Breaking News:
Beranda » BEWARA » Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, S.Ag, M.Hum menawarkan pilihan kepada para Ilmuwan Adab agar lebih banyak mengkaji manuskrip yang merujuk pada tulisan tangan warisan leluhur.

“Sudah banyak hasil penelitian yang besumber pada teks lisan dan teks printing. Kita pun harus melirik tulisan tangan warisan leluhur, untuk menggali akar kata, menganalisis struktur bahasa, dan memahami bagaimana bahasa berubah seiring waktu,” kata Dr. Dedi, saat membuka acara Seminar Internasional “Recent Research Trends in Language, Literature, History, and Culture”, yang digelar secara hybrid, Rabu (09/10/2024).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Dekan I Dr. Rohanda, M.Ag; Wakil Dekan II Dr. Samsudin, M.Ag; Wakil Dekan III Dr. Dadan Firdaus, M.Ag. Juga, para ketua/sekretaris jurusan; Ketua Laboratorium, Kepala Bagian Tata Usaha; dosen dan mahasiswa.

Seminar menghadirkan pemateri: Prof. Greg Barton (Alfred Deakin Institute for Citizenship and Globalisation, Australia);  Ahmad Yunani, M.Hum (The National Research and Innovation Agency, Indonesia);  Dr. Abeer Aly Abdullah Al-Jarbou (King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia); dan  Dr. Muhammed H. Alaqad (The Asian Federation of Translators and Interpreters, Malaysia). Dimedatori dosen FAH M. Rasyid Ridlo, MA.

Dr. Dedi menjelaskan, objek yang berkembang dalam penelitian humaniora terbagi ke dalam tiga kategori: teks lisan, teks tulisan, dan teks printing (cetakan). FAH, sebagai fakultas yang mendalami ilmu-ilmu humaniora, selayaknya melengkapi manuskrip yang merujuk pada warisan leluhur.

Manuskrip, sebagai naskah tulisan tangan, kata Dr. Dedi, mengandung info dan gagasan yang diperlukan dan dipergunakan oleh masyarakat. Karenanya, secara akademis diperkenalkan sebuah kajian filologi, dalam mengkaji teks tulisan untuk menghasilkan gagasan dan pikiran para leluhur.

Filologi mengandung arti studi yang mendalam tentang bahasa dan sastra, dengan penekanan khusus pada sejarah dan evolusi bahasa serta teks sastra (penelitian kata).

“Dalam konteks penelitian, saya menawarkan pilihan; selain bersumber pada buku cetak, kita pun harus melirik tulisan tangan untuk dikaji oleh para ilmuwan. Kita mencoba untuk menggali akar kata, menganalisis struktur bahasa, dan memahami bagaimana bahasa berubah seiring waktu,” jelasnya lagi.

Memang, penelitian bidang filologi tingkat kesulitannya sangat tinggi, sebab naskah kuno pada umumnya berada pada kondisi tidak sempurna bahkan sudah rusak, tidak lengkap, serta tulisan tidak jelas. “Kita bisa terjebak pada beberapa kesalahan, bahkan bisa kehilangan maknanya,” tukas Dekan Dedi.

Khawatir Krisis Demokrasi

Cendekiawan terkemuka Australia, Prof. Greg Barton, menyempatkan hadir di FAH UIN Bandung, untuk menyampaikan gagasannya selama 30 menit. Ia tidak lupa mengupas tentang krisis demokrasi di Indonesia. “Tapi itu jangan khawatir, problemnya harus diatasi. Civil Society pun harus tetap berkembang dan statusnya menjadi opopisi bagi pemimpin baru lima tahun ke dapan,” ujarnya.

Sebagai penulis produktif, panutan kaum muda Indonesia, Prof Greg juga mengurai latar belakang permasalahan politik keislaman di Indonesia saat ini, dan menekankan permasalahan tersebut segera diatasi.

“Sejak Rezim Soeharto hingga saat ini, beberapa masalah termasuk kemiskinan, korupsi, dan ekstremitas sangat memprihatinkan. Namun Indonesia mempunyai potensi untuk mengatasi permasalahan ini dengan cara yang elegan, termasuk potensi ekonomi pada indeks PDB kita,” katanya.

