Breaking News:
Beranda » BEWARA » Merawat Kehidupan Bersama: Perempuan, Anak, dan Masa Depan di Tengah Krisis Lingkungan

Merawat Kehidupan Bersama: Perempuan, Anak, dan Masa Depan di Tengah Krisis Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Barat menggelar Orasi Ilmiah dan Dialog Publik bertajuk “Merawat Kehidupan, Menyelamatkan Masa Depan: Kolaborasi Sipil untuk Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Krisis Lingkungan”.

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, diikuti oleh 60 peserta luring di Aula PKBI Jawa Barat, Kota Bandung, dan 50 peserta daring melalui Zoom Meeting, Selasa (30/12/2025).

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Pengurus PKBI Jawa Barat, Abdal Matin, yang menyampaikan bahwa 68 tahun bukan sekadar usia, tetapi bukti ketangguhan organisasi dalam mendampingi masyarakat. Menurutnya, PKBI terus menunjukkan eksistensi dari masa ke masa. “Sesuai tema kegiatan bertahan menghadapi tantangan, tumbuh sebagai organisasi yang relevan, dan bangkit menjawab kebutuhan zaman, terutama dalam isu perlindungan perempuan, anak, kesehatan reproduksi, dan keadilan sosial,” tegasnya.

Selanjutnya, Plt. Direktur Eksekutif PKBI Jawa Barat, Fajar Santoso, menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks, termasuk pertumbuhan penduduk, ketimpangan informasi layanan kesehatan, dan risiko bencana ekologis. “PKBI Jawa Barat berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat sipil, serta memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor sebagai solusi jangka panjang,” ujarnya.

Sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas DP3AKB Kota Bandung, Anhar Hadian, SKM., M.Tr.A.P., yang menyoroti urbanisasi tinggi di Kota Bandung sebagai persoalan besar yang berdampak langsung pada kesehatan, pemenuhan hak, dan perlindungan perempuan serta anak.

Mengingat beban kepadatan urban mengakibatkan tekanan sosial, lingkungan, dan sanitasi, mulai dari keterbatasan ruang aman, ancaman eksploitasi ekonomi, hingga meningkatnya potensi kekerasan berbasis gender. “Tata kelola lingkungan yang buruk dapat memicu masalah sosial, karena kerusakan ekologis selalu berkelindan dengan kerentanan sosial kelompok marginal,” jelasnya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur Eksekutif PKBI Nasional Dian Mardiana, M.Ag beserta pengurus Nasional PKBI, beberapa utusan pemerintah daerah, ormas dan Lembaga Mitra PKBI se Jawa Barat juga pengurus PKBI Kota/Kabupaten se Jawa Barat di zoom.

Puncak acara menghadirkan Orasi Ilmiah oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag, akademisi UIN Bandung dan pegiat perlindungan perempuan. Dalam paparannya, Dr. Hannah menegaskan bahwa krisis lingkungan di Jawa Barat bukan hanya persoalan ekologi, tetapi telah berkembang menjadi krisis perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok paling rentan: perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan lansia.

Orasi ilmiah ini merangkum kondisi objektif Jawa Barat, mulai dari polusi udara perkotaan, banjir dan longsor akibat alih fungsi lahan, krisis air bersih, hingga persoalan limbah di aliran sungai. “Fenomena ini bukan takdir semata, melainkan konsekuensi dari kebijakan tata ruang dan pembangunan yang belum berorientasi pada keselamatan warga,” paparnya.

Di akhir orasi, Dr. Hannah menyerukan 5 seruan moral kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah di Jawa Barat:

1. Melakukan audit lingkungan menyeluruh, terutama di wilayah dengan risiko bencana tinggi dan kawasan industri.

2. Menghentikan alih fungsi lahan di zona rawan, serta meninjau ulang kebijakan tata ruang yang mengabaikan daya dukung ekologis.

3. Mengembangkan sistem pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas, melalui sosialisasi dan pelatihan inklusif di tingkat RT/RW.

