Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Siapa Membanderol Biaya PPG Jadi Rp.6 Juta ?

Siapa Membanderol Biaya PPG Jadi Rp.6 Juta ?

  • account_circle Jun
  • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
  • comment 0 komentar

FTK UIN BANDUNG BUKA SUARA

kanal31.com – FAKULTAS Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung memberikan klarifikasi terkait biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2024. Klarifikasi tersebut disampaikan Penanggungjawab Bidang Keuangan PPG yang juga merupakan Wakil Dekan II FTK UIN Bandung Dr. Hariman Surya Siregar,M.A menanggapi berita sebelumnya yang menyebut peserta PPG dari Kabupaten Ciamis harus membayar RP. 6 juta untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ditemui di ruang kerjanya di Kampus 2 UIN Jl.Soekarno-Hatta, Bandung Rabu (30/10/2024) Hariman menegaskan Biaya PPG ditetapkan berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama nomor 56 tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan pada Kementerian Agama Tahun Anggaran 2024. Di BAB IV tentang Pembiayaan poin A aliena 2, tertulis Biaya PPG dalam Jabatan tahun 2024 GK-1 dan GK-2 sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah).

Lebih lanjut Hariman menjelaskan, tahapan kegiatan PPG menurut Hariman telah disosialisasikan melalui bidang PAI kanwil Kemenag Jawa barat dan Kasi PAI Kabupaten kota oleh direktorat PAI kemenag pusat melalui surat edaran tentang rekrutmen dan petunjuk pelaksanaan PPG tahun 2024. “Alhamdulillah, saya yakin tersosialisasikan dengan baik, malah peserta dari Kabupaten Bandung, semua biaya ditanggung Pemda setempat,” jelasnya.

Ditanya tentang peserta PPG dari Kabupaten Ciamis yang terlanjur membayar Rp.6 juta, Hariman menjelaskan pihaknya telah bertemu dengan Kabid Pendidikan Agama Islam (Kabid PAI) Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat. Dalam pertemuan tersebut menurut Hariman, Pak Kabid berjanji akan menelusurinya terlebih dahulu untuk mengetahui duduk masalahnya.

“Kalau dari pihak UIN, kami hanya menerima peserta yang sudah lulus seleksi dari pihak pusat untuk selanjutnya menjadi tanggungjawab kami menjalani program PPG. Sedangkan biayanya langsung ditransfer Pemda masing-masing ke rekening Rektor,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hariman meminta kanal31.com meralat berita sebelumnya yang menulis Penanggungjawab Keuangan PPG terkesan menutupi perihal ada peserta yang diminta membayar lebih yakni sebesar Rp.6 juta agar diralat. “Tiga hari kemarin, kami sedang dalam kegiatan visitasi asesor Akreditasi Program PPG. Jadi bukan menutupi, memang kami lagi sibuk, belum sempat membalas wa tapi pas mau menjelaskan beritanya sudah naik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Ciamis H. Asep Lukman Hakim, S.Ag., M.Si dihubungi via aplikasi WhatsApp mengaku tidak tahu terkait besaran biaya Rp.6 juta. “Terkait besaran biaya saya tidak tahu, peran kemenag hanya menyampaikan informasi, untuk konfirmasi mangga bisa ditanya langsung ke yang bersangkutan,” tulisannya.

ketika ditanya terkait siapa dimaksud yang bersangkutan, dia hanya menulis “Taroskeun kanu nyungkeun biayana.”

Hingga berita ini ditulis, kanal31.com belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Baznas Ciamis. Di berita sebelumnya menyebutkan sejumlah peserta mengaku menyetor langsung biaya Rp.6 juta ke rekening Baznas Kabupaten Ciamis.

Terkait hal ini, seorang pejabat Baznas menulis, “Harus nanya langsung ke Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam atau AGPAI,” tulisnya.

Sedangkan Ketua AGPAI menolak memberikan penjelasan lewat telepon sembari meminta kanal31.com untuk menemuinya langsung. “Manawi bade silaturahmi ka ciamis…ngopdar….ya cuang tabayun..pados raoseun pami nyarios di daratmah,” tulisnya.

