Breaking News:
Beranda » BEWARA » Terkuak, AGPAI Akui Tarik Biaya PPG dari Rp5 Juta jadi Rp6 Juta

Terkuak, AGPAI Akui Tarik Biaya PPG dari Rp5 Juta jadi Rp6 Juta

  • account_circle Jun
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanal31.com– Teka-teki soal biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari Rp.5 juta rupiah menjadi Rp6 juta mulai menemui titik terang. Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Kabupaten Ciamis melalui ketuanya Angga Yogantara mengakui bahwa penambahan biaya PPG tersebut dilakukan oleh organisasi yang dia pimpin.

Angga beralasan, penambahan biaya PPG yang ditetapkan Sekjen Kemenag itu dilakukan berdasarkan hasil rapat pengurus AGPAI bersama para guru yang kala itu mau mengikuti PPG.

Angga menjelaskan, kelebihan biaya Rp1 juta itu disimpan di Unit Pengumpul Zakan (UPZ) AGPAI. Kelebihan itu dimaksudkan untuk biaya operasional guru peserta PPG dari Ciamis yang selanjutnya harus mengikuti pendidikan secara tatap muka di UIN Bandung. Tak hanya itu, penambahan biaya pun sudah disepakati para guru dibuktikan dengan pernyataan di atas materai dari para guru bahwa kelebihan itu dibayarkan secara sukarela tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

” Para guru suda sepakat dan secara sukarela bersedia membayar Rp6 juta dan menandatangani surat pernyataan di atas materai. Jadi kami heran kalau saat ini tiba-tiba ada yang mempersoalkannya.

Sebelumnya, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung memberikan klarifikasi terkait biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2024. Klarifikasi tersebut disampaikan Penanggungjawab Bidang Keuangan PPG yang juga merupakan Wakil Dekan II FTK UIN Bandung Dr. Hariman Surya Siregar,M.A menanggapi berita sebelumnya yang menyebut peserta PPG dari Kabupaten Ciamis harus membayar RP. 6 juta untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ditemui di ruang kerjanya di Kampus 2 UIN Jl.Soekarno-Hatta, Bandung Rabu (30/10/2024) Hariman menegaskan Biaya PPG ditetapkan berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama nomor 56 tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan pada Kementerian Agama Tahun Anggaran 2024. Di BAB IV tentang Pembiayaan poin A aliena 2, tertulis Biaya PPG dalam Jabatan tahun 2024 GK-1 dan GK-2 sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah).

Lebih lanjut Hariman menjelaskan, tahapan kegiatan PPG menurut Hariman telah disosialisasikan melalui bidang PAI kanwil Kemenag Jawa barat dan Kasi PAI Kabupaten kota oleh direktorat PAI kemenag pusat melalui surat edaran tentang rekrutmen dan petunjuk pelaksanaan PPG tahun 2024. “Alhamdulillah, saya yakin tersosialisasikan dengan baik, malah peserta dari Kabupaten Bandung, semua biaya ditanggung Pemda setempat,” jelasnya.

Ditanya tentang peserta PPG dari Kabupaten Ciamis yang terlanjur membayar Rp.6 juta, Hariman menjelaskan pihaknya telah bertemu dengan Kabid Pendidikan Agama Islam (Kabid PAI) Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat. Dalam pertemuan tersebut menurut Hariman, Pak Kabid berjanji akan menelusurinya terlebih dahulu untuk mengetahui duduk masalahnya.

“Kalau dari pihak UIN, kami hanya menerima peserta yang sudah lulus seleksi dari pihak pusat untuk selanjutnya menjadi tanggungjawab kami menjalani program PPG. Sedangkan biaya langsung ditransfer Pemda masing-masing ke rekening Rektor,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hariman meminta kanal31.com meralat berita sebelumnya yang menulis Penanggungjawab Keuangan PPG terkesan menutupi perihal ada peserta yang diminta membayar lebih yakni sebesar Rp.6 juta agar diralat. “Tiga hari kemarin, kami sedang dalam kegiatan visitasi asesor Akreditasi Program PPG. Jadi bukan menutupi, memang kami lagi sibuk, belum sempat membalas wa tapi pas mau menjelaskan beritanya sudah naik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Ciamis H. Asep Lukman Hakim, S.Ag., M.Si dihubungi via aplikasi WhatsApp mengaku tidak tahu terkait besaran biaya Rp.6 juta. “Terkait besaran biaya saya tidak tahu, peran kemenag hanya menyampaikan informasi, untuk konfirmasi mangga bisa ditanya langsung ke yang bersangkutan,” tulisannya.

ketika ditanya terkait siapa dimaksud yang bersangkutan, dia hanya menulis “Taroskeun kanu nyungkeun biayana.”

