Breaking News:
Beranda » BEWARA » Asyik! HMP Guru Honorer Bandung Cair

Asyik! HMP Guru Honorer Bandung Cair

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Kabar baik datang bagi para guru honorer di Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung memastikan pembayaran honorarium melalui skema Honorarium Peningkatan Mutu (HMP) mulai dicairkan pada Kamis, 30 April 2026, dengan nilai rapel hingga empat bulan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan pencairan tersebut ditargetkan masuk ke rekening masing-masing penerima sebelum pukul 15.00 WIB.

“Alhamdulillah untuk HMP sudah dicairkan. Ini dirapel empat bulan,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis 30 April 2026.

Ia menjelaskan, pencairan honorarium ini sempat tertunda karena harus melalui proses administrasi yang cukup panjang, termasuk penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang memerlukan persetujuan dari Gubernur Jawa Barat dan pemerintah pusat.

“Perwalnya ini prosesnya lumayan panjang. Harus mendapat persetujuan dari gubernur dan pemerintah pusat. Tapi sekarang sudah saya tanda tangani dan insyaallah cair hari ini,” jelasnya.

Selain pencairan HMP, Farhan mengaku telah menandatangani bantuan RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) untuk jenjang SD, SMP, hingga mahasiswa di Kota Bandung.

Bantuan tersebut diberikan kepada sekolah dengan syarat tegas, yakni tidak boleh ada praktik penahanan ijazah terhadap siswa. Pemkot Bandung akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggaran aturan tersebut.

“Kalau ada sekolah yang menahan ijazah, apalagi terbukti, maka bantuan RMP-nya akan dicabut. Kalau di sekolah negeri, kepala sekolahnya bisa langsung dicopot,” tegas Farhan.

Ia menyebutkan, total anggaran bantuan RMP tersebut mencapai hampir Rp5 miliar, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin akses pendidikan bagi masyarakat.

Terkait keberlanjutan kesejahteraan guru, Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung terus berupaya menjaga stabilitas tenaga pendidik, baik honorer maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja.

Namun demikian, ia mengakui terdapat tantangan dalam pengelolaan anggaran, terutama dalam menjaga proporsi belanja pegawai agar tetap sesuai ketentuan, yakni di bawah 30 persen dari total anggaran daerah.

“Kalau semuanya dijadikan PPPK, belanja pegawai bisa melonjak sampai 50 persen. Ini yang harus kita atur dengan baik,” katanya.

Pemkot Bandung saat ini tengah mengkaji berbagai skema untuk memastikan keberlanjutan penghasilan para guru ke depan, termasuk peluang peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN mulai tahun 2027.

“Kami sedang mencari kemungkinan agar ke depan tidak hanya mencegah pemberhentian, tapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan, termasuk TPP,” ujarnya.

Farhan menambahkan, upaya ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal daerah yang harus dilakukan secara hati-hati, agar kesejahteraan tenaga pendidik tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas anggaran

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangan untuk Penghiburan

    Perjuangan untuk Penghiburan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Barangkali, pada akhirnya, seluruh perjuangan manusia adalah perjuangan memenuhi penghiburan.   Kita bekerja, mencintai, membangun rumah, menulis puisi, menciptakan musik, berdoa, bermain, berlari, tertawa, dan memeluk satu sama lain. Di balik semua kesibukan itu, mungkin kita sedang berusaha meyakinkan diri: bahwa hidup ini tidak sia-sia.   Sebab kita hidup di sebuah dunia kecil […]

  • Awas Mafia Tanah Bebas Berkeliaran di Kabupaten Bandung, Kenapa?

    Awas Mafia Tanah Bebas Berkeliaran di Kabupaten Bandung, Kenapa?

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Gerakan Pemberantasan Mafia Tanah oleh Kementerian ATR/BPN bekerjasama dengan penegak hukum ternyata masih belum memberikan perlindungan optimal terhadap tanah-tanah masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung. Hal ini terbukti dengan adanya penerbitan sertipikat di atas lahan yang telah digarap, dimiliki dan dikuasai oleh pemilik lahan di Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, yang kasusnya saat […]

  • Manusia, Media, atau AI

    Manusia, Media, atau AI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Khoiruddin Muchtar, Dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    • 0Komentar

    Siapa Menulis Cerita Kemerdekaan Kita? BANDUNG, kanal31.com — Setiap bulan Agustus, ada satu pemandangan yang hampir selalu berulang: bendera merah putih menghiasi jalan, gang, kantor, sekolah, bahkan rumah-rumah, yang pemiliknya kadang lupa membayar iuran kebersihan. Begitu juga di media sosial, foto bendera bermunculan, video lomba makan kerupuk beredar, anak-anak berlari mengejar balon, orang-orang dewasa sibuk […]

  • Menag, Pesantren Pilar Peradaban Bangsa

    Menag, Pesantren Pilar Peradaban Bangsa

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com –Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut pondok pesantren sebagai lembaga yang telah mengabdikan diri untuk membangun peradaban bangsa selama berabad-abad lamanya. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Dialog Interaktif dan Podcast bersama Pro 3 Radio Republik Indonesia (RRI) secara virtual. Dialog ini membahas peran strategis Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama […]

  • 2 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Program Student Exchange di Universiti Utara Malaysia Selama Satu Semester

    2 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Program Student Exchange di Universiti Utara Malaysia Selama Satu Semester

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung Husnul Qodim, didampingi Ketua International Office (IO) Munir, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Undang Syaripudin, Ketua Jurusan Teknik Informatika, Dian Sa’adillah Maylawati, secara resmi melepas dua mahasiswa Program Student Exchange ke Universiti Utara Malaysia (UUM) untuk […]

  • Inilah Keistimewaan Al-Qashwa Kendaraan Rasul Saat Menyiarkan Islam

    Inilah Keistimewaan Al-Qashwa Kendaraan Rasul Saat Menyiarkan Islam

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Ketika kita mendengar nama Unta (الإبل), pikiran kita langsung tertuju ke jazirah Arab atau gurun pasir. Hewan berkaki empat ini merupakan salah satu hewan tunggangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hewan ini punya keistimewaan yang tidak dimiliki hewan lain di muka bumi. Karena keistimewaannya, Allah menyebutnya di dalam Al-Qur’an Surat Al-Ghasyiyah Ayat 17 yang artinya. “Maka tidakkah […]

expand_less