Ia tak lupa memuji sikap kemasyarakatan yang damai dan toleran.  “Itu perlu diacungi jembol. Namun kita tidak boleh berpuas diri, teruslah meningkatkan kualitas keberagamaan dan bermasyarakat yang sudah baik itu,” ujarnya.

Pemateri kedua, Dr. Abeer Aly Abdullah dari Arab Saudi menjelaskan, ada bahan-bahan kesusasteraan yang harus menjadi perhatian mahasiswa sastra, yakni tentang feminisme, dekontruksionisme, dan dimensi budaya (culture orientation). “Ketiganya berasal dari barat, tapi tidak perlu khawatir, karena sekadar alat dan pendekatan. Kalau langkah awalnya sudah kuat dan niatnya jelas, maka pendekatan apapun tidak akan berbahaya,” jelasnya.

Arkeolog dari BRIN, Ahmad Yunani, M.Hum mengingatkan kepada umat Islam agar hati-hati dengan mencuatnya fenomena makam-makam palsu di Indonesia, terutama di Jawa Tengah dan Banten yang dijadikan tempat ziarah spiritual. Persoalannya bukan pada makam itu sendiri, palsu atau tidaknya, melainkan pada niat dan tujuan para peziarah.

Sedangkan Dr. Muhammed H. Alaqad dari Malaysia banyak berbicara tentang hubungan komunikasi manusia dengan mesin, produk teknologi canggih, yang bisa menggantikan tenaga manusia. Tetapi kebaradaanya tidak perlu dikhawatirkan, dan jangan dijauhi, karena mesin itu sendiri buatan manusia, bisa bermanfaat bagi kemajuan hidup.[nanang sungkawa]

 

 

 

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tsunami di Perguruan Tinggi: Rekontruksi Makna Integritas Akademik

    Tsunami di Perguruan Tinggi: Rekontruksi Makna Integritas Akademik

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Syahiduz Zaman, dosen UIN Malang
    • 0Komentar

    MALANG kanal31.com — Ada satu situs yang menurut saya tidak kaleng-kaleng. Saya sudah mencoba salah satu fiturnya: sebuah naskah laporan penelitian, dalam kasus saya sebuah skripsi bimbingan, diproses menjadi artikel jurnal.   Mekanismenya sederhana. Pengguna baru memperoleh 700 token secara gratis. Untuk mengubah satu naskah menjadi artikel jurnal dibutuhkan sekitar 500 token. Saya mencoba. Hasilnya? Boom! […]

  • Selamat! Mendagri Lantik Halilul Khairi sebagai Rektor IPDN

    Selamat! Mendagri Lantik Halilul Khairi sebagai Rektor IPDN

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi melantik Halilul Khairi sebagai Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Ruang Sidang Utama (RSU), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin. (26/5/2025). Tito mengatakan penunjukan ini telah melewati tahapan penjaringan dan uji kelayakan secara menyeluruh. Halilul, bersama tiga kandidat kuat lainnya, juga telah […]

  • 5 Program Akselerasi Kota Bandung Menuju World Class City

    5 Program Akselerasi Kota Bandung Menuju World Class City

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 14Komentar

    KANAL31.COM Kota Bandung tengah bersiap untuk naik kelas menuju World Class City. Tak serta merta tanpa persiapan, Kota Bandung sudah menyiapkan beragam program untuk menunjang kenaikan kelas ini.   Dilansir dari laman Kota Bandung, inilah 5 program-program unggulan Kota Bandung untuk menuju World Class City. 1. Infrastruktur Digital IT  Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) […]

  • Akuntansi Syariah UIN Bandung Siapkan Lulusan Kuasai Risiko Perbaikan

    Akuntansi Syariah UIN Bandung Siapkan Lulusan Kuasai Risiko Perbaikan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanala31.com — Dalam upaya mempersiapkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan profesional, Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Manajemen dan Manajemen Risiko Funding serta Financing pada Perbankan Syariah”. Kegiatan yang menghadirkan Konsultan Keuangan dan Bisnis Syariah, Deni Permana