Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Keren! Terima Bintang Mahaputera Utama, Gus Men: Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia

Keren! Terima Bintang Mahaputera Utama, Gus Men: Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini, Rabu (14/8/2024), menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Joko Widodo. Tanda Kehormatan diserahkan langsung oleh Presiden di Istana Negara, Jakarta.

Tanda Kehormatan adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara. Sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010, Tanda Kehormatan dibagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu Bintang, Satyalancana, dan Samkaryanugraha. Bintang Mahaputera merupakan Tanda Kehormatan tertinggi setelah Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia.

Pasal 28 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, mengatur bahwa Bintang Mahaputera diberikan kepada orang yang memenuhi persyaratan: 1) berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara; 2) pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara; dan atau 3) darma bhakti dan jasanya yang diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.

“Sesuai namanya, Tanda Kehormatan, saya kira penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tapi sebuah kehormatan untuk kerukunan Indonesia,” sebut Menag di Jakarta.

Atas anugerah ini, Gus Men, panggilan akrabnya, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Gus Men juga menyampaikan terima kasih kepada Ibunda, Nyai Hj Muchsinah Cholil, yang telah merawat dan mendidiknya.

Ucapan terima kasih juga Gus Men sampaikan kepada Presiden Joko Widodo. “Tanda kehormatan ini tentu tidak terlepas dari kepercayaan yang diberikan Presiden yang memberi kepercayaan saya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan memimpin Kementerian Agama,” ujarnya.

Terima kasih juga disampaikan kepada para kiai, ulama, habaib, dan tokoh lintas agama. “Mereka adalah guru dan sahabat yang terus bersinergi dalam rangka merawat kerukunan umat dan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di Indonesia,” paparnya.

Terima kasih juga Menag Yaqut sampaikan kepada seluruh jemaah haji yang setiap tahun mendoakan kemajuan dan kemakmuran Indonesia di tempat-tempat mulia dan mustajab. “Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan juga kepada seluruh ASN Kementerian Agama. Tanda kehormatan ini adalah bukti dan buah kinerja bersama dalam menghadirkan kementerian yang melayani semua agama,” tandasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kesalahan AGPAI menurut Praktisi Hukum

    Ini Kesalahan AGPAI menurut Praktisi Hukum

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    kanal31.com-Biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang semula hanya Rp.5 juta dan ditarik menjadi Rp.6 juta oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) di Kabupaten Ciamis mendapat sorotan Praktisi Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Balinkras Bandung Dr. Dedi Supriadi MH. Ditemui kanal31.com Rabu (06/11/2024) Dedi menjelaskan ada banyak pelanggaran terkait tambahan biaya tersebut. Dedi menjelaskan, […]

  • Mendidik Manusia Era AI

    Mendidik Manusia Era AI

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Jika suatu hari mesin mampu melakukan hampir semua pekerjaan yang kini kita anggap sebagai keahlian manusia, apa yang seharusnya kita ajarkan kepada anak?   Pertanyaan itu membawa kita pada What Should My Children Do? How to Flourish in the Age of AI, karya Daniel Susskind (2026).   Susskind mengingatkan: jangan mendidik manusia sekadar […]

  • Keren! Aby Ramadhan, Siswa MTsN 3 Kota Surabaya Juara I Tinju Amatir Jatim

    Keren! Aby Ramadhan, Siswa MTsN 3 Kota Surabaya Juara I Tinju Amatir Jatim

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (SURABAYA) — Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Kota Surabaya beberapa hari yang lalu meraih Juara I Tinju Amatir se-Jawa Timur Kategori Putera Kelas -80 Kg. Siswa tersebut adalah M. Aby Ramadhan N, putra dari pasangan Bapak Yanuar Nusi dan Ibu Andi Yuliana. Kejuaraan Tinju Amatir ini diselenggarakan oleh Pengurus Kota Persatuan Tinju Amatir Indonesia […]

  • Pakar Kesehatan UGM Berikan Tips Kelola, Konsumsi Buah dan Sayuran

    Pakar Kesehatan UGM Berikan Tips Kelola, Konsumsi Buah dan Sayuran

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Hari Buah Sedunia diperingati pada 1 Juli tiap tahunnya. Berdasarkan laman International Fruit Day, Hari Buah Sedunia pertama kali dirayakan 1 Juli 2007 di Berlin dimana terdapat beberapa orang berbagi buah favorit mereka dengan orang-orang. Tujuannya adalah untuk berbagi buah dalam simpati dan kegembiraan dengan keluarga, teman atau orang yang membutuhkan. Kemudian, Perserikatan Bangsa-Bangsa […]

  • Kabinet Konoha

    Kabinet Konoha

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Presiden mengganti menteri seperti mengganti bidak catur yang dianggap salah langkah. Satu dicopot, satu dipanggil; yang kemarin dipuji, hari ini disingkirkan. Bahkan Purbaya—yang sebelumnya digemakan seolah jawaban atas krisis fiskal—ikut terseret dalam arus pergantian. Begitulah pemerintahan ini bekerja: bukan dengan peta yang jelas, melainkan tambal sulam; bukan dengan kompas yang mantap, melainkan firasat. […]

  • Ilmu, Adab, dan Arah

    Ilmu, Adab, dan Arah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    GARUT kanal31.com — Pernah mendengar satu cerita tentang sebuah sekolah Islam yang membuatku diam sejenak… bukan karena kurikulumnya canggih, tapi karena sesuatu yang sering kita anggap “sepele”: adab kepada guru.   Katanya, di sekolah itu, sebelum belajar dimulai, siswa tidak langsung buka buku. Mereka berdiri, merapikan posisi duduk, lalu menundukkan kepala sejenak. Bukan ritual kosong—tapi […]

expand_less