Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Cetak Prestasi Nasional, JDIH UIN Bandung Latih Mahasiswa Melek AI dan Legal Drafting

Cetak Prestasi Nasional, JDIH UIN Bandung Latih Mahasiswa Melek AI dan Legal Drafting

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PBANDUNG, kanal31.com — Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung membuktikan diri tak hanya unggul di ranah tata kelola arsip digital, tetapi juga dalam melahirkan calon praktisi hukum masa depan. Bekerja sama dengan Lembaga Peradilan Semu (LPS) Ilmu Hukum, JDIH meluncurkan workshop bertajuk “From Legal Research & Legal Drafter to Dispute Resolution” di Aula Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Kamis–Jumat (29–30/10/2026).

Acara berformat pelatihan intensif dua hari ini diikuti 90 mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum. Tak tanggung-tanggung, panitia menghadirkan pakar lintas sektor sebagai narasumber, mulai dari Kasi Pidsus Kejari Kota Cimahi Revina Kania Putri, SH; perwakilan JDIH Prov. Jabar Beny Ruhiman, S.Kom., M.Kom.; Wakil Ketua BANI Bandung Dr. H. Asep Rozali, SH, MH, hingga praktisi sekaligus akademisi Dr. Ahmad Jamaludin, SH, MH.

Workshop terasa semakin istimewa berkat capaian gemilang JDIH UIN Bandung di kancah nasional, karena berhasil menyabet peringkat ke-4 nasional Pengelola JDIHN Terbaik Kategori Perguruan Tinggi dari Kementerian Hukum RI, lengkap dengan Predikat AA (Istimewa) dan skor kinerja 95. Capaian tersebut menyejajarkan UIN Bandung di deretan jajaran kampus elite pengelola data hukum digital nasional bersanding dengan ITB, Universitas Tidar, UNNES, dan Unsoed.

Rektor UIN SGD Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FSH dan tim pengelola JDIH. Keterbukaan informasi hukum merupakan prioritas utama kampus sekaligus fondasi penting penerapan Good University Governance.

“Saya atas nama pimpinan mengapresiasi FSH, JDIH, dan LPS atas terselenggaranya workshop ini. JDIH kini menjadi salah satu dari tiga corong informasi utama UIN Bandung selain Humas dan PPID,” ujar Prof. Rosihon.

Ia menambahkan bahwa JDIH memiliki empat peran krusial: sarana pembangunan bidang hukum, penyebarluasan pengetahuan hukum, kemudahan pencarian dokumen terintegrasi, serta peningkatan pelayanan dan kepastian hukum bagi publik.

 

Padukan Riset Hukum, AI, dan Moot Court

Ketua JDIH UIN SGD Bandung, Hj. Dewi Mayaningsih, SH, MH menegaskan bahwa prestasi peringkat ke-4 nasional ini menjadi pendorong utama untuk langsung terjun membagikan ilmu praktis kepada mahasiswa.

“Ini merupakan kegiatan perdana kami yang melibatkan mahasiswa secara intensif. Kami bersyukur atas dukungan penuh Rektor dan Dekan, serta sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan unit manapun,” tuturnya.

Dijelaskan, tujuan workshop adalah: pertama, untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya penelusuran hukum sebagai dasar untuk menyusun argumentasi dan strategi penyelesaian sengketa. Kedua, memberikan pemahaman mendalam tentang penggunaan platform JDIH sebagai sarana penelusuran peraturan perundang-undangan dan dokumen hukum yang valid serta relevan.

Ketiga, memperluas wawasan terkait integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam analisis hukum dan proses penyelesaian sengketa melalui arbitrase, lengkap dengan batasan serta aspek kehati-hatian penggunaannya. Dan keempat, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis dalam mengaitkan hasil riset bahan hukum dengan penyusunan argumentasi pada praktik peradilan semu (moot court).

Dekan FSH Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid menyoroti pentingnya integrasi data hukum agar semakin akurat, lengkap, dan transparan bagi masyarakat luas. Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan penelusuran regulasi yang valid, tetapi juga mengusung materi mutakhir: pemanfaatan AI dalam analisis sengketa dan arbitrase.

Mahasiswa diajak berpikir kritis dalam menyaring hasil analisis AI serta mengaplikasikan data riset digital langsung ke dalam simulasi perancangan dokumen dan praktik peradilan semu (moot court). Melalui kombinasi literasi teknologi, penguasaan regulasi, dan simulasi penanganan perkara riil, mencetak lulusan hukum yang faham teori, adaptif, berintegritas, dan siap bersaing di era digitalisasi hukum nasional.(nas)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Komite MAN 2 Kota Bandung dari Dosen UIN SGD

    5 Komite MAN 2 Kota Bandung dari Dosen UIN SGD

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM — Lima dosen UIN Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung terpilih menjadi Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung untuk periode 2025-2028. Pemilihan ini dilakukan melalui proses yang panjang, demokratis, transparan, dan akuntabel. Kelima dosen tersebut adalah Prof. Dr. H. Tajul Arifin, MA (Ketua Pengawas Komite), Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag […]

  • Academic Writing Class 2022 #1

    Academic Writing Class 2022 #1

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar
  • Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag kembali menekankan bahwa jebolan FEBI UIN Bandung harus menjadi pemenang dalam kompetisi ekonomi di era Indonesia Emas 2045. Baik identitasnya sebagai Pemikir Ekonomi, Penggerak Ekonomi, maupun Pelaku Ekonomi. Penekanan ini disampaikan Prof. Dudang pada saat […]

  • Mengembalikan Uang Rakyat, Menuntaskan Pemberantasan Korupsi

    Mengembalikan Uang Rakyat, Menuntaskan Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Oleh: Azmi Abdul Aziz, SH, MH Dosen Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penangkapan koruptor, perhatian publik hampir selalu tertuju pada besarnya ancaman pidana penjara yang akan dijatuhkan. Sepuluh tahun, lima belas tahun, atau bahkan seumur hidup. Bagi masyarakat yang terlanjur geram, jeruji besi adalah muara […]

  • Pesan Menyentuh Dr. Dedi saat Melepas Alumni: Mengingat Tetesan Keringat Orang Tua di Balik Gelar Sarjana

    Pesan Menyentuh Dr. Dedi saat Melepas Alumni: Mengingat Tetesan Keringat Orang Tua di Balik Gelar Sarjana

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    ‎ ‎​BANDUNG, kanal31.com — Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai acara pelepasan 49 calon wisudawan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN SGD Bandung ke-109, Jumat (11/09/2026). Dalam momen tersebut, Dekan Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum memberikan pengarahan mendalam terkait realitas dunia kerja dan pesatnya perkembangan teknologi. ‎​Dr. Dedi menyadarkan para calon wisudawan akan tantangan besar […]

  • Asyik! Menag Dukung Transformasi STAIN Majene jadi UIN

    Asyik! Menag Dukung Transformasi STAIN Majene jadi UIN

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, MAJENE –Menteri Agama RI Nasarudin Umar mendukung Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene bertransformasi menjadi Universitas. Hal tersebut diungkapkan Menag saat mengisi kuliah umum dihadapan ratusan civitas Akademika STAIN Majene, Sulawesi Barat. Menag menilai STAIN harus segera menjadi UIN agar Sulawesi Barat bisa memiliki PTKIN setingkat universitas. “Saya rasa sudah saatnya STAIN Majene […]

expand_less