Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Menziarahi Sunan Gunung Jati

Menziarahi Sunan Gunung Jati

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
  • comment 0 komentar

CIREBON kanal31.com — Alhamdulillah terlaksana ziarah Walisongo. Tanggal 25-28 Januari 2025 bersama Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PW IJABI) Jawa Barat. Mulai dari Sunan Gunung Jati di Cirebon hingga berakhir di Syaikh Kholil di Bangkalan, Madura.

Perjalanan dari Bandung dini hari berhenti di Masjid Cipta Rasa. Di sini kami shalat shubuh jamaah. Masjid ini dibangun oleh Sunan Gunung Jati (1448-1568 M.) sebagai sarana ibadah dan pertemuan dengan rakyat.

 

Bagian dalam masjid ada ruangan tertutup untuk keluarga kraton dan keturunan Sunan Gunung Jati. Pada hari jumat mereka masuk dan keluar saat selesai shalat jumat.

 

Di dalamnya ada tiang dari pohon jati, mimbar, cempor, dan ruang imam memimpin shalat dengan bahan marmer. Dalam ruangan ini kami shalat sunah dan memanjatkan doa.

 

Sunan Gunung Jati adalah waliyullah yang pertama dikunjungi. Makamnya berlokasi di Gunung Jati, Cirebon Jawa Barat.

 

Wali yang juga Raja Kesultanan Cirebon ini keturunan Prabu Siliwangi Kerajaan Pajajaran. Dari garis ibunya yaitu Rara Santang yang menikah dengan Syarif Abdullah Maulana Huda, seorang bangsawan dari Palestina. Menikah saat menunaikan ibadah haji.

 

Rara Santang adalah putri Prabu Siliwangi dari permaisuri Subanglarang yang beragama Islam. Ibunya merupakan santri Syaikh Quro di Karawang. Sunan Gunung Jati memiliki nama Syarif Hidayatullah.

 

Dalam sejarah perkembangan Islam di Jawa Barat, terjadi perang antara Pajajaran dan Kesultanan Cirebon. Dikisahkan terjadi adu kesaktian cucu melawan kakeknya. Sang kakek mengalami kekalahan dan mengubah wujud menjadi harimau kemudian pergi ke Garut selatan. Singkatnya kekuasaan di Jawa Barat abad 15-16 Masehi dipegang Kesultanan Cirebon.

 

Area makam berada di puncak Gunung Jati. Ornamen kubah makam (dzarih) dengan kayu jati. Dari bawah menuju makam menaiki anak tangga melewati makam sekitarnya dan gapura dari keramik khas Cina dan arsitektur Hindu. Peziarah yang tidak dapat restu pihak keraton (Kesultanan Cirebon/Keluarga) hanya sampai pintu. Sedangkan yang dapat restu bisa masuk ke dalam, termasuk rombongan kami dari Bandung.

 

Area menuju makam Sunan Gunung Jati dipenuhi pedagang souvenir dan makanan khas Cirebon. Ada yang jual baju, kaos, serban, cincin, senjata tajam, buah buahan, dan pengemis berjejer sepanjang jalan menuju Astana Gunung Jati. Bahkan hingga pintu makam Waliyullah pun ada yang meminta sedekah.

 

Di Gunung Jati ini juga ada tempat ziarah kaum Tionghoa. Istri dari Sunan Gunung Jati adalah putri dari Cina yang konon masih menganut agama leluhurnya.

 

Masih satu kompleks, tokoh Islam di Cirebon sebelum Sunan Gunung Jati adalah Syaikh Nur Jati. Beliau yang membuka hutan jati menjadi lahan pesantren dan memulai produksi terasi dari rebon (udang kecil). Syaikh Nur Jati ini disebut dengan nama Ki Samadullah dan dihubungkan dengan sosok Syaikh Dzatul Kahfi. Ada yang menyebut nama terakhir sosok yang beda dengan Syaikh Nur Jati. Disebut pula sebagai guru dari para wali seperti Syaikh Siti Jenar alias Abdul Jalil, Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga.

