Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Bahasa adalah kunci moderasi budaya, melalui komunikasi yang empatik, terbuka, dan menghargai perbedaan. Indonesia dapat menjadi model dunia dalam praktik moderasi budaya melalui bahasa nasional dan lokal yang harmonis.

Prof. Dr. H. Mahi M. Hikmat, M.Si (Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Bandung) memberikan kesimpulan, saat menjadi pemateri seminar ilmiah bertajuk “Inspirasi Bahasa dalam Memperkuat Moderasi Budaya”, yang digelar Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung, Kamis (23/10/2025).

Prof. Mahi mencontohkan bahasa Indonesia; sebagai bahasa persatuan mampu menyatukan lebih dari 718 bahasa daerah. Bahasa Indonesia digunakan dalam pendidikan, media, dan pemerintahan tanpa menghapus identitas lokal. “Penggunaan bahasa yang netral dan sopan dalam forum lintas agama mampu menjaga harmoni sosial,” katanya.

Begitupun di negara lain, lanjut Prof. Mahi, Singapura memiliki bahasa resmi: Inggris, Mandarin, Melayu, Tamil. Pemerintahnya mendorong multilingual communication sebagai bentuk moderasi budaya. Di Kanada, bahasa Inggris dan Prancis diposisikan sejajar untuk menjaga kesetaraan identitas budaya. Juga Uni Eropa, Language Diversity Policy menjamin semua bahasa Negara anggota dihormati dalam komunikasi resmi.

“Bahasa yang moderat menciptakan dunia lebih damai, saling menghargai, dan berkeadaban. Bahasa bukan hanya alat berbicara, tetapi juga jembatan hati yang menyatukan perbedaan,” ujarnya.

Terlebih di era globalisasi, kata Prof. Mahi, bahasa berperan penting untuk membangun toleransi, mengurangi kesalahpahaman, dan mendorong moderasi budaya. Komunikasi yang moderat mencegah konflik berbasis identitas, etnis, atau agama.

Dalam kesempatan yang sama, Muri Iryanti (pegiat literasi) memaparkan pengalamannya saat bergabung dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sejak 2015, lalu menjadi delegasi pemuda global dalam giat Kerelawanan dan Pertukaran Budaya di Jeollanam-do, Korea Selatan, serta pendampingan perpustakaan ramah anak di Kalimantan Barat.

“Ada hubungan antara kegiatan literiasi dengan moderasi budaya. Terutama saat mengakses keragaman wawasan, literasi dan kewargaan, pelestarian kearifan lokal, serta ruang dialog dan diskusi,” jelas Muri.

Dari berbagai kegiatan dan pengalamannya, Muri memberikan saran penting dalam menjaga moderasi budaya, antara lain perlunya peningkatan pemahaman dan empati (toleransi), penguatan identitas budaya yang inklusif, pencegahan ekstremisme dan radikalisme, pengembangan keterampilan kreatif dan sosial, dan perwujudan masyarakat pembelajar seanjang hayat.

Peran Penting Prodi SI
Ketua Prodi Sastra Inggris UIN Bandung Dr. Andang Saehu, M.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan apreasi kepada kedua pemateri seminar. Dijelaskan, Jurusan Sastra Inggris dirancang untuk membekali lulusan dengan pemahaman yang komprehensif tentang bahasa Inggris, sastra, terjemahan, dan budaya, sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam, nasional, dan lokal.

Sastra Inggris memiilki peran penting dalam gerakan moderasi budaya ini. Karenanya, melalui penguatan bahasa dan dastra, Prodi SI berusaha mencetak lulusan yang mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat, baik dalam kapasitas akademik maupun professional.

Dr. Andang meyakini, bahasa memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan nilai dan prinsip budaya. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai budaya suatu masyarakat. “Dengan memahami bahasa, lulusan SI dapat menyampaikan tradisi, norma, dan cerita yang menjadi pokok dari budaya itu,” katanya.

Dr. Andang –didampingi sekretaris Dr. Hj. Ruminda, SS, M.Hum– dapat dipastikan memilki peluang yang sangat besar untuk berpartisipasi aktif di fora nasional dan internasional, terutama dalam membangun hubungan antarbudaya demi memperkuat identitas nasional, melalui jaringan kerjasama kemitraan ASEAN dengan kapasitas dan pengakuan lembaga AUN-QA. (shandi-rg/ed.nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

    Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT kanal31.com — Kementerian Agama telah merilis panduan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Tahap selanjutnya, Kemenag siapkan para fasilitator untuk percepatan implementasi KBC. Puluhan fasilitator digembleng dalam Pra-Pelatihan Fasilitator (Training of Facilitator) pada 7–10 Agustus 2025 di Peacesantren Welas Asih Garut Jawa Barat. Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Ali Ramdhani menyatakan […]

  • KDM, UIN Bandung Punya Peran Strategis Ciptakan Jabar Istimewa

    KDM, UIN Bandung Punya Peran Strategis Ciptakan Jabar Istimewa

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan, proses pembangunan daerah menuju Jawa Barat Istimewa tidak lepas dari peran strategis perguruan tinggi. Khususnya dalam menerapkan nilai-nilai kearifan lokal Sunda — silih asah, silih asih, dan silih asuh. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam membentuk masyarakat yang berkarakter, berkeadilan, dan berkelanjutan. Penegasan KDM itu disampaikan […]

  • UIN Jakarta Tindaklanjuti Hasil Asesmen GPAI Ditjen Pendis

    UIN Jakarta Tindaklanjuti Hasil Asesmen GPAI Ditjen Pendis

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT Kanal31.com — Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta mengadakan tes pemetaan kapasitas Baca Tulis Alquran (BTQ) dan praktek ibadah kepada semua mahasiswa aktifnya. Selain itu, berbagai upaya strategis telah dan akan terus diupayakan sehingga diharapkan tidak ada wisudawan Prodi PAI yang tidak mampu BTQ dan […]

  • Catat! MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat

    Catat! MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat yang diajukan oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Forum Zakat dan Arif Rahmadi Haryono dalam Perkara 97/PUU-XXII/2024, juga menolak permohonan yang diajukan oleh Muhammad Jazir dan Indonesia Zakat Watch dalam Perkara 54/PUU-XXIII/2025   MK, dalam amar putusannya menyatakan […]

  • Inilah 7 PTKIN Masuk 100 Top Kampus Terbaik Versi Webometrics 2026

    Inilah 7 PTKIN Masuk 100 Top Kampus Terbaik Versi Webometrics 2026

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Webometrics pada awal 2026 merilis peringkat nasional perguruan tinggi. Ada 3.695 Perguruan Tinggi yang masuk di data pemeringkatan Webometrics. Dari jumlah itu, sebanyak tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang masuk Top 100 pemeringkatan nasional. “PTKIN terus berkembang dan makin kompetitif, bahkan dibanding perguruan tinggi umum. Berdasar rilis terbaru Webometrics ada […]

  • Peringati Isra’ Mi’raj, Jadikan Masjid sebagai Jalan Perubahan Umat

    Peringati Isra’ Mi’raj, Jadikan Masjid sebagai Jalan Perubahan Umat

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Dalam Peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar di di Masjid As-Syifa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar, menyampaikan gagasan tentang “Pemberdayaan Umat Melalui Masjid”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Divisi Bedah Saraf, Departemen Neurologi, beserta jajaran staff terkait lainnya, Kamis, (15/01/2026). Menag menegaskan bahwa masjid sejak masa Rasulullah bukan sekadar […]

expand_less