Breaking News:
Beranda » BEWARA » Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Dalam rangka meningkatkan kapasitas intelektual dan reflektif mahasiswa, Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Umum Rimba 2025 bertajuk “Membangun Kesadaran Reflektif, Kritis, dan Kontekstual: Modal Intelektual Mahasiswa Hukum di Era Transformasi Sosial.”

Kuliah umum yang berlangsung di Aula Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Rabu (8/10/2025) ini menjadi bagian dari agenda tahunan Rimba (Orientasi Mahasiswa Baru) yang bertujuan membangun kesadaran kritis, memperluas wawasan hukum, serta memperkuat karakter intelektual mahasiswa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dengan menghadirkan Asep Sutandar, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jawa Barat, sebagai narasumber utama. Turut hadir Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, M.Si., Dekan Fakultas Syariah dan Hukum; Dr. H. Burhanuddin, SAg., MH., Wakil Dekan III FSH; Ende Habib Nasaruddin, S.H., M.H., Ketua Jurusan Ilmu Hukum; dan Dian Rachmat Gumelar, S.H., M.H., Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum.

Dalam sambutannya, Prof. Fauzan menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa hukum untuk membangun kesadaran reflektif dan kritis dalam memahami isu-isu sosial dan hukum yang terus berkembang.

“Mahasiswa hukum perlu memiliki kemampuan intelektual yang kontekstual agar mampu beradaptasi dengan perubahan sosial sekaligus menjadi agen transformasi di masyarakat,” tegasnya.

Dalam paparannya yang bertajuk “Strategi Pembelajaran Kesadaran Reflektif, Kritis, dan Kontekstual di Era Transformasi Sosial,” Asep Sutandar menjelaskan Kemenkum Jabar secara aktif mengimplementasikan ketiga kesadaran tersebut dalam tugas dan fungsinya.

Dengan mencontohkan, kesadaran kritis diterapkan saat tim kerja Analisis dan Evaluasi Hukum Kemenkum Jabar menemukan adanya disharmoni antara Peraturan Daerah tentang Ketahanan Pangan dengan Undang-Undang Pemerintahan Daerah yang secara hierarki lebih tinggi. Temuan kritis ini berujung pada rekomendasi pencabutan Perda tersebut.

Penerapan kesadaran kontekstual melalui pembentukan 5.957 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan kelurahan di Jawa Barat.

“Keberadaan Posbankum Desa adalah implementasi nyata untuk menggali keadilan berbasis pendekatan humanis dan budaya, sekaligus menyongsong era keadilan restoratif pada KUHP baru yang akan berlaku pada tahun 2026,” jelasnya.

Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan wujud sinergi antara Kemenkum Jabar dan pemerintah daerah untuk memastikan penyelesaian masalah hukum yang ringan dapat diselesaikan di tingkat desa.

Setelah memberikan kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan sesi rekaman podcast yang dipandu oleh Ketua JDIH UIN Bandung, Hj. Dewi Mayaningsih, S.H., M.H. Dalam diskusi itu, Asep Sutandar mengupas lebih dalam mengenai transformasi organisasi terkait pemisahan Kementerian Hukum dari Hak Asasi Manusia, serta mempertegas kembali peran strategis Posbankum dalam memberikan akses keadilan yang lebih dekat kepada masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara akademisi dan praktisi hukum dalam melahirkan regulasi yang bermakna, kontekstual, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yahya: Tidak Cukup Jadikan NU sebagai Organisasi Canggih, Tapi Kuat dan Beradab

    Gus Yahya: Tidak Cukup Jadikan NU sebagai Organisasi Canggih, Tapi Kuat dan Beradab

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa tidak cukup hanya menjadikan NU sebagai organisasi yang canggih. Sebab, hal tersebut barangkali hanya bisa dinikmati oleh elite saja. Karenanya, perlu pemikiran untuk membangun peradaban untuk masa depan. Hal demikian bisa lebih dinikmati kemaslahatannya di semua elemen masyarakat yang lebih luas. […]

  • Inilah Ajang Kompetisi Temuan Internasional: Integrasikan Ilmu Pengetahuan dengan Agama

    Inilah Ajang Kompetisi Temuan Internasional: Integrasikan Ilmu Pengetahuan dengan Agama

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bandung dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) menyelenggarakan kompetisi penemuan bertaraf internasional bertajuk International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS), National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NICYMS) yang dilakukan secara hybrid (online dan offline) dari Jumat-Minggu (10-12/06/2022). […]

  • Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil Jadi Fokus Dewan Syariah Nasional MUI Jabar

    Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil Jadi Fokus Dewan Syariah Nasional MUI Jabar

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM BANDUNG — Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Perwakilan Jawa Barat menggelar Workshop Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil bertajuk “Recharging Literasi Fikih Zakat untuk Amil yang Inovatif” selama 2 hari di Hotel Shakti Gedebage Bandung dari tanggal 19-20 November 2024 Sebanyak 114 peserta mengikuti Workshop ini dengan menghadirkan narasumber: Anang Jauharuddin, Ketua […]

  • Daftar 7 PTKIN Masuk 100 Besar Versi EduRank 2024. UIN Bandung No 3!

    Daftar 7 PTKIN Masuk 100 Besar Versi EduRank 2024. UIN Bandung No 3!

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM – Lembaga pemeringkat perguruan tinggi dunia, EduRank, baru-baru ini merilis ranking universitas terbaik di dunia untuk tahun 2024, termasuk di Indonesia. Sebanyak tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam 100 besar universitas terbaik di Indonesia, semuanya merupakan Universitas Islam Negeri (UIN) yang berada di bawah Kementerian Agama RI. Tujuh PTKIN yang […]

  • UIN Jakarta Gelar Bedah Buku, Ekoteologi Manifestasi Fungsi Kekhalifahan Manusia

    UIN Jakarta Gelar Bedah Buku, Ekoteologi Manifestasi Fungsi Kekhalifahan Manusia

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Ekoteologi merupakan upaya manusia dalam menjaga alam semesta sebagai manifestasi teologis atas posisinya sebagai khalifah. Allah mengamanahi manusia sebagai khalifah, yang tidak hanya berkewajiban membangun harmoni antar sesama manusia, tetapi juga manusia dengan alam lingkungannya. Oleh karenanya, alam harus diperlakukan dengan baik, sehingga keberlangsungan alam dan kemanusiaan juga terjamin dengan semestinya. Hal […]

  • Lebih dari Sekadar Mengajar, Dekan FEBI UIN Bandung Dorong Dosen Wujudkan Mimpi Mahasiswa

    Lebih dari Sekadar Mengajar, Dekan FEBI UIN Bandung Dorong Dosen Wujudkan Mimpi Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Sebagai langkah strategis mematangkan persiapan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Bandung menggelar Rapat Dosen, Rabu (19/08/2026). Pertemuan ini berfokus pada peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi melalui profesionalisme pendidik, tata kelola terintegrasi, dan pembentukan karakter mahasiswa. Dekan FEBI UIN Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, […]

expand_less