Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Indonesian, Amerika dan Psikologi Supremasi Iran

Indonesian, Amerika dan Psikologi Supremasi Iran

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com

Tahun 1980-an, Indonesia sedang dalam butuh-butuhnya bantuan asing (IMF, IGGI) dengan Open Door Policy-nya Soeharto yang membuat ketergantungan pada Barat hingga kini dan membuat Indonesia tak punya kemandirian dan harga diri dalam soal ekonomi pembangunan. Paradigmanya yang diwariskan Soeharto adalah hutang.

 

Pada tahun yang sama, presiden Iran, Ali Khamenei sedang menegaskan musuh utamanya adalah Amerika. Ia menyebut Amerika sebagai musuh nomor satunya dalam video ini tanpa jeda, kalem dan penuh keyakinan.

 

Di era Soekarno, Indonesia juga pernah memusuhi Amerika dan Inggris dengan slogannya: “Inggris kita linggis, Amerika kita setrika!” Tapi, berbeda dengan Iran, Indonesia tak punya modal kuat untuk istiqamah memusuhi Amerika. Soekarno sendiri jatuh atas keterlibatan intelijen CIA dan gunung emas di Papua diambil dan dikuasai PT Freeport hingga kini. Soekarno melawan kolonialisme dan imperialisme, Soeharto malah mengundangnya dengan takluk dibawah IMF dan IGGI agar hutangnya lancar. Bahasa Jokowinya: “Pliiiss inpest in may kantrii …”

 

Sejarah Indonesia dengan sejarah Iran memang berbeda. Peradaban Melayu bukan peradaban hegemoni politik dan bangsanya bukan bangsa ekspansif. Sebabnya, kesuburan alam. Bangsa-bangsa yang alamnya subur memang umumnya tak ekspansif. Sederhananya, “lha negeri kami sudah subur, tinggal banyak bersyukur, ngapain nyari musuh dengan banyak tempur.”

 

Ini berbeda dengan negara-negara padang pasir yang panas. Mereka membangun imperium politik dan menjadi bangsa-bangsa besar oleh konflik dan perang. Ekspresi Khamenei di video ini menyiratkan, di Iran memusuhi Amerika adalah semacam ideologi lama ditanamkan. Reza Pahlevi, Presiden Iran boneka AS pun digulingkan karena telah membawa dan menjatuhkan Iran pada kepentingan Amerika. Imam Khomeini menyebut AS sebagai “big satan” (setan besar). Dan penyebutan setan besar ini, bagi Iran bukan hanya pernyataan kosong tapi mampu melawannya dengan kemandirian ekonominya. Sejak Pahlevi digulingkan dan Republik Islam Iran diproklamirkan, kepentingan dan hegemoni politik AS ditendang keluar Iran oleh para Mullah.

 

Disini tampak terlihat sejarah Iran sebagai bangsa yang besar mewarisi kebesaran imperium Persia, saat bangsa Amerika belum ada. Saat itu, kolonial Inggris masih sedang menggusur penduduk asli Indian di benua Amerika yang kemudian menjadi sebuah negara baru. Jadi, di mata sejarah kebesaran Iran, Amerika Serikat adalah bangsa “anak kemarin sore” yang negaranya adalah hasil pengusiran penduduk asli Indian.

Karena itulah, Iran tak pernah takut dengan Amerika hingga kini. Di embargo ekonomi 47 tahun malah menjadi blessing in disguise alias keberkahan tersendiri karena Iran justru membangun ekonominya secara bebas tanpa pantauan kepentingan Barat dan kendali ekonomi Amerika.

Dalam ketertutupan ekonomi itulah, Iran justru menjadi raksasa yang memproduksi ribuan rudal-rudal balistiknya (bahkan nuklir) yang aman untuk perang dengan AS selama 5 tahunan.***

Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top! Tim UMM Sabet Juara Kontes Robot Puspresnas 2022

    Top! Tim UMM Sabet Juara Kontes Robot Puspresnas 2022

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-MALANG Kabar gembira kembali datang dari Tim Robot Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mereka mampu merengkuh juara 2 pada Kontes Robot Indonesia 2022 Regional Wilayah II yang dilaksanakan pada 11-13 Juni 2022 secara daring. Tim kebanggaan UMM ini berhasil meraih kemenangan pada kategori Kontes Robot SAR (KRSRI) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian […]

  • Keris Itu Asyik, Bukan Klenik. Ini Buktinya

    Keris Itu Asyik, Bukan Klenik. Ini Buktinya

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle Sukron Abdilah
    • 0Komentar

    Keris yang kerap dikaitkan dengan hal-hal klenik dan mistis, itu keliru. Mau tahu lebih jauh tentang keris yang telah diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia non-bendawi sejak 2005, datang ke acara ini. Ya, dalam memperingati Hari Pahlawan, Solo Grand Mall menggelar pameran dan edukasi keris. Kegiatan tersebut menggandeng Paguyuban Tosan Aji Panji Suko. Tak tanggung-tanggung, […]

  • Unik! Terjunkan Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 79, UIN Walisongo Hadirkan Kolaborasi Internasional

    Unik! Terjunkan Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 79, UIN Walisongo Hadirkan Kolaborasi Internasional

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM UIN Walisongo Semarang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat terjunkan sejumlah 955 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata ke beberapa kecamatan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang pada Selasa, (20/9/2022). KKN Reguler tahun ini cukup istimewa, dengan adanya kolaborasi dengan 3 mahasiswa UIN Sunan […]

  • Ini 7 Perbedaan Kebijakan Beasiswa LPDP 2021 dengan 2022

    Ini 7 Perbedaan Kebijakan Beasiswa LPDP 2021 dengan 2022

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Bagi kamu yang sedang mencari peluang beasiswa, pendaftaran beasiswa tahap 2 LPDP akan dibuka mulai 4 Juli 2022. Beasiswa ini meliputi program beasiswa umum, afirmasi, dan targeted. Hanya saja, terdapat penyesuaian ketentuan dalam Beasiswa LPDP 2022 yang berbeda dengan tahun 2021 lalu, apa saja itu? Simak penjelasannya yang dikutip dari akun Instagram LPDP. 1. […]

  • Farhan: Bandung Itu Kota Penuh Cerita Keajaiban

    Farhan: Bandung Itu Kota Penuh Cerita Keajaiban

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Kota Bandung memiliki kekayaan cerita yang luar biasa, yang mampu menjadi identitas, sumber inspirasi, hingga penggerak ekonomi kreatif. Hal tersebut disampaikan saat membuka Cerita Fest: Bandung Kota Cerita di Micro Library Alun-alun Bandung, Sabtu (28/6/2025). “Bandung ini penuh dengan cerita keajaiban. Bahkan hal-hal kecil yang dulu dianggap […]

  • Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berkontribusi dalam pelatihan Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (MR-SPBE) yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP KOMINFO) Bandung, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka.   Pelatihan ini merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) melalui Government […]

expand_less