Hingga berita ini ditulis, kanal31.com belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Baznas Ciamis. Di berita sebelumnya menyebutkan sejumlah peserta mengaku menyetor langsung biaya Rp.6 juta ke rekening Baznas Kabupaten Ciamis.

Terkait hal ini, seorang pejabat Baznas menulis, “Harus nanya langsung ke Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam atau AGPAI,” tulisnya.

Sedangkan Katua AGPAI menolak memberikan penjelasan lewat telepon sembari meminta kanal31.com untuk menemuinya langsung. “Manawi bade silaturahmi ka ciamis…ngopdar….ya cuang tabayun..pados raoseun pami nyarios di daratmah,” tulisnya.

Bahkan dia menulis, “Kumaha pami abdi nu nepangan sakantenan rerencangan sadaya oge hoyong silaturrahmi. Insyaallah sadaya aya 410 hayang tepang sareng akang..margi nu ku akang diserat nangtoskeun nasib rekan diciamis insyaalloh hadir sadaya,” tulisnya lagi.

Atas ajakan itu, kanal31.com menawarkan bersedia menemui di UIN Bandung, bahkan menawarkan untuk memfasilitasi peminjaman ruangannya. Namun tawaran itu tidak dibalas lagi.[n***n]

  • Penulis: Jun

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa FAH UIN SGD Boleh Aktif Berorganisasi, asal Lulus Kuliah Tepat Waktu

    Mahasiswa FAH UIN SGD Boleh Aktif Berorganisasi, asal Lulus Kuliah Tepat Waktu

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum mendoakan semua alumninya semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam meraih kehidupan yang sukses dan bahagia. “Lancar mendapatkan pekerjaan, lancar melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, dan lancar membangun rumah tangga bagi yang akan melansungkan pernikahan,” tutur […]

  • 5 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang Diakui Unesco

    5 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang Diakui Unesco

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL.31.COM-Beragam warisan budaya tak benda Indonesia telah berhasil diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia. UNESCO sendiri mensponsori berbagai proyek mulai dari proyek sejarah daerah, program baca-tulis, hingga kerja sama warisan budaya. Nah, berikut, Viva rangkumkan dari lansiran berbagai sumber mengenai deretan warisan budaya tak benda yang asli berasal dari Indonesia telah diakui UNESCO. 1. Pantun […]

  • Lomba Kicau Burung Bantu Gerakkan Ekonomi Mikro Jakarta

    Lomba Kicau Burung Bantu Gerakkan Ekonomi Mikro Jakarta

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menghadiri lomba kicau burung pra piala Gubernur DKI Jakarta di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Ahad (07/08/2022). Dia mengatakan, penyelenggaraan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) itu tidak hanya menjadi wadah bagi para penggemar burung kicau. “Saya senang sekali komunitas (kicau mania) ini tumbuh berkembang dan kita […]

  • Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tantan Sulthon Bukhawan, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Terpilihnya Tantan menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kiprah alumni UIN Bandung dalam dunia jurnalistik dan kehidupan publik. Tantan Sulthon Bukhawan merupakan alumni KPI UIN […]

  • Resonansi Sa’i

    Resonansi Sa’i

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tatang Astarudin, Pengasuh Pesantren Universal Al-Islamy Kota Bandung
    • 0Komentar

    MAKKAH kanal31.com — Di antara Shafa dan Marwah, jamaah haji dan umroh berjalan. Kadang melangkah tenang, kadang berlari kecil. Gerak itu sederhana, jaraknya tidak panjang, tetapi maknanya melampaui dimensi ruang dan waktu. Sa‘i bukan sekadar perpindahan fisik dari satu bukit ke bukit lain. Namun ia adalah ajaran tentang teologi ikhtiar— bahwa hidup harus terus bergerak, doa […]

  • Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag. mengaku tidak terlalu cemas pada alumninya menjadi pengangguran alias tidak punya kegiatan, meski Badan Pusat Statistik (BPS) merasa miris dengan maraknya pengangguran di kalangan Generasi Z, hampir mencapai angka 10 juta, hingga menjadi ancaman serius […]

expand_less