Breaking News:
Beranda » BEWARA » Prof Bambang Qomaruzzaman: Idulfitri Tangkas Intoleransi dan Ekstremisme

Prof Bambang Qomaruzzaman: Idulfitri Tangkas Intoleransi dan Ekstremisme

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM-Guru Besar Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Bambang Qomaruzzaman, mengatakan Idulfitri merupakan proses spiritual untuk kembali terlahir menjadi insan fitri yang suci dan bebas dari kebencian, intoleransi, dan ekstremisme. Idulfitri berarti kembali menyadari tugas seorang Mukmin untuk dunia kehidupan ini, bukan untuk kelompoknya, untuk seluruh alam.

“Sebagai pengelola, manusia mendapatkan tugas memakmurkan kehidupan dunia, memberikan rasa keadilan dan kasih sayang pada semua makhluk,” ujar Bambang dikutip dari laman Antara, Minggu, 23 April 2023.

Bambang menyebut Idulfitri sebagai momentum back to the ground. Artinya, hari raya ini adalah waktu yang tepat untuk menyadari kelemahan masing-masing diri dan menginsafi kekuatan hidup bersama.

Idulfitri melahirkan kemenangan yang ditandai dengan munculnya tiga kualitas diri, yakni pribadi yang menahan amarah, pribadi pemaaf, dan pribadi yang berbuat kebaikan.

“Semua mengharapkan muncul pribadi yang memenangkan perjuangan melawan hawa nafsu. Kemenangan itu ditandai dengan munculnya pribadi takwa yang al-kazhiminal ghayza (orang-orang yang menahan amarahnya), wal ‘afina ‘aninnas (memaafkan kesalahan orang), dan pribadi yang berbuat ihsan (muhsinin) seperti dikemukakan Ali Imran: 134,” papar dia.

Dia menjelaskan ketiga kualitas tersebut. Pertama, mampu menahan amarah berarti pribadi yang memiliki kecerdasan emosional sehingga tidak mudah melampiaskan kemarahan dan tidak menimbulkan dampak ekstrem bagi sekitarnya.

“Kedua, yakni memaafkan semua manusia (al-afina aninnas), ini berarti peraih Idulfitri adalah orang tidak memelihara dendam, tidak menyimpan kesalahan orang lain lalu menjadikannya alasan untuk berbuat destruktif. Membersihkan hati dari kesalahan orang lain agar tak ada alasan lagi melakukan kekerasan,” ujar dia.

Sementara itu, kualitas diri yang ketiga, yakni pribadi yang berbuat kebaikan berarti pribadi yang senantiasa berbuat baik kepada semua pihak tanpa syarat. Bambang mengatakan ketiga kualitas diri tersebut dibutuhkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia mengatakan apabila suatu negara dipenuhi dengan kepribadian tersebut maka akan tercipta kerukunan antarmasyarakat.

“Dengan tiga kualitas peraih Idulfitri yang bisa mengelola emosi, tidak memelihara dendam kesumat, dan muhsinin pada semua manusia, tak ada alasan untuk tidak merasa bersaudara dan solidaritas pada pemeluk agama lain,” ujar dia.

Idulfitri juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan solidaritas. Tidak hanya sesama umat Islam, tetapi juga dengan masyarakat pemeluk agama lain.

Dalam mewujudkan Idulfitri sebagai pengukuhan insan fitri yang suci dari intoleransi dan ekstremisme tersebut, Bambang berharap adanya dukungan dari berbagai pihak. Khususnya, pemimpin agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah dalam mempromosikan toleransi di masyarakat.

“Pemimpin agama harus menyadari posisinya, sehingga ia harus mengelola perkataan, perbuatannya, sekaligus diamnya agar tidak menjadi pemicu bagi perilaku agresif. Karena itu, pemuka agama dan aparat pemerintahan harus sadar diri, jaga ucapan, jaga sikap, dan juga perilaku,” kata Bambang.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendukbangga Wihaji: Keluarga Adalah Madrasah Utama Menuju Indonesia Emas 2045

    Mendukbangga Wihaji: Keluarga Adalah Madrasah Utama Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji menegaskan, kunci utama transformasi Indonesia menuju negara maju pada 2045 tidak terletak pada gedung-gedung pencakar langit, melainkan pada ketahanan 74.092.313 keluarga Indonesia. Penegasan itu disampaikan Wihaji pada kuliah umum yang digelar Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, diikuti 2.000 mahasiswa dan […]

  • Ini Pengertian, Strategi Implementasi dan Kurikulum Cinta

    Ini Pengertian, Strategi Implementasi dan Kurikulum Cinta

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama Republik Indonesia menggagas penerapan Kurikulum Cinta. Ini menjadi inisiatif dalam pengembangan pendidikan agama dan keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno. Menurutnya, pendidikan karakter di Indonesia membutuhkan inovasi yang lebih mendalam, salah […]

  • Audiensi dengan Rektor, Inilah Prestasi JDIH UIN Bandung yang Membanggakan

    Audiensi dengan Rektor, Inilah Prestasi JDIH UIN Bandung yang Membanggakan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG anal31.com – Pengurus Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan audiensi dengan Rektor Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag di Gedung O. Djauharuddin AR, Jumat (10/10/2025). Turut hadir dalam pertemuan terbatas tersebut Wakil Dekan I Dr. H. Chaerul Saleh, […]

  • 6 Larangan Saat Haid yang Harus Diketahui Muslimah

    6 Larangan Saat Haid yang Harus Diketahui Muslimah

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Larangan yang harus ditaati dan diketahui wanita muslimah merupakan keharusan yang dipelajari agar tidak berdosa. Penetapan ini dilakukan agar wanita muslimah bisa memunculkan batasan-batasan ibadah yang sekaligus menjadi gugurnya kewajiban salat, menjalankan puasa, berhubungan suami istri dan sebagainya. Meskipun ada batasan dan larangan yang harus ditaati saat haid, bukan berarti wanita muslimah kehilangan pahala saat […]

  • Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIMIKA Kanal31.com  — Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag., tampil sebagai Imam dan Khatib Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahim PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Jumat (6/6/2025). Dalam khutbahnya, Dr. Aang mengangkat tema “Idul Adha dan Gerakan Syahwat Merdeka”, yang mengajak jamaah […]

  • Unit SAR Unpad Juara di Ajang Outdoor Skills Challenge

    Unit SAR Unpad Juara di Ajang Outdoor Skills Challenge

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COMUnit SAR Universitas Padjadjaran meraih juara pada “Outdoor Skills Challenge” yang diselenggarakan oleh Osa Sport and Adventure yang diselenggarakan di OSA Official Store, Bandung Minggu (18/9/2022). Perwakilan SAR Unpad yang meraih juara tersebut terdiri dari Arief Rizqi A, Hafizh Arga, dan Elis Rahmawati. “Outdoor Skills Challenge merupakan lomba ketangkasan dan keterampilan dalam berkegiatan di luar […]

expand_less