Breaking News:
Beranda » BEWARA » UIN Jakarta Gelar Bedah Buku, Ekoteologi Manifestasi Fungsi Kekhalifahan Manusia

UIN Jakarta Gelar Bedah Buku, Ekoteologi Manifestasi Fungsi Kekhalifahan Manusia

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA kanal31.com — Ekoteologi merupakan upaya manusia dalam menjaga alam semesta sebagai manifestasi teologis atas posisinya sebagai khalifah. Allah mengamanahi manusia sebagai khalifah, yang tidak hanya berkewajiban membangun harmoni antar sesama manusia, tetapi juga manusia dengan alam lingkungannya. Oleh karenanya, alam harus diperlakukan dengan baik, sehingga keberlangsungan alam dan kemanusiaan juga terjamin dengan semestinya.

Hal ini diungkap oleh Dr. Suwendi, M.Ag, dosen UIN Jakarta dalam kegiatan Bedah Buku “Ekoteologi Islam: Konsepsi dan Implementasi” diterbitkan Kementerian Agama RI, yang diselenggarakan oleh Prodi PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta bekerjasama dengan Direktorat Urais Binsyar Ditjen Bimas Islam secara daring, Rabu, (10/12/2025).

Turut hadir Dekan dan dosen FITK UIN Jakarta, pejabat di lingkungan Direktorat Urais Binsyar Kemenag RI, penghulu, kepala KUA, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum lainnya.

Suwendi menjelaskan bahwa gagasan ekoteologi pada dasarnya ingin mendorong peran agama yang lebih maksimal. Jika sebagian masyarakat beranggapan bahwa agama lebih dikonotasikan dengan menjalin relasi manusia dengan Tuhannya dalam bentuk ibadah vertikal semata, maka melalui ekoteologi peran agama lebih diintensifkan lagi. “Agama harus mendorong para pemeluknya untuk merawat dan menjaga bumi dan alam raya ini dengan baik; dan itu juga merupakan komitmen dirinya sebagai umat beragama yang tentu bernilai ibadah”, ungkapnya.

Dalam konteks pendidikan Islam, ekoteologi juga harus mampu diintegrasikan dengan proses pembelajaran di lingkungan pendidikan. “Kurikulum, pendekatan pembelajaran, dan orientasi pendidikan di lingkungan pendidikan Islam juga harus memastikan membangun kesadaran ekoteologi ini”, demikian ungkap Suwendi yang juga penulis buku tersebut.

Penulis lain yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Muhammad Fawwaz Farhan Farabi, mahasiswa dan sekaligus Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Menurut lulusan MAN Insan Cendekia Serpong itu, dalam memanifestasikan ekoteologi ini, diperlukan kesadaran anti-SLAPP termasuk di kalangan umat beragama. SLAPP merupakan akronim dari Strategic Lawsuit Against Public Participation yang menjadi salah satu bentuk represi hukum yang paling sistemik terhadap pembela lingkungan. “Pembela lingkungan sudah saatnya diposisikan sebagai aktor sekaligus agen spiritualitas sosial yang harus dijamin eksistensi dan keamanannya, terlebih oleh negara”, ungkap Fawwaz.

Kriminalisasi terhadap pembela lingkungan hidup merupakan persoalan serius yang tidak hanya mengancam hak asasi manusia, tetapi juga merusak fondasi etika ekologis yang dijunjung tinggi dalam ajaran Islam. “Melalui pendekatan ekoteologi Islam, ditegaskan bahwa perlindungan terhadap pembela lingkungan adalah bagian dari amanah keagamaan dalam menjaga bumi sebagai ciptaan Tuhan yang harus dirawat secara adil dan lestari”, ungkap Fawwaz yang juga aktif sebagai penulis buku dan beberapa artikel yang terpublikasi di jurnal.

Narasumber lainnya adalah editor buku Ekoteologi Islam, Abd. Muid Nawawi. Menurutnya, ekoteologi lahir dari Kementerian Agama sebagai bahasa agama yang menyasar beberapa pihak. Di antaranya, pihak eksekutif, legislatif dan yudikatif. Selain itu, pihak intelektual, pemerhati, dan aktivis serta masyarakat umum. Bagi para pihak tersebut, gagasan ekoteologi hendaknya dijadikan sebagai landasan akademik dalam melakukan kerja-kerja strategisnya sekaligus dasar yang diterjemahkan ke dalam langkah yang lebih praktis. Demikian juga, bagi kampus UIN dan perguruan tinggi lainnya, ekoteologi menjadi “rumah” bagi banyak kajian Islam yang lebih spesifik, seperti ekoqurani, ekohadis, ekosufisme, dan lainnya.

