Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Guru dan Anggota DPR 

Guru dan Anggota DPR 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Kalau cari kekayaan jangan jadi guru, jadi pedagang saja. Kalau cari kekayaan jangan jadi anggota DPR, jadi pengusaha saja!!

 

Jadi guru itu berdedikasi untuk mendidik masyarakat, jadi anggota DPR untuk berpolitik mewakili dan membawa suara rakyat. Keduanya pekerjaan mulia dan keduanya digaji, jangan khawatir, tapi mencari kekayaan jadi salah niat.

 

Dalam segala hal, salah niat akan salah orientasi, salah fokus, dan salah tujuan. Akhirnya, pekerjaan tak berhasil, amanat tak terlaksana, alias gagal.

 

Salah niat, tanpa terasa, seperti sepele, itu diantara sebab gagalnya guru dan pendidikan, juga sebab gagalnya anggota DPR dan politik perwakilan. Rakyat jadi merasa tak terwakili karena anggota DPR mikirnya kekayaan bukan perjuangan menggolkan suara rakyat.

 

Orang yang sukses yang niat dan pekerjaannya tak sesuai tugasnya, bukanlah sukses atau tak disebut sukses. Maka, guru yang kaya dari tugasnya sebagai guru, itu aneh dan menyimpang. Itu bukanlah guru yang sukses. Anggota DPR yang kaya dari tugasnya sebagai anggota DPR, sama, itu aneh dan menyimpang. Itu bukanlah anggota DPR yang sukses.

 

Ukuran kesuksesan guru dan anggota DPR itu jelas: Kesuksesan guru adalah keberhasilannya dalam mendidik murid-muridnya, kesuksesan anggota DPR adalah keberhasilannya suara rakyat didengar oleh pemerintah dan gol dalam keputusan-keputusan di DPR.

 

Begitupun semua pekerjaan yang lain. Niat akan menentukan hasil. Para sahabat hijrah ke Madinah bersama Nabi, yang niatnya taat pada Nabi akan berbuah surga, yang niatnya mencari istri di Madinah, hanya akan mendapat istri.

 

Niat, seperti sepele, tapi itu ajaran agama yang penting dalam menjalani hidup. Dalam semua pekerjaan, mari pasangkan niat yang benar. Yang awalnya salah niat, mari luruskan, mumpung masih ada waktu.

Moeflich Hasbullah, Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Pastikan Layanan Jemaah di Arab Saudi Sudah Siap!

    Kemenag Pastikan Layanan Jemaah di Arab Saudi Sudah Siap!

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Jemaah haji Indonesia akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025 dan terbang ke Arab Saudi sehari setelahnya. Kementerian Agama memastikan layanan bagi jemaah haji Indonesia selama di Tanah Suci sudah siap. “Sejauh ini kesiapan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya di Arab Saudi, sudah siap. Sesuai arahan Menteri Agama, kita berupaya mempersiapkannya secara […]

  • Idealis dan Pesimis

    Idealis dan Pesimis

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Secara umum, idealis itu karakternya mahasiswa, aktivis, pemikir, pejuang dan ulama. Idealis kita sederhanakan, mereka yang ingin dunia ini bener. Itu saja. Tapi kata guru saya, orang idealis itu tidak ideal. Idealis yang bener adalah yang realistis tapi bertindak tepat. Bener juga ya?   Karena politik itu dunia pragmatis dan tempatnya transaksi kepentingan […]

  • Diawasi Kemenag, AGPAI Kembalikan Uang Lebih PPG

    Diawasi Kemenag, AGPAI Kembalikan Uang Lebih PPG

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    kanal31.com-Kabar baik untuk peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) asal Kabupaten Ciamis. Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) yang sebelumnya telah menarik biaya Rp6 juta padahal biaya sebenarnya cuma Rp5 juta memutuskan mengembalikan Rp1 juta kepada para guru. Kepastian itu diperoleh kanal31.com melalui Kepala Kantor Kemenag Ciamis H.Asep Lukman Hakim M.Si, Jumat (09/11/2024). “Tos ngawitan kang […]

  • Saatnya Ngaluma di Ujungberung: Ngabuburit Penuh Makna Bersama Warga

    Saatnya Ngaluma di Ujungberung: Ngabuburit Penuh Makna Bersama Warga

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com –Suasana Ramadhan di Kecamatan Ujungberung semakin semarak dengan hadirnya kegiatan Ngaluma (Ngabuburit, Dahlia, dan Luma) yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Ujungberung. Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan inspiratif seperti podcast interaktif, tausiyah, dan pembagian takjil, yang bertujuan untuk memberikan hiburan sekaligus edukasi bagi masyarakat yang menunggu waktu berbuka puasa. Acara ngabuburit ini dibuka dengan […]

  • Belajar dari Nietzsche

    Belajar dari Nietzsche

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    “Jika ingin berjuang untuk kedamaian jiwa dan kebahagiaan, percayalah! Jika ingin menjadi pengikut kebenaran, bertanyalah!” (F. Nietzsche)   BANDUNG kanala31.com — Saya kira, pernyataan Nietzsche di atas bukanlah kalimat untuk memberi kepastian, tetapi mungkin dimaksudkan untuk mengguncang alas tempat kita berdiri.   Jika kita menilik, kalimat itu bukanlah kalimat perintah; ia lebih menyerupai bisikan yang […]

  • Sisa Harapan

    Sisa Harapan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    Pada akhirnya harapan tak pernah datang sebagai mentari.   Ia lebih sering tiba sebagai bara yang nyaris padam, terkubur di bawah abu hari-hari yang terlalu lama belajar menjadi dingin.   Kita menemukannya bukan karena ia bersinar, melainkan karena jari-jari masih merasa sedikit hangat ketika seluruh dunia berkata: selesai.   Ada saat ketika hidup bukan lagi […]

expand_less