Breaking News:
Beranda » BEWARA » Terus Berkarya dan Menginspirasi, UIN Bandung Kukuhkan 20 Guru Besar 

Terus Berkarya dan Menginspirasi, UIN Bandung Kukuhkan 20 Guru Besar 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, didampingi Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, Mahmud, Asep Muhyiddin, secara resmi mengukuhkan 20 Guru Besar dalam Sidang Senat Terbuka bertajuk “Membumikan Kepakaran, Menguatkan Kebermanfaatan, Mengunggulkan Kontribusi Nyata bagi Peradaban.”

Pengukuhan yang berlangsung di Gedung Anwar Musaddad dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu, (23/4/2025).

Momen pengukuhan keempat yang digelar secara kolektif ini menjadi bagian dari tradisi akademik yang terus dijaga dan dikembangkan oleh UIN Bandung. Sebelumnya, kampus unggul, kompetitif dan moderat ini telah menyelenggarakan: Panen Raya Guru Besar Jilid I (25 November 2020) – 13 Guru Besar; Panen Raya Guru Besar Jilid II (8 Desember 2022) – 14 Guru Besar; Panen Raya Guru Besar Jilid III (18 Juli 2023) – 20 Guru Besar.

Ketua Senat Universitas, Mahmud, dalam pembukaannya menyebut pengukuhan ini sebagai bentuk akselerasi mutu akademik dan kontribusi nyata kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis keislaman dan kebangsaan.

Izinkan kami menyampaikan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas izin-nya pagi hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam rangka melaksanakan salah satu rangkaian akademik yaitu pengukuhan guru besar di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung tahun akademik 2024/2025.

“Atas nama Keluarga Besar Senat UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kami menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Guru Besar baru yang sebentar lagi dikukuhkan oleh Rektor, telah berhasil mencapai jabatan fungsional akademik tertinggi yaitu professor,” tegasnya.

Hadirin yang kami hormati, kita perlu bersyukur bahwa saat ini UIN Sunan Gunung Djati Bandung adalah sebagai perguruan tinggi keagamaan terbaik di Indonesia, bahkan prestasi terbaru, yaitu UB Halal Metric Awards 2025. “Ajang ini diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya sebagai bentuk apresiasi kepada institusi yang secara konsisten dan strategis membangun ekosistem halal di lingkungan kampus,” jelasnya.

Penghargaan ini diraih oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung berupa “gold award” sebagai recognition of the commitment to the development of the halal education, mengungguli berbagai perguruan tinggi lain di Indonesia, berkat dedikasi dan integrasi sistematis dari seluruh unit kerja yang terlibat.

Dalam pengembangan halal, seperti Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Pusat Kajian Halal (PKH), Akademi Juleha, Lembaga Pelatihan Jaminan Produk Halal (LPJPH), Laboratorium Pengujian dan Teaching Factory Halal, serta Jurnal Ilmiah Indonesian Journal of Halal Research (IJHAR) yang kini telah resmi terindeks Scopus Q2.

Mahmud berharap kehadiran Guru Besar harus tampil menjadi teladan dan memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat. “Oleh karena itu, para Guru Besar baru termasuk kita semua memiliki tanggung-jawab yang tidak sederhana, di samping tanggung-jawab keilmuan sebagai Guru Besar, Bapak, Ibu juga bertanggungjawab memikul nama baik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kami berharap jaga nama baik dengan Bapak, Ibu tampil di masyarakat untuk menjadi solusi berbagai permasalahan yang sedang dihadapinya.”

“Bapak Rektor dan hadirin yang kami banggakan, mari kita buka acara Pengukuhan Guru Besar ini dengan sama-sama membacakan “bismillahirrahamaanirrahim” secara resmi Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, tahun akademik 2024/2025 dibuka untuk umum,” tuturnya.

Rektor Rosihon menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi merupakan simbol dedikasi, pengabdian, dan kontribusi nyata sivitas akademika dalam membangun peradaban.