Hal senada juga diamini oleh Dekan FITK UIN Jakarta, Prof. Siti Nurul Azkia, M.A, Ph.D, Menurutnya, bedah buku ekoteologi ini patut diapresiasi sebagai bagian dari program prioritas Kementerian Agama RI. “Dalam konteks Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, melalui buku ini diharapkan para guru mampu mengenalkan konsep ekoteologi ini sehingga pada gilirannya semua anak bangsa mampu mencintai dan merawat bumi dengan ramah dan baik”.

Insan Pane, Kasubtim pada Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urais Binsyar, menyatakan bahwa buku ini lahir dari rangkaian kegiatan International Conference on Islamic Eco-Theology for the Future of the Earth, yang dilaksanakan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama pada Agustus tahun 2025 yang lalu. Buku ini lahir sebagai respon atas salah satu program prioritas yang dicanangkan oleh Kementerian Agama. “Untuk itu, penghargaan yang tinggi atas pelaksanan bedah buku ini”, ungkap Insan Pane.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luar Biasa! Rihlah Maulid Nabi, Pesantren MANIQU Gelar Khataman Al-Qur’an Keliling

    Luar Biasa! Rihlah Maulid Nabi, Pesantren MANIQU Gelar Khataman Al-Qur’an Keliling

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Ada banyak cara mengekspresikan kebahagiaan atas Maulid Nabi Muhammad saw. Ada yang membaca manaqib, shalawat, menggelar pengajian, ada juga yang keliling kota untuk khataman Al-Qur’an. Cara terakhir ini seperti yang dilakukan Ma’had Nihadlul Qulub (MANIQU) Moga, Jawa Tengah. Sambut hari kelahiran Rasulullah, para santri menggelar Rihlah Maulid Nabi di Jakarta. Mereka menyebutnya dengan […]

  • Dekan Dedi, Mahasiswa FAH harus Bijak Menggunakan Medsos!

    Dekan Dedi, Mahasiswa FAH harus Bijak Menggunakan Medsos!

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum menyadari bahwa kemajuan teknologi semakin hari semakin tidak terbendung. Berbagai media sosial banjir dengan informasi, sehingga kita harus bijak menyikapinya. Selain bisa dimanfaatkan secara positif, media sosial juga tak urung membuka celah bagi tindakan manipulasi dan kejahatan. […]

  • UIN Bandung Sabet Peringkat 4 Nasional Pengelola JDIHN Terbaik Berpredikat Istimewa

    UIN Bandung Sabet Peringkat 4 Nasional Pengelola JDIHN Terbaik Berpredikat Istimewa

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com —UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kampus Islam negeri ini sukses menempati peringkat keempat nasional sebagai pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik Kategori Perguruan Tinggi. Penghargaan bergengsi dengan predikat AA (Istimewa) dan skor kinerja gemilang 95 ini dianugerahkan langsung oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional […]

  • Luar Biasa! UIN Bandung Presentasikan 80 Paper pada Konferensi Internasional ICWT 2022

    Luar Biasa! UIN Bandung Presentasikan 80 Paper pada Konferensi Internasional ICWT 2022

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Pelaksana harian (Plh) Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Rosihon Anwar, MAg CHS melepas 45 peserta Konferensi Internasional (International Conference on Wireless Technology/ICWT) 2022 yang berlangsung di depan Gedung O. Djauharuddin AR, Kamis (14/07/2022). Ke-45 peserta Konferensi Internasional itu terdiri dari 18 dosen dan 27 mahasiswa akan mempresentasikan 80 paper dengan afiliasi […]

  • Wisuda ke-108 UIN Bandung: Prof. Rosihon Lantik 1.500 Lulusan Berkarakter Unggul

    Wisuda ke-108 UIN Bandung: Prof. Rosihon Lantik 1.500 Lulusan Berkarakter Unggul

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Suasana khidmat sekaligus penuh optimisme menyelimuti Gedung Anwar Musaddad pada Sabtu (11/07/2026). Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Ke-108 Lulusan Program Sarjana, Magister, dan Doktor. Di hadapan ribuan wisudawan dan orang tua yang hadir, Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., […]

  • Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com- Kabar tentang pemotongan uang sertifikasi dosen (Serdos) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) membuat Sekretaris Koordinatorat Perguran Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat Dr H Usep Dedi Rustandi, MA angkat bicara. Dan, Dr Usep membantah kabar adanya pemotongan uang serdos, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Jl Soekarno-Hatta Bandung, Kamis, […]

expand_less