Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Akuntansi Syariah UIN Bandung Gandeng Industri dan Regulator untuk Penguatan Kurikulum

Akuntansi Syariah UIN Bandung Gandeng Industri dan Regulator untuk Penguatan Kurikulum

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Perubahan cepat di sektor keuangan syariah menuntut perguruan tinggi untuk terus memperbarui kurikulum agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

 

Sebagai bagian dari upaya memperkuat capaian Akreditasi Internasional dan Akreditasi Unggul, lembaga sertifikasi internasional seperti International Boards of Standards (IBS), Google Certified Associate Cloud Engineer (ACE), Sertifikasi profesional bidang teknologi awan (cloud), Microsoft Office Specialist (MOS), Microsoft Certified Educator (MCE), yang diraih oleh mahasiswa, Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Focus Group Discussion (FGD) Review Visi, Misi, Kurikulum, dan Peningkatan Program Kerja dengan melibatkan regulator, industri, akademisi, alumni, dan mahasiswa.

 

Dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Arif Mahendra Putra dari Bank Syariah Nasional (BSN), Eneng Nia dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk, Friska Magdalena dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dr. Ramadhani Irma Tripalupi, S.E., M.M., alumni Chefi Abdul Latif, serta Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilham Abdullah.

 

Ketua Jurusan Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, M.Ag., CPRM., ACCA., CFA., CPA., didampingi Sekretaris Program Studi Fithri Dzikrayah, S.E., M.E., menjelaskan bahwa FGD ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri keuangan syariah yang semakin dinamis.

 

Menurutnya, proses penyempurnaan kurikulum dilakukan secara berkelanjutan melalui tiga kali FGD. “Seluruh rangkaian FDG menjadi ruang strategis untuk menghimpun berbagai masukan terkait penguatan visi, misi, kurikulum, dan program kerja Prodi Akuntansi Syariah,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

 

Mia menegaskan bahwa penyesuaian kurikulum menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja. Oleh karena itu, sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri harus terus diperkuat.

 

“Program ini dilaksanakan sebagai upaya link and match antara universitas dengan dunia usaha dan dunia industri. Kita harus adaptif dan selalu up to date dalam mempersiapkan lulusan sesuai kebutuhan pasar kerja,” paparnya.

 

Kurikulum yang relevan menjadi kunci dalam menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan zaman. Oleh karena itu, pembaruan kurikulum harus dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri.

 

“Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang relevan dengan zamannya. Karena itu, pembaruan harus terus dilakukan,” paparnya.

 

Prodi Akuntansi Syariah memiliki tiga misi utama, yaitu menghasilkan lulusan dengan kompetensi kuat di bidang ekonomi dan bisnis syariah, mencetak lulusan yang mampu menjadi penggerak ekonomi, serta menyiapkan lulusan yang siap menjadi pelaku utama dalam dunia ekonomi dan bisnis.

 

“FGD ini merupakan bagian dari hilirisasi tiga misi tersebut. Harapannya, kita dapat merumuskan penguatan kurikulum dan desain lulusan FEBI secara tepat, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masa depan,” jelasnya.

 

Dengan adanya pelaksanaan FGD yang melibatkan regulator, industri, akademisi, alumni, dan mahasiswa, Prodi Akuntansi Syariah FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

 

“Prodi Akuntansi Syariah berkomitmen untuk terus meng-upgrade diri dan beradaptasi dengan dinamika persaingan kerja. Lulusan harus memiliki value yang menjadikannya unggul. Proses ini memang tidak mudah, baik bagi dosen, mahasiswa, maupun lembaga, tetapi menjadi keharusan demi mewujudkan ketangguhan SDM masa depan,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertautan Holistik

    Pertautan Holistik

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Saudaraku, di tengah konflik geopolitik yang mengancam masa depan umat manusia, bangsa-bangsa perlu kembali belajar ilmu kebijaksanaan: ilmu saling mengasihi dan memberi, bukan saling memusuhi dan merampas. Sadarilah, masa depan Barat terbit di Timur. Banyak kebijaksanaan yang kini dicari dunia—keselarasan dengan alam, keseimbangan batin, kesadaran spiritual—telah lama berakar dalam tradisi Timur. Ketika peradaban […]

  • 7 σημάδια, 1 Ελλάδα, ατελείωτο vibe

    7 σημάδια, 1 Ελλάδα, ατελείωτο vibe

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

  • Karier Akademik, Konferensi dan Pengalaman Luar Negeri

    Karier Akademik, Konferensi dan Pengalaman Luar Negeri

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Pengalaman luar negeri sangat berharga untuk karier akademik mahasiswa. Pengalaman luar negeri yang dimaksud di sini adalah tergabung di dalam agenda (ilmiah) komunitas global. Pengalaman luar negeri dalam pengertian di atas akan menjadi pengakuan (recognition) pihak kampus. Sekaligus menjadi portofolio pengembangan diri yang pasti bermanfaat di masa depan. Itu sebabnya, mengapa pengalaman luar negeri […]

  • Vstopi v svet Bdm Bet — igre brez meja

    Vstopi v svet Bdm Bet — igre brez meja

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

  • Sa’ad bin Abi Waqqash, Sang Pembuka Gerbang Persia

    Sa’ad bin Abi Waqqash, Sang Pembuka Gerbang Persia

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Tulisan ke-28 Edisi Ramadan. Kisah sahabat kali ini, tentang komandan perang yang cerdas. Dalam keadaan sakit ia memimpin perang untuk menaklukkan imperium raksasa. Dialah sang pembuka gerbang Persia. Nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Sejarah kadang punya cara unik menertawakan manusia. Di satu sisi, banyak tokoh modern sibuk mengukur kehebatan lewat jumlah […]

  • Lanjutkan Dukungan Kemerdekaan Palestina, Rektor UIN Jakarta Apresiasi Presiden Prabowo

    Lanjutkan Dukungan Kemerdekaan Palestina, Rektor UIN Jakarta Apresiasi Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dukungan bagi perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam pidato perdananya di Sidang Paripurna Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus konsisten mendukung rakyat Palestina yang masih mengalami penindasan dan ketidakadilan. “Sebagai […]

expand_less