“Bismillahirrahmanirrahim. Dengan senantiasa mengharap Ridha Allah SWT., pada hari ini Rabu 23 April 2025 bertepatan dengan hari anggal 24 Syawal 1446 H, dengan ini saya mengukuhkan dua puluh Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Semoga dengan dikukuhkannya sebagai Guru Besar saudara dapat terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan keilmuan untuk kemajuan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Semoga Allah SWT., senantiasa melimpahkan hidayah dan inayah-Nya kepada kita semua. Aamiin,” tandasnya.

Rosihon menekankan pentingnya peran para Guru Besar dalam memperkuat fondasi keilmuan dan moral di tengah tantangan zaman. “Hari ini kita menyaksikan pengukuhan Guru Besar, sehingga tercatat ada 87 Guru Besar di lingkungan UIN Bandung. Mudah-mudahan pada tahun 2026 mencapai diangka 100 Guru Besar. Ini bukan sekedar seremonial, bukan hanya sekedar pencapaian akademik, tetapi merupakan simbol dedikasi, pengabdian, dan kontribusi nyata sivitas akademika dalam pengembangan ilmu, membangun peradaban,” terangnya.

Menurutnya pengukuhan ini bukan hanya tentang capaian pribadi, tetapi tanggung jawab keilmuan untuk masyarakat, bangsa, dan agama. “Ini semua tentang ketekunan, perjuangan, keberhasilan yang telah mencapai puncak akademik, namun pada saat yang sama dituntut untuk melakukan pengabdian, pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat menunggu keahlian Bapak, Ibu dalam melakukan riset yang dapat dilahirkan keilmuan. Untuk itu, 87 Guru Besar diharapkan memberikan dampak yang luar biasa terhadap pelopor keilmuan, benteng keilmuan, penjaga moralitas, pelopor perubahan, dengan terus membangun narasi keilmuan yang berbasis rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Untuk mengembangkan kurikulum cinta dan ekoteologi, Rektor mengajak Guru Besar di lingkungan UIN Bandung ikut merespons program Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar,

“Seluruh Guru Besar untuk sama-sama merespon dua gagasan Menag ini bisa diimplementasikan dan memberikan solusi di masyarakat. Alhamdulillah kemarin UIN Bandung dapat merespons gerakan penanaman pohon matoa. Tentunya dengan adanya 87 Guru Besar harus menjadi panutan dalam keteladanan, integritas, memberikan motivasi bersama untuk terus meningkatkan publish ilmiah, membuat sinergi dengan melakukan kolaborasi. Mudah-mudahan menjadi jalan, wasilah untuk mendapatkan ridho Allah SWT, mari terus berkarya, berkontribusi keilmuan untuk kemajuan UIN Bandung, sambil terus berusaha membumikan kepakaran, menguatkan kebermanfaatan, mengunggulkan kontribusi nyata bagi peradaban,” pungkasnya.

Inilah daftar 20 Guru Besar yang dikukuhkan di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati:

 

1. Ida Farida, (Guru Besar Bidang Ilmu Evaluasi Pendidikan Kimia pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan)

2. Lilis Sulastri (Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)

3. Hasniah Aliah, (Guru Besar Bidang Ilmu Fisika pada Fakultas Sains dan Teknologi)

4. M. Yusuf Wibisono, (Guru Besar Bidang Ilmu Perbandingan Agama pada Pascasarjana)

5. Moch. Fakhruroji, (Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi)

 

6. Asep Achmad Hidayat, (Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam pada Pascasarjana)

7. Fenti Hikmawati, (Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Pendidikan pada Fakultas Psikologi)

8. Darajat Wibawa, (Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi dan Media pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi)

9. Agus Abdul Rahman, (Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Perilaku pada Fakultas Psikologi)

10. Mahi Mamat Hkikmat, (Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi pada Fakultas Adab dan Humaniora)

 