Bahkan dia menulis, “Kumaha pami abdi nu nepangan sakantenan rerencangan sadaya oge hoyong silaturrahmi. Insyaallah sadaya aya 410 hayang tepang sareng akang..margi nu ku akang diserat nangtoskeun nasib rekan di Ciamis insyaalloh hadir sadaya,” tulisnya lagi.

Atas ajakan itu, kanal31.com menawarkan bersedia menemui di UIN Bandung, bahkan menawarkan untuk memfasilitasi peminjaman ruangannya. Namun tawaran itu tidak dibalas lagi.[n***n]

  • Penulis: Jun

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk Kenali Andi Ariani Hidayat, Penyuluh Agama Asal Sulbar Atasi Konflik Bernuansa Agama

    Yuk Kenali Andi Ariani Hidayat, Penyuluh Agama Asal Sulbar Atasi Konflik Bernuansa Agama

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Manado) — Penyuluh Agama Islam KUA Sesenapadang, Mamasa, Sulawesi Barat, Andi Ariani Hidayat, membagikan pengalamannya menangani konflik sosial berdimensi agama yang dipicu oleh perebutan jenazah mualaf. Konflik ini terjadi antara keluarga Muslim dan Kristen yang sama-sama ingin melakukan pengurusan jenazah sesuai keyakinan masing-masing. “Salah satu kasus yang sering terjadi di wilayah kami, Mamasa, adalah […]

  • Menag: Alumni UIN Jakarta Kembangkan Pemikiran Islam Modern dan Inklusif

    Menag: Alumni UIN Jakarta Kembangkan Pemikiran Islam Modern dan Inklusif

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN KANAL31.COM — Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyerukan peran penting alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mengembangkan pemikiran Islam yang inklusif dan damai. Seruan ini disampaikan dalam Reuni Akbar dan Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Ikatan Alumni UIN (IKALUIN) Jakarta, yang berlangsung di Gedung Alumni Center, Tangerang Selatan, Sabtu (18/1/2025). Menag […]

  • Menanam Cinta, Menjaga Alam: Bakti Desa 2026 MKS UIN Bandung Berbasis Kurikulum Ekoteologi di Indragiri

    Menanam Cinta, Menjaga Alam: Bakti Desa 2026 MKS UIN Bandung Berbasis Kurikulum Ekoteologi di Indragiri

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menyelenggarakan kegiatan Bakti Desa 2026 di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada 11–19 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan program tahunan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Keuangan Syariah sebagai wujud implementasi Tri Dharma […]

  • Delegasi UIN Bandung Gaungkan Inovasi dalam INCOILS V dan Forum Direktur Pascasarjana se-Indonesia

    Delegasi UIN Bandung Gaungkan Inovasi dalam INCOILS V dan Forum Direktur Pascasarjana se-Indonesia

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, kanal31.com — Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama Forum Direktur Pascasarjana (FODIPAS) PTKIN se-Indonesia menyelenggarakan International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS) V pada 21–23 November 2025 bertempat di Grand Rohan Jogja Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh para Direktur, Wakil Direktur, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta akademisi Pascasarjana dari seluruh Indonesia. Hadir pula […]

  • Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Peringkat I Kinerja Publikasi Sinta

    Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Peringkat I Kinerja Publikasi Sinta

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-MALANG- Program Studi (prodi) Ilmu Pemerintahan (IP) Universitas Muhammadiyah Malang berhasil meraih peringkat pertama terkait kinerja publikasi untuk kategori strata satu bidang ilmu pemerintahan 2022. Hasil itu didapat berdasarkan pemeringkatan Science and Technology Index (Sinta) yang memberikan nilai tertinggi yakni Score Overall: 3.542 dan SINTA Score 3Yr: 2.441. Sinta merupakan laman atau portal ilmiah daring […]

  • Kelana Filsafat di Belantara Sains

    Kelana Filsafat di Belantara Sains

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — “Filsafat adalah seni bertanya yang membuka, bukan ilmu yang menutup perkara.” (Anonimous) Filsafat tidak lahir dari kepastian, melainkan hadir dari kegelisahan. Ia tidak tumbuh di taman jawaban, tapi bersemi di belantara pertanyaan. Maka filsafat bukan menutup perkara seumpama palu hakim di ruang sidang. Ia justru membuka tabir yang menutupi kenyataan, membuka lapisan-lapisan […]

expand_less