitian Kanada Ungkap Potensi Penularan Covid-19 dari Rusa ke Manusia

    Hasil Penelitian Kanada Ungkap Potensi Penularan Covid-19 dari Rusa ke Manusia

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-KANADA, Para peneliti di Kanada mengungkap potensi penularan Covid-19 dari hewan ke manusia. Peneliti meyakini bahwa mereka telah menemukan bukti pertama terkait penularan SARS-CoV-2 dari seekor rusa. Dalam sebuah makalah yang diterbitkan pekan lalu di bioRxiv dan belum ditinjau oleh rekan sejawat, penulis mengatakan bahwa melalui kolaborasi penelitian multidisiplin untuk pengawasan SARS-CoV-2 pada satwa liar […]

  • Yuk Kenali Andi Ariani Hidayat, Penyuluh Agama Asal Sulbar Atasi Konflik Bernuansa Agama

    Yuk Kenali Andi Ariani Hidayat, Penyuluh Agama Asal Sulbar Atasi Konflik Bernuansa Agama

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Manado) — Penyuluh Agama Islam KUA Sesenapadang, Mamasa, Sulawesi Barat, Andi Ariani Hidayat, membagikan pengalamannya menangani konflik sosial berdimensi agama yang dipicu oleh perebutan jenazah mualaf. Konflik ini terjadi antara keluarga Muslim dan Kristen yang sama-sama ingin melakukan pengurusan jenazah sesuai keyakinan masing-masing. “Salah satu kasus yang sering terjadi di wilayah kami, Mamasa, adalah […]

  • Raker FAH 2026, Diawali Momen Spesial “The Humanis Awards”

    Raker FAH 2026, Diawali Momen Spesial “The Humanis Awards”

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Koordinasi (Rakor) tahun 2026 di Aula FAH, Selasa (20/01/2026). Acara ini diawali dengan momen spesial bertajuk “Humanis Award”, sebuah bentuk apresiasi nyata terhadap prestasi mahasiswa. Dalam ajang “Humanis […]

  • Lembur Katumbiri: Semangat Warga Dago Menyulam Warna, Cerita, dan Harapan

    Lembur Katumbiri: Semangat Warga Dago Menyulam Warna, Cerita, dan Harapan

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Kota Bandung kembali membuktikan diri sebagai ruang tumbuh kreativitas tanpa batas. Kali ini, inspirasi datang dari RW 12 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, yang menyulap kampung mereka menjadi kawasan wisata tematik berbasis budaya lokal bernama Lembur Katumbiri. Peresmian kawasan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Bagi warga, momen ini bukan […]

  • Fakultas Psikologi UIN SGD–Kemenag Karawang Sepakat Tingkatkan Layanan Guru BK Madrasah

    Fakultas Psikologi UIN SGD–Kemenag Karawang Sepakat Tingkatkan Layanan Guru BK Madrasah

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Guru BK (Bimbingan dan Konseling) di sekolah/madrasah sangat mempengaruhi kondisi perkembangan psikologi siswa. Karenanya, perlu adanya peningkatan kualitas layanan guru BK, agar agar maksimal dalam mengembangkan potensi siswa, terutama karirnya pasca lulus sekolah. Inilah yang medasari pentingnya dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Agreement) antara Fakultas Psikologi UIN Bandung dan Kementerian Agama Kabupaten […]

  • Ketua DKM Al-Jabbar Isi Kuliah Maghrib Khas Malaysia, Ajak Jemaah Perkuat Ma’rifatullah

    Ketua DKM Al-Jabbar Isi Kuliah Maghrib Khas Malaysia, Ajak Jemaah Perkuat Ma’rifatullah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MALAYSIA, kanal31.com — Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat, Dr. K.H. Tata Sukayat, mengisi Kuliah Maghrib Khas di Masjid Al-Ghazali, Jalan Depo, Petra Jaya, Kuching, Sarawak, Malaysia, pada Ahad, 19 Juli 2026.   Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Safari Dakwah Malaysia, sekaligus kelanjutan Muktamar tentang Pengelolaan dan Pemakmuran Masjid Sarawak […]

expand_less