Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Inilah Kalender Pelatihan di MOOC Pintar Triwulan Tiga 2024

Inilah Kalender Pelatihan di MOOC Pintar Triwulan Tiga 2024

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM (Ciputat) — Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Agama (Kemenag) merilis kalender pelatihan daring terbaru untuk periode September hingga Desember 2024. Berbagai pelatihan telah tersedia pada platform Massive Open Online Courses (MOOC) Pintar yang bisa diakses melalui laman pintar.kemenag.go.id

Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Kementerian Agama, Mastuki, mengatakan, pelatihan yang disiapkan mencakup dua bidang utama: pendidikan dan keagamaan. Kalender pelatihannya dirancang untuk memudahkan peserta dalam merencanakan dan memilih pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Kalender pelatihan ini diinformasikan untuk memudahkan peserta memilih jadwal pelatihan yang diinginkan. Misalnya, jika mereka tidak dapat mengikuti pelatihan pada periode September, mereka bisa memilih jadwal pelatihan di periode berikutnya,” ujar Mastuki di Ciputat, Rabu (11/09/2024)

Pada 2024, Kemenag menargetkan jumlah peserta yang ditingkatkan kompetensinya melalui MOOC Pintar mencapai dua juta orang. “Ini sejalan dengan tagline kita yaitu Kemenag Makin Digital,” tambah Mastuki.

Pelatihan MOOC Pintar kali ini menawarkan berbagai topik di antaranya “Pengelolaan Sekolah Berbasis Digital”, “Metodologi Pengajaran Pendidikan Agama Islam”, dan “Kepemimpinan dalam Pendidikan”. Seluruh pelatihan ini dapat diikuti secara gratis oleh masyarakat dengan pendaftaran dibuka hingga Desember 2024.

Peserta dapat mendaftar dengan mengunjungi situs resmi MOOC Pintar atau memindai kode QR yang tersedia di poster digital. Semua materi pelatihan disajikan secara daring dan dapat diakses kapan saja, memungkinkan peserta untuk belajar dengan fleksibel sesuai waktu mereka masing-masing.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan lebih siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan dan keagamaan yang terus berkembang,” tutup Mastuki.

Pelatihan MOOC Pintar juga dirancang dengan pendekatan yang interaktif, melibatkan berbagai pakar dan praktisi di bidangnya sebagai instruktur. Peserta akan mendapatkan materi dari instruktur berpengalaman dan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam diskusi, studi kasus, dan proyek kolaboratif yang dapat memperkaya pengalaman belajar mereka.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, kunjungi situs resmi PUSAKA SuperApps dan Laman Pintar.kemenag.go.id

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luar Biasa! Masjid Besar Al-Hidayah Bedugul Kembangkan Sentra UMKM dan Agrowisata Berbasis Ekonomi Umat

    Luar Biasa! Masjid Besar Al-Hidayah Bedugul Kembangkan Sentra UMKM dan Agrowisata Berbasis Ekonomi Umat

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bedugul) — Masjid Besar Al-Hidayah di Bedugul, Bali, kini menjadi pusat pengembangan ekonomi umat berbasis masjid. Beberapa usaha yang dikembangkan di antaranya adalah Sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Syariah Indonesia (BSI), homestay, gedung serbaguna, rest area, kafe kopi, serta agrowisata. Sentra UMKM ini bertujuan untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk pelaku UMKM binaan […]

  • Unleash the Madness 20 Bet Spins Fuel Your Wildest Winning Streak

    Unleash the Madness 20 Bet Spins Fuel Your Wildest Winning Streak

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

  • Saatnya PTKIN Lakukan Inovasi Kemandirian BLU 

    Saatnya PTKIN Lakukan Inovasi Kemandirian BLU 

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Plh. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkuat tata kelola Badan Layanan Umum (BLU) berbasis digital demi mendorong kemandirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Komitmen kerjasama ini diimplementasikan dalam bentuk sister university melalui Pelatihan Manajemen Tata Kelola BLU Berbasis […]

  • Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

    Krisis Identitas, Kesadaran Religi Menuju Maqom Lebih Tinggi

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Krisis identitas ada pada tahap Identity vs Role Confusion. Individu berusaha menjawab pertanyaan penting seperti “Siapa saya?” dan “Apa tujuan hidup ini?”. Krisis Identitas Personal Marcia mengidentifikasi empat status identitas, yakni diffusion, foreclosure, moratorium, dan achievement. Pada status moratorium, individu berada dalam tahap eksplorasi peran dan nilai, tetapi belum membuat komitmen yang jelas. […]

  • Kebangetan Sekali kalau Alumni FEBI Tidak Kaya

    Kebangetan Sekali kalau Alumni FEBI Tidak Kaya

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Kebangetan sekali kalau alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) hidupnya tidak kaya. Soalnya mereka sudah dibekali ilmu ekonomi dan ilmu bisnis, sebagai ilmu pokok dan dasar untuk melakukan kreativitas dalam kehidupan. “Alumni FEBI kudu lincah, ulah kuuleun (berdiam diri/tidak kreatif),” ujar Dekan FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang […]

  • Naik Kelas jadi Register

    Naik Kelas jadi Register

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Teddy Yusuf, Penulis Lepas
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kata “ilmiah” awalnya hidup santai di percakapan — dipakai untuk memberi kesan “serius”, “masuk akal”, atau sekadar “biar terdengar lebih akademik”. Kata kolokial itu lentur, bahkan kadang jadi kosmetik bahasa: yang penting terdengar rapi, urusan metode belakangan. Namun ketika Kamus Besar Bahasa Indonesia memasukkannya sebagai entri baku, “ilmiah” naik kelas menjadi register formal. […]

expand_less