Breaking News:
Beranda » BEWARA » Koh Akiat, Sang Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

Koh Akiat, Sang Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM-Indonesia pernah memiliki sosok yang mengharumkan nama negara Indonesia pada kancah internasional di dunia layangan. Lei Fie Kiat atau yang lebih dikenal Koh Akiat adalah sang juara dunia dalam turnamen layangan.

 

Akiat menceritakan banyak kisah hidupnya semasa kecil hingga akhirnya berhasil menang dalam turnamen layangan dunia.

Awal kisah Akiat dimulai pada 1965 pada usia 10 tahun. Untuk mendapatkan uang jajan tambahan, Akiat membuat dan menjual layang-layang di daerah Kiaracondong sembari melihat orang-orang bermain layangan.

Menjual layang-layang masih terus dilakukan dan menyambi menjadi pelayan toko pada 1974. Pada 1986 Akiat akhirnya mengontrak sebuah rumah di Gang Sereh Nomor 3, Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, dan membuka toko layang-layang.

Di Gang Sereh, Akiat tak hanya berjualan layangan. Akiat pun ikut bermain dengan warga sekitar dan mempelajari teknik bermain layangan sehingga membuat Akiat jatuh cinta dengan layang-layang dan makin mempelajari lebih dalam tentang layangan.

Koh Akiat merintis karir dimulai dari mengikuti lomba-lomba Agustusan. Kemudian berlanjut dan menjadi sering mengikuti lomba-lomba yang diadakan di Jakarta karena ketika itu perlombaan layang-layang di Bandung masih jarang diadakan.

Pada sebuah perlombaan layangan pada 1995, Akiat memikat Presiden Klub Layang-Layang Internasional, Ludovic Petit, dengan kehebatannya.

Mereka pun bertemu dan berbincang-bincang sehingga Ludovic Petit mengundang Akiat mengikuti lomba layang-layang dunia di Prancis pada 1998.

Perihal tawaran tersebut, Akiat masih ragu lantaran panitia hanya menyiapkan biaya tiket dan akomodasi untuk satu orang saja. Sementara Akiat ingin istrinya ikut menemani karena beliau tidak bisa berbahasa Inggris.

“Saya tidak bisa bahasa inggris, jadi harus ditemani istri. Istri saya bisa bahasa Inggris,” ungkap Akiat.

Latihan yang dilalui Akiat saat itu tidaklah sederhana. Akiat menggayuh sepeda di pagi hari dari Maribaya sampai ke Lembang.

Sorenya, berlatih main layangan. Pada malam hari berenang dua kali dalam seminggu. Jumat-Mingggu di sore hari berlari ke hutan atau gunung. Kadang-kadang fitnes juga.

“Menurut saya, orang di sini menganggap main layangan itu mainan anak kecil. Padahal itu kan bisa mengasah otak kanan dan kiri juga. Mainnya juga pakai feeling dan harus paham teorinya,” tutur Akiat.

Beberapa pencapaian kejuaraan dunia Akiat antara lain:

1. Juara I di kejuaran dunia layang-layang di Kota Dieppe – Prancis (1998)

2. Juara I di kejuaraan layang-layang internasional di Koat Saclay – Prancis

3. Juara I di kejuaraan layang-layang Eropa di Kota Pyneneens – Prancis (sebagai tamu kehormatan) (2000)

4. Juara III di Kejuaraan Layang-Layang Dunia di Kota Dieppe – Prancis (2002)

5. Juara I di Kejuaraan Layang-Layang Dunia di Kota Dieppe – Prancis (2004)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lompatan Luar Biasa! Mahasiswa FAH UIN Bandung Sukses Publish 70 Artikel Ilmiah

    Lompatan Luar Biasa! Mahasiswa FAH UIN Bandung Sukses Publish 70 Artikel Ilmiah

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Iklim akademik di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung tengah berada dalam tren positif yang luar biasa. Di bawah komando Wakil Dekan III, Dr. Dadan Firdaus, M.Ag., kemampuan mahasiswa dalam menembus ruang publikasi ilmiah terus dipacu sebagai fondasi utama membangun reputasi akademis dan profesional di masa depan. Upaya […]

  • Nadiem Makarim, Tumbal Politik Kekuasaan? 

    Nadiem Makarim, Tumbal Politik Kekuasaan? 

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • 0Komentar

    GARUT kanal31.com — Nama Nadiem Makarim belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena inovasi pendidikan. Bukan karena Merdeka Belajar. Bukan karena transformasi digital sekolah. Tetapi karena pusaran isu hukum, tekanan opini, dan berbagai narasi yang terus menggiring publik untuk melihatnya sebagai pihak yang harus dipersalahkan. 🔥⚖️   Dan di titik itulah, akal sehat rakyat mulai […]

  • Londo Ireng: Sejarah, Makna dan Refleksi

    Londo Ireng: Sejarah, Makna dan Refleksi

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Istilah Londo Ireng sedang ramai setelah dipakai dalam pidato Presiden Prabowo, sehingga maknanya kembali diperdebatkan. Tetapi kalau kita pisahkan antara sejarah dan retorika politik, gambarnya menjadi jauh lebih jernih. Secara historis, siapa sebenarnya Londo Ireng? Awalnya, Londo Ireng bukan sebutan untuk orang Indonesia yang berkhianat. Istilah ini berasal dari bahasa Jawa: Londo adalah […]

  • Sebanyak 103 Mahasiswa Lulus Sidang Munaqosah, 48 Pilih Skema Artikel Jurnal

    Sebanyak 103 Mahasiswa Lulus Sidang Munaqosah, 48 Pilih Skema Artikel Jurnal

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Di awal tahun 2025, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berhasil meluluskan 103 mahasiswa pada Sidang Munaqosah yang digelar pada 20 Februari 2025. Sebanyak 48 di antaranya merampungkan tugas akhir dengan skema artikel jurnal, terdiri dari mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) 17 dan Sastra Inggris (SI) 31. […]

  • Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG – Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar pembekalan praktikum kewirausahaan bagi mahasiswa semester 5 yang berlangsung di Aula FEBI. Dengan menghadirkan dua narasumber dari Tim OK OCE Indonesia: Hilman Gazali, Manajer Kerjasama Pendidikan; Abba Zubair Al-Awwam Direktur Kerjasama Pendidikan yang membahas tentang “Kewirausahaan Digital: […]

  • Pelantikan Pengurus DKM Mukhlishiina Lahuddin Periode 2025–2030: Lanjutkan Tradisi, Perkuat Inovasi

    Pelantikan Pengurus DKM Mukhlishiina Lahuddin Periode 2025–2030: Lanjutkan Tradisi, Perkuat Inovasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mukhlishiina Lahuddin, yang berlokasi di Komplek Permata Biru, RW 024, Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, resmi melantik pengurus baru untuk periode 2025–2030, Ahad (2/11/2025). Pelantikan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai tonggak baru dalam upaya memakmurkan masjid serta memperkuat pembinaan jamaah. Dalam sambutannya, Ketua DKM periode 2020–2025, […]

expand_less