4. Membangun standar layanan posko ramah perempuan, anak, disabilitas, dan lansia dalam situasi bencana dan evakuasi.

5. Membentuk dialog kebijakan permanen antara pemerintah, akademisi, PKBI, tokoh agama, dan masyarakat sipil untuk memastikan perlindungan berkelanjutan.

Dr. Hannah menutup dengan pesan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan isu sektoral, tetapi standar moral peradaban. “Menjaga lingkungan adalah syarat utama bagi keberlangsungan hidup generasi masa depan dan tidak ada pembangunan yang sahih bila ia mengorbankan yang paling rentan,” tandasnya.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat edukasi publik, sinergi kebijakan, dan aksi nyata. PKBI Jawa Barat menyatakan siap menjadi pusat kolaborasi untuk memajukan perlindungan kesehatan reproduksi, lingkungan hidup, dan keadilan sosial di Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu dilakukan Serah Terima Jabatan Direktur Eksekutif PKBI Daerah PKBI Jawa Barat.

Melalui rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun ini, PKBI daerah Jawa Barat menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam memastikan perlindungan serta pemenuhan hak-hak kelompok rentan, khususnya di tengah situasi darurat dan bencana, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang tangguh, inklusif, dan berkeadilan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag kembali menekankan bahwa jebolan FEBI UIN Bandung harus menjadi pemenang dalam kompetisi ekonomi di era Indonesia Emas 2045. Baik identitasnya sebagai Pemikir Ekonomi, Penggerak Ekonomi, maupun Pelaku Ekonomi. Penekanan ini disampaikan Prof. Dudang pada saat […]

  • Ayo Ikutan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Ala Kemenag

    Ayo Ikutan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Ala Kemenag

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama segera merilis kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK). Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi saat focussed group discussion (FGD) Pembahasan Kebijakan RPL pada PTK dan Ma’had Aly. FGD diselenggarakan Subdit Pengembangan Akademik di Jakarta. Hadir, perwakilan berbagai satuan kerja Kementerian Agama yang […]

  • Lembur Katumbiri: Semangat Warga Dago Menyulam Warna, Cerita, dan Harapan

    Lembur Katumbiri: Semangat Warga Dago Menyulam Warna, Cerita, dan Harapan

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Kota Bandung kembali membuktikan diri sebagai ruang tumbuh kreativitas tanpa batas. Kali ini, inspirasi datang dari RW 12 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, yang menyulap kampung mereka menjadi kawasan wisata tematik berbasis budaya lokal bernama Lembur Katumbiri. Peresmian kawasan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Bagi warga, momen ini bukan […]

  • Awal Muharram 1447, Menapaki Waktu Asset Spiritual Menuju Akhirat

    Awal Muharram 1447, Menapaki Waktu Asset Spiritual Menuju Akhirat

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Awal Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Islam, melainkan peringatan historis dan spiritual atas Hijrah Rasulullah ﷺ dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi juga simbol perubahan arah hidup, perjuangan menegakkan nilai tauhid, dan permulaan kalender umat Islam. Tahun baru Hijriyah menjadi momen penting untuk muhasabah, meninjau kembali perjalanan […]

  • MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

    MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG — Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menjadi tuan rumah diskusi Madrasah Malam Raboan (MMR), kali ini mengusung tema “Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu” Rabu (11/12/2024). Acara yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan sejumlah akademisi, mahasiswa, dan tokoh penting, dengan jumlah peserta mencapai 35 orang. Diskusi dimulai pukul 16.00 WIB dengan sesi pembukaan yang […]

  • Asyik Dibuka Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree hingga 15 Februari 2026, Ini Syaratnya

    Asyik Dibuka Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree hingga 15 Februari 2026, Ini Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rilis Kemenag
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag berkolaborasi dengan Australia Awards Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI, membuka pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree [Split-Site Master Program Cohort-10]. Calon Awardee (Mahasiswa) terseleksi akan menjalani program beasiswa prestisius selama dua tahun. Satu tahun di Prodi Pendidikan […]

expand_less