Breaking News:
Beranda » BEWARA » Perjuangkan Kesetaraan Hak, Ribuan Guru Honorer Madrasah Ciamis Gelar Aksi Damai 

Perjuangkan Kesetaraan Hak, Ribuan Guru Honorer Madrasah Ciamis Gelar Aksi Damai 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIAMIS Kanal31.com – Sebanyak 1.500 guru madrasah dan pendidik sekolah swasta yang tergabung dalam Aliansi Honorer Kemenag Ciamis menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa (21/10/2025).

Aksi damai ini merupakan bentuk solidaritas dan perjuangan bersama untuk memperjuangkan kesetaraan hak bagi para guru RA, MI, MTs, MA dan tenaga pendidik swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

Mereka berkumpul di Taman Lokasana Ciamis, kemudian bersama jalan kaki menuju Jalan Jendral Sudirman, melewati Pendopo Bupati Ciamis lalu berorasi di jalan depan Gedung DPRD Ciamis. Polisi menutup sebagian jalan tersebut agar aksi dan lalu lintas berlangsung tertib. Massa aksi kemudian diterima langsung oleh Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana.

Ketua Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Dhiagus Merti Pagede mengatakan, aksi ini diikuti oleh enam organisasi profesi yang tergabung dalam satu aliansi besar. Tujuannya, menyatukan suara para guru honorer di Ciamis agar aspirasi mereka dapat didengar oleh pemerintah pusat.

“Kami menyuarakan kebersamaan. Honorer di Ciamis kini disatukan dalam satu aliansi agar perjuangan kami lebih kuat dan terarah,” ujar Dhiagus.

Aksi di Ciamis ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang akan berlanjut ke Jakarta pada 30 Oktober 2025 mendatang. Menurutnya, perwakilan dari Ciamis akan berangkat menuju Jakarta menggunakan empat bus, bergabung dengan ribuan guru madrasah dan pendidik swasta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini akan kami teruskan ke Jakarta tanggal 30. Dari Ciamis ada empat bus yang akan berangkat untuk bergabung bersama rekan-rekan se-Indonesia,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka meminta pemerintah untuk mengamandemen Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023 beserta peraturan turunannya, terutama yang menyangkut guru dan dosen di lingkungan madrasah serta sekolah swasta.

Selain itu, para peserta aksi juga mendesak pemerintah agar menerbitkan regulasi baru yang mampu mengakomodir kebutuhan guru madrasah swasta, termasuk memberikan advokasi dan kejelasan hukum dari Kemendagri mengenai pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi madrasah, serta memastikan alokasi anggaran pendidikan yang lebih adil.

“Kami menuntut kesetaraan hak agar setara dengan sekolah-sekolah negeri. Saat ini banyak guru honorer madrasah yang sudah mengabdi 15 hingga 30 tahun, tetapi tidak bisa masuk PPPK maupun CPNS,” tegasnya.

Menurut Dhiagus, permasalahan utama yang dihadapi para guru madrasah swasta adalah keterikatan pada regulasi pusat yang membuat mereka sulit mendapatkan hak yang sama dengan guru di sekolah negeri. Ia menilai, sistem yang berlaku saat ini masih menempatkan guru swasta pada posisi yang tidak menguntungkan, meski mereka turut berperan besar dalam mencerdaskan bangsa.

“Honor guru madrasah swasta ini ada beberapa tingkatan, dan semuanya terbelenggu oleh regulasi di pusat. Karena statusnya swasta, kami sulit sekali mendapatkan hak yang seharusnya sama dengan ASN,” jelasnya.

Melalui aksi ini, para guru honorer madrasah berharap pemerintah pusat dapat mendengar dan menindaklanjuti aspirasi mereka.

Mereka meminta agar pemerintah melakukan perubahan regulasi dan penyesuaian anggaran di Kementerian Agama, sehingga guru madrasah swasta dapat memperoleh kesetaraan hak dan kesejahteraan setara dengan aparatur sipil negara.

“Kami berharap pemerintah pusat memperhatikan nasib guru madrasah swasta. Regulasi dan anggaran harus diubah agar kami bisa mendapatkan hak yang sama seperti ASN,” jelasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Nanang Permana menyampaikan apresiasinya terhadap aksi damai yang dilakukan para guru madrasah dan pendidik swasta di Ciamis. Menurutnya, aksi yang diikuti lebih dari seribu peserta itu berlangsung tertib dan baik dalam menyampaikan aspirasi.

“Saya sangat mengapresiasi aksi guru madrasah di Ciamis ini. Pesertanya lebih dari seribu orang, namun mereka menyampaikannya dengan damai dan tuntutannya pun wajar,” ujar Nanang.

Selama ini memang terdapat ketidaktepatan kebijakan pemerintah dalam memperlakukan tenaga honorer di bidang pendidikan dibandingkan dengan sektor lain. Jika di instansi non kependidikan memungkinkan adanya sistem paruh waktu atau outsourcing, hal itu tidak bisa diterapkan di dunia pendidikan.

“Masa mencerdaskan kehidupan bangsa diserahkan kepada tenaga honorer? Ini kebijakan yang tidak tepat. Harus ada regulasi yang benar. Bukan hanya soal keadilan, tapi juga penghargaan terhadap profesi guru. Guru bukan buruh pabrik, jadi tidak layak diperlakukan paruh waktu atau outsourcing,” tegasnya.

Nanang menambahkan, DPRD Ciamis akan meneruskan aspirasi para guru tersebut ke pemerintah pusat, karena kebijakan terkait status honorer berada di ranah nasional, bukan kewenangan daerah.

Tuntutan yang disampaikan akan dikirimkan ke Kementerian Agama (Kemenag) Pusat dan DPR RI sebagai bentuk dukungan moral terhadap perjuangan para guru madrasah.

“Kami akan teruskan aspirasi ini ke Kemenag Pusat dan DPR RI, karena persoalan ini bukan kewenangan pemerintah daerah,” ujarnya.

Usai melakukan aksi damai, para guru honorer madrasah swasta ini kemudian doa bersama di halaman DPRD Ciamis dan membubarkan diri.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! Pramuka MA Minhajut Tholabah Purbalingga Juara Lomba Kepramukaan se Jawa – Bali

    Selamat! Pramuka MA Minhajut Tholabah Purbalingga Juara Lomba Kepramukaan se Jawa – Bali

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Purbalingga) — Prestasi dicatatkan Pramuka Madrasah Aliyah (MA) Minhajut Tholabah (Minthol) Purbalingga dalam Lomba Keagamaan Pramuka (LKP) 2024 se Jawa Bali, MA Minthol meraih Juara Terbaik Kepramukaan pada kompetisi yang digelar di Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur, 23 – 25 Agustus 2024. Tim MA Minthol Purbalingga beranggotakan 18 santri. Even ini diikuti 39 kontingen […]

  • Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Wacana Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, agar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dipimpin oleh seorang rektor perempuan terus mendapat respons dari kalangan sivitas akademika. Salah satu dukungan datang dari dosen Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Mochammad Alfan, M.A. Kepada Kanal31.com, Alfan menyatakan sepakat dengan gagasan […]

  • Mengungkap Penyebab Mundurnya Gubernur BI, Benarkah Alasan Pribadi

    Mengungkap Penyebab Mundurnya Gubernur BI, Benarkah Alasan Pribadi

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Kita lanjutkan kisah mundurnya Gubernur BI, Pak Perry. Mundurnya karena alasan pribadi. Benarkah demikian? Mari kita ungkap sambil seruput Koptagul, wak! Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia. Suratnya dikirim 25 Juli 2026. Presiden Prabowo menerimanya sehari kemudian. Senin, 27 Juli 2026, diumumkan resmi. Padahal masa jabatan beliau masih sampai 2028. Alasannya? […]

  • Tekad Prof. Ulfi Ciptakan Mahasiswa Psikologi Cerdas dan Nyantri

    Tekad Prof. Ulfi Ciptakan Mahasiswa Psikologi Cerdas dan Nyantri

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– “Siapa Kita? Gunung Djati Muda! Gunung Djati Muda? Sehat Lahir dan Batin!” Gema yel-yel ini terdengar nyaring di Kampus I UIN SGD Bandung, menjadi penanda tingginya spirit mahasiswa baru Fakultas Psikologi, dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2024-2025, Kamis (29/08/2024). Acara PBAK dibuka langsung oleh Dekan Psikologi Prof. Dr. […]

  • Menag Buka Mudzakarah Haji, Kebijakan yang Memudahkan Umat

    Menag Buka Mudzakarah Haji, Kebijakan yang Memudahkan Umat

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Bandung — Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka Mudzakarah Perhajian 2024 di Bandung, Jawa Barat. Menag Nasaruddin berharap forum yang dihadiri para ahli fikih serta praktisi perhajian ini dapat melahirkan kebijakan yang dapat memberikan kemudahan bagi umat. “Saya berharap melalui mudzakarah ini kita dapat menghasilkan sesuatu kebijakan yang memberikan kemudahan dan meringankan bagi umat,” kata […]

  • UIN Bandung Dorong Jurnal Berkelas Dunia: Kunci Mutu Riset dan Kemandirian Finansial Kampus

    UIN Bandung Dorong Jurnal Berkelas Dunia: Kunci Mutu Riset dan Kemandirian Finansial Kampus

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali melakukan manuver strategis untuk memperkuat posisi akademiknya di kancah nasional maupun internasional. Lewat peran aktif Rumah Jurnal, kampus terkemuka ini menggelar Workshop Persiapan Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) di Aula Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini tak sekadar agenda rutin akademik. Di balik gelaran […]

expand_less