11. Adam Malik, (Guru Besar Bidang Ilmu Laboratorium Fisika Sekolah Lanjutan pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan)

12. Deni Miharja, (Guru Besar Bidang Ilmu Studi Agama-Agama pada Fakultas Ushuluddin)

13. Fisher Zulkarnain, (Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Politik Islam pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)

14. Mohammad Taufiq Rahman, (Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi Islam pada Pascasarjana)

15. Ramdani Wahyu Sururie, (Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam pada Pascasarjana)

 

16. Usep Saepulah, (Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam pada Pascasarjana)

17. Acep Aripudin, (Guru Besar Bidang Ilmu Dakwah pada Pascasarjana)

18. Abdul Kodir, (Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam pada Pascasarjana)

19. Bambang Samsul Arifin, (Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam pada Pascasarjana)

20. Dadan Rusmana, (Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam Nusantara pada Fakultas Adab dan Humaniora)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditutup 6 Maret 2025! Pendaftaran Kuliah PTKIN Jalur Prestasi Tanpa Ujian Tertulis

    Ditutup 6 Maret 2025! Pendaftaran Kuliah PTKIN Jalur Prestasi Tanpa Ujian Tertulis

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) dibuka hingga 6 Maret 2025. Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) mengingatkan calon peserta untuk segera melakukan proses finalisasi pendaftaran. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno menegaskan SPAN PTKIN merupakan implementasi langkah strategis dalam […]

  • Inilah Ajang Kompetisi Temuan Internasional: Integrasikan Ilmu Pengetahuan dengan Agama

    Inilah Ajang Kompetisi Temuan Internasional: Integrasikan Ilmu Pengetahuan dengan Agama

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bandung dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) menyelenggarakan kompetisi penemuan bertaraf internasional bertajuk International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS), National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NICYMS) yang dilakukan secara hybrid (online dan offline) dari Jumat-Minggu (10-12/06/2022). […]

  • Top! Mahasiswi PAI UIN Jakarta Sabet Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an Putri pada I-QAF 2026

    Top! Mahasiswi PAI UIN Jakarta Sabet Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an Putri pada I-QAF 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT, kanal31.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dalam ajang International Qur’anic Festival (I-QAF) 2026 yang diselenggarakan oleh Tilawatil Qur’an Wa Funun Islamiyah Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan UII. Pada kompetisi tersebut, Dzakiratun Salihatun berhasil meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putri pada Sabtu (11/07/2026). Dzakiratun adalah seorang mahasiswi aktif […]

  • 4 Cara Menulis Jurnal Untuk Publikasi di SCOPUS & SINTA

    4 Cara Menulis Jurnal Untuk Publikasi di SCOPUS & SINTA

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Bagi sebagian dosen, menulis jurnal bukan hal yang mudah dilakukan. Hal ini karena membuat jurnal harus dengan sistematis. Sehingga susunan setiap bab harus berurutan serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Bahkan, untuk melakukan penelitian sendiri membutuhkan waktu yang tidak sedikit. “Sebagai seorang peneliti, untuk membuat jurnal, kita harus experiment selama satu, dua […]

  • UIN Bandung Gelar Perdana Uji Pengetahuan Mapel Umum PPG 2025

    UIN Bandung Gelar Perdana Uji Pengetahuan Mapel Umum PPG 2025

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Kali pertama, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Guru (UKMPPG) Periode 3 Tahun 2025 untuk Mata Pelajaran Umum di Gedung Pusat Bahasa dan PTIPD (Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data), Sabtu (23/8/2025).   Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama […]

  • Ormas Keagamaan Penopang Ketahanan Sosial Bangsa

    Ormas Keagamaan Penopang Ketahanan Sosial Bangsa

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH kanal31.com — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan memperkuat ketahanan sosial bangsa. Pernyataan ini disampaikan Kamaruddin Amin saat melantik pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Provinsi Aceh masa khidmat 2024–2029 dan Pimpinan Cabang ISNU se-Aceh periode 2025–2029 di […]

expand_less