 

Dari tempat aktivitas Syaikh Nur Jati ini konon muncul nama Cirebon. Syaikh Nur Jati dihubungkan dengan sosok Pangeran Cakrabuana atau Walangsungsang dari Kerajaan Pajajaran. Masuk Islam karena interaksi dengan pedagang Muslim yang singgah kemudian menjadi gurunya. Selanjutnya menyebarkan Islam di Cirebon dan mendirikan pesantren di Amparan Jati. Semakin eksis ketika Sunan Gunung Jati datang ke Cirebon melanjutkan dakwah sampai membentuk kesultanan.

 

Masih di Cirebon,terdapat makam Syaikh Abdul Jalil alias Syaikh Siti Jenar alias Syaikh Lemah Abang. Sosok waliyullah ini secara paham agama berbeda dengan Walisongo. Lokasi makamnya di Kemlaten, Kelurahan Harjamukti Kota Cirebon. Kami tidak ke lokasi tersebut karena tidak ada dalam rencana. Selanjutnya kami bergerak menuju wali yang berada di Demak.

AHMAD SAHIDIN, penulis buku Tanda-Tanda Kiamat Mendekat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Arus Balik Nyaman, Wamenag Tinjau Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

    Pastikan Arus Balik Nyaman, Wamenag Tinjau Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN kanal31.com  — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’i, meninjau pelayanan arus balik di Masjid Ramah Pemudik. Ada dua lokasi yang dikunjungi, yaitu: Masjid Ar-Rivai TPI Medan dan Masjid Al-Jihad Batang Kuis, Deli Serdang.   Hadir, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar, Kepala […]

  • Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta KANAL31.COM Pendaftaran Seleksi Calon Imam Masjid ke Uni Emirat Arab (UEA) ditutup pada Selasa, 9 Mei 2023. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Adib menyampaikan terdapat 518 orang yang mendaftar dalam seleksi kali ini. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 364 pendaftar dinyatakan lulus seleksi administrasi. Mereka dapat mengikuti tahap […]

  • Keren! Survei IPMB Kemenag Tercatat di Museum Rekor Indonesia

    Keren! Survei IPMB Kemenag Tercatat di Museum Rekor Indonesia

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Survei Indeks Profesionalitas dan Moderasi Beragama (IPMB) yang digelar Kementerian Agama pada 27 Desember 2022 tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Kemenag tercatat sebagai kementerian/lembaga pemerintah yang pertama menggelar survei IPMB di Indonesia. Jumlah pesertanya juga sangat banyak, lebih dari 214 ribu. Survei ini digelar dengan Computer Asested Test (CAT) secara serentak dari 1.160 […]

  • Program 100 Hari Kerja Kang DS, Semua Ijazah yang Tertahan di Sekolah Sudah Tersalurkan

    Program 100 Hari Kerja Kang DS, Semua Ijazah yang Tertahan di Sekolah Sudah Tersalurkan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

      KAB. BANDUNG KANAL31.COM–  Dalam program 100 hari kerja, Bupati Bandung Dadang Supriatna terus membantu dan memberikan kesempatan kepada para lulusan SMP, SMA, SMK, MTs, dan MA yang ingin mendapatkan ijazah, yang selama ini masih tertahan di sekolah disebabkan oleh berbagai hal. Sebelumnya, Bupati sudah menyalurkan sebanyak 8.305  ijazah yang diterima oleh para lulusan SMP, […]

  • Inilah Strategi Unpad Susun Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Bereputasi

    Inilah Strategi Unpad Susun Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Bereputasi

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SUMEDANG Publikasi di jurnal internasional bereputasi merupakan kewajiban bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa Doktor. Kendati demikian, masih banyak akademisi yang kesulitan untuk menulis artikel ilmiah yang siap dipublikasikan di jurnal. Penulisan artikel yang tidak sesuai akan mudah ditolak untuk dipublikasikan. Dosen Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Dr. Adiatma Siregar menjelaskan, publikasi merupakan […]

  • Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    Dr H Usep Dedi Rustandi, MA: Silakan Tanya, Siapa yang Memotong Uang Serdos!

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com- Kabar tentang pemotongan uang sertifikasi dosen (Serdos) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) membuat Sekretaris Koordinatorat Perguran Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat Dr H Usep Dedi Rustandi, MA angkat bicara. Dan, Dr Usep membantah kabar adanya pemotongan uang serdos, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Jl Soekarno-Hatta Bandung, Kamis, […]

expand_less