Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Tips Sehat Merespon Ragam Komentar di Media Sosial

Tips Sehat Merespon Ragam Komentar di Media Sosial

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com —

Tipe orang itu berbeda-beda. Tulisan status kita di media sosial akan dikomentari oleh ragam manusia yang berbeda-beda. Yang niatnya baik pun bisa direspon negatif oleh beragama orang itu. Menghadapi yang begitu, santai saja, gak perlu baper, anggaplah latihan mental untuk mendewasakan kita sendiri. Maka, diperlukan sikap yang bijak untuk meresponnya agar medsosannya aman, nyaman dan sehat.

 

Bagaimana tipsnya?

 

Anggaplah tulisan kita bagus, niatnya untuk berbagi ilmu, tapi responnya macam-macam.

 

Pertama. Setuju dan membenarkan ✅

 

Ini gak ada masalah, ekspresinya macam-macam dari jempol, setuju, mantap, makasih atau “aku sih yes,” dll. Bila tulisan kita bagus, mereka merasa tercerahkan. Ini respon orang-orang yang sehat dan para pembelajar.

 

Kedua. Menambahkan ✅

 

Sebagus apapun tulisan kita, akan selalu ada orang yang menambahkan dari perspektif lain, pengalaman lain, karena pengalaman hidup orang berbeda-beda. Ini juga gak masalah, bagus, meluaskan perspektif. Ini adalah respon mereka yang juga punya pikiran, pandangan dan wawasan sendiri. Tak menyalahkan tapi menambahkan dan melengkapi. Ini juga positif.

 

Ketiga. Tidak relevan ❌

 

Sering, di bawah status kita ada saja komentar yang tak relevan. Gak nyambung dengan topik kita. Yang begitu biarkan saja gak usah ditanggapi. Mereka adalah para penggembira yang memperbanyak komentar di bawah walaupun gak nyambung. Biasanya akan ada komentar dari yang lain yang mempersoalkannya. Misalnya: “Ngomong apa woooyy …” “Mau kmana wooyy…” “Ini ngomongin apa, komentarnya kemana,” “bangun woooyy …” 😄

 

Keempat. Respon negatif ❌

 

Tulisan kita tak menyebut orang atau tak merugikan orang, tapi ada saja yang merespon negatif bahkan sentimen, mengkritik dan menyerang kita. Ini masalahnya di orang itu, bukan di kita. Dia orang bermasalah dan masalahnya diekspresikan pada komentarnya di bawah sadar. Pada yang begini, mau dijawab silahkan, tapi kita jadi capek dan tidak bermanfaat. Bagusnya abaikan saja. Bila kita panas oleh respon negatifnya, berarti kita belum siap menghadapi ragam karakter orang.

 

Kelima. Tersindir 😊

 

Ini sama dengan yang keempat, tulisan kita tak menyebut orang atau tak merugikan orang. Kalau pun kritik, sindiran atau satire isinya umum, tak menyebut nama. Tapi ada orang tersindir, berkata negatif, atau marah. Nah ini, ibarat maling yang mengakui sendiri. Dia gak dituduh tapi marah. Tanpa sadar, dia sedang mengakuinya. Mungkin bukan pelakunya tapi bagiannya atau kelompoknya. Pada yang begini, senyumin saja sambil ngopdud 😊☕🚬

 

Keenam. Ngeyel 😡🥵

 

Ada orang tipe ngeyel. Dijawab gak mau terima, dijelaskan tapi ngeyel. Dia ingin berdebat panjang. Orang ngomongnya dikit, dia panjang lebar menunjukkan kekesalannya. Dia ingin dia sendiri yang benar. Tipe begini abaikan saja, jangan direspon, jangan buang-buang waktu dan energi. Dalam hidup ini, banyak pertanyaan yang tak perlu dijawab. Hindari perdebatan yang tak perlu. Diantara ciri orang yang bertakwa adalah menghindari perkataan yang tidak berguna. Nabi SAW menjanjikan pahala bagi yang mampu menghindari perdebatan yang tak perlu dengan rumah di surga.***

 

Media sosial bisa jadi ruang belajar, melatih mental dan mendewasakan diri. Selamat bermedsosan yang sehat brader. Jangan lupa ngopi 😊☕🚬

 

Moeflich Hasbullah, Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik! Replika Ka’bah Dibawa Keliling Kota Sukabumi

    Unik! Replika Ka’bah Dibawa Keliling Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Perayaan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah disambut meriah warga Kota Sukabumi. Masyarakat dan Pemerintah Daerah melaksanakan pawai tarhib Muharram keliling kota, Sabtu (30/7/2022). untuk di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, masyarakat dari perwakilan tiap-tiap kecamatan dan instansi pemerintahan berkumpul dan melaksanakan apel pagi. Pawai tarhib Muharram itu dibuka langsung Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Berbagai […]

  • Top! Lebih 1.500 Santri Ikuti Tes Wawancara Beasiswa Kemenag 2025

    Top! Lebih 1.500 Santri Ikuti Tes Wawancara Beasiswa Kemenag 2025

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta kanal31.com — Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) banjir peminat, termasuk dari kalangan santri. Lebih 1.500 santri ikut tahap wawancara seleksi penerima BIB 2025. Mereka ikut ambil bagian dalam BIB untuk katagori Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2025. Program yang sudah berjalan sejak 2005 ini terus dipertahankan sebagai komitmen Kementerian Agama […]

  • Bahagia Wisuda Ekspresi Komitmen Pengabdian pada Bangsa, Negara, Agama   

    Bahagia Wisuda Ekspresi Komitmen Pengabdian pada Bangsa, Negara, Agama  

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Mari tunjukkan kepada dunia bahwa alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung siap melakukan berbagai kebaikan untuk kemaslahatan masyarakat/umat, sebagai implementasi Islam rahmatan lil alamin. Seruan ini disampaikan oleh Rektor UIN Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. seusai melantik wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-102, yang digelar di Gedung Anwar Musaddad, Sabtu […]

  • Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    Perluas Wawasan Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Kuliah Bersama Praktisi Bank Muamalat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Upaya peningkatan wawasan dan pemahaman praktis mahasiswa terhadap dunia perbankan syariah terus dilakukan. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar “Kuliah Bersama Praktisi Bank Syariah” yang dilaksanakan di Bank Muamalat Indonesia KCP Buahbatu, Rabu (15/4/2026).   Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi ini […]

  • Gerakan Wakaf Pendidikan Islam, Solusi Hapus Kemiskinan Ekstrem

    Gerakan Wakaf Pendidikan Islam, Solusi Hapus Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Sekjen Kementerian Agama Kamaruddin Amin yakin gerakan wakaf produktif bisa menjadi solusi bagi peningkatan kesejahteraan dan upaya menghapus kemiskinan ekstrem. Hal ini ditegaskan Kamaruddin Amin saat Launching Gerakan Wakaf Pendidikan Islam di Jakarta, Sabtu (16/8/2025). Menurut Kamaruddin, wakaf yang selama ini lebih dikenal sebatas pembangunan masjid, sekolah, atau fasilitas ibadah, harus ditransformasi […]

  • Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Wacana Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, agar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dipimpin oleh seorang rektor perempuan terus mendapat respons dari kalangan sivitas akademika. Salah satu dukungan datang dari dosen Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Mochammad Alfan, M.A. Kepada Kanal31.com, Alfan menyatakan sepakat dengan gagasan […]

expand_less