Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Yuk Ikutan Lomba Cipta Lagu dan Mars MTQ Nasional, Total Hadiah Rp30 Juta

Yuk Ikutan Lomba Cipta Lagu dan Mars MTQ Nasional, Total Hadiah Rp30 Juta

  • account_circle Jun
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA Kanal31.com — Kementerian Agama menggelar Lomba Cipta Lagu dan Mars Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 dengan total hadiah Rp30 juta. Lomba ini terbuka untuk masyarakat umum, baik peserta individu maupun kelompok, sebagai upaya memperkuat syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni dan budaya.

 

Pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara daring melalui tautan s.id/lombamarsmtq hingga 31 Maret 2026. Pengumuman finalis dijadwalkan pada 1 Mei 2026, sedangkan penyerahan hadiah dilakukan pada rangkaian pelaksanaan MTQ Nasional ke-31.

 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan, kompetisi tersebut dirancang untuk memperkaya ekspresi dakwah yang sejalan dengan semangat MTQ sebagai ajang pembinaan umat. Menurutnya, musik memiliki daya jangkau luas dalam menyampaikan pesan keislaman yang inspiratif dan menumbuhkan kebersamaan.

“MTQ bukan hanya ruang kompetisi tilawah, tetapi juga medium penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial. Melalui lagu dan mars MTQ, pesan persatuan, harmoni, dan kepedulian terhadap sesama dapat disampaikan dengan cara yang lebih membumi,” ujar Abu Rokhmad di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

 

Tema lomba tahun ini adalah Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi. Tema tersebut mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong penguatan kerukunan umat beragama serta kepedulian terhadap lingkungan.

 

Abu Rokhmad menyebut, seluruh karya yang dilombakan harus merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam perlombaan lain. Ketentuan ini diberlakukan untuk menjaga orisinalitas sekaligus mendorong lahirnya karya-karya baru yang relevan dengan konteks MTQ Nasional.

 

“Panitia memberi kebebasan dalam pilihan gaya musik, mulai dari orkestra, pop religi, etnik daerah, paduan suara, hingga marching. Yang utama, substansi pesan dan karakternya tetap mencerminkan nilai keislaman dan kebangsaan,” katanya.

 

Dalam ketentuan teknis, durasi lagu ditetapkan sekitar dua hingga tiga menit. Lagu MTQ diarahkan bertempo sedang hingga lambat dengan nuansa inspiratif, sementara mars MTQ bertempo sedang hingga cepat untuk membangun semangat dan ketegasan.

 

Abu Rokhmad menekankan pentingnya kualitas lirik. Setiap karya wajib memuat kata “MTQ”, menggunakan bahasa yang santun dan inspiratif, serta tidak mengandung unsur SARA, politik praktis, maupun kepentingan komersial.

“Lirik diharapkan mengandung nilai syiar Al-Qur’an, persatuan dan kerukunan umat, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ini menjadi pesan utama yang ingin kami dorong melalui lomba ini,” ujarnya.

 

Penilaian lomba dilakukan secara komprehensif dengan indikator meliputi kesesuaian tema dan pesan sebesar 30 persen, kekuatan lirik 20 persen, komposisi dan aransemen musik 20 persen, karakter mars atau lagu 20 persen, serta kualitas penyajian dan produksi 10 persen.

 

Panitia menyiapkan hadiah uang tunai dengan rincian Juara I Rp15 juta, Juara II Rp10 juta, dan Juara III Rp5 juta. Karya pemenang berpeluang digunakan secara resmi untuk kebutuhan MTQ Nasional.

 

Abu Rokhmad menambahkan, panitia berhak memanfaatkan karya pemenang sebagai bagian dari pelaksanaan dan publikasi MTQ Nasional ke-31 yang akan digelar di Jawa Tengah.

  • Penulis: Jun

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

    Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Krisis identitas ada pada tahap Identity vs Role Confusion. Individu berusaha menjawab pertanyaan penting seperti “Siapa saya?” dan “Apa tujuan hidup ini?”. Krisis Identitas Personal Marcia mengidentifikasi empat status identitas, yakni diffusion, foreclosure, moratorium, dan achievement. Pada status moratorium, individu berada dalam tahap eksplorasi peran dan nilai, tetapi belum membuat komitmen yang jelas. […]

  • Ubaidillah, Butuh Dukungan UIN Bandung dalam Penyempurnaan UU Penyiaran

    Ubaidillah, Butuh Dukungan UIN Bandung dalam Penyempurnaan UU Penyiaran

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan kerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) oleh Rektor UIN Bandung, Prof Rosihon Anwar dan Ketua KP) Pusat, Ubaidillah, di Bandung, Selasa (05/11/2024). MoU ini meliputi pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di […]

  • Selamat Jalan Sahabat Dialog Lintas Iman

    Selamat Jalan Sahabat Dialog Lintas Iman

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Romo Mudji Sutrisno wafat hari ini pada 28 Desember 2025 dalam usia 71 tahun. Menag Nasaruddin Umar menyampaikan duka mendalam atas wafatnya sosok rohaniwan dan budayawan yang aktif dalam isu kemanusiaan dan dialog lintas iman. “Kami berduka mendengar kabar Romo Mudji wafat. Selamat jalan sahabat dialog lintas iman,” terang Menag di Jakarta, […]

  • Kegiatan Raker, Ada Garis Tipis antara Kebutuhan Strategis dan Pemborosan Anggaran

    Kegiatan Raker, Ada Garis Tipis antara Kebutuhan Strategis dan Pemborosan Anggaran

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Awal tahun biasanya dijadikan momentum oleh berbagai Organisasi, Perusahaan, atau Lembaga untuk menggelar Rapat Kerja (Raker). Kegiatan Raker akan bernilai “Investasi” manakala hasilnya mampu meningkatkan kinerja lembaga secara signifikan melampaui biaya yang dikeluarkan. Sebaliknya, menjadi “pemborosan” jika tujuan utamanya hanya menghabiskan anggaran atau sarana hiburan tanpa tindak lanjut yang nyata. Akuntabilitas bukan hanya soal laporan […]

  • Pesan Menag: KSM 2024 Harus Jadi Inspirasi bagi Semua Siswa di Indonesia

    Pesan Menag: KSM 2024 Harus Jadi Inspirasi bagi Semua Siswa di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas berharap Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024 bisa menjadi inspirasi bagi semua siswa di Indonesia, bukan hanya madrasah tapi juga sekolah umum. “Semoga gelaran KSM Tahun 2024 tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Indonesia, untuk terus berprestasi dan berinovasi dalam setiap aspek kehidupan,” kata […]

  • Strategi Oknum Pejabat Kampus Hapus Peluang PNS bagi HK2

    Strategi Oknum Pejabat Kampus Hapus Peluang PNS bagi HK2

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM— Hancur sudah harapan pegawai Honorer Kategori 2 (HK2) UIN SGD Bandung untuk meraih status pegawai negeri sipil (PNS). Sebagian harus puas menjadi pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sebagian lagi gagal mendaftar P3K karena hanya lulusan SLTA, dan sebagian lagi nasibnya kadaluarsa karena ‘dimakan’ usia. Prahara yang menimpa HK2 ini tidak datang dengan serta-merta, […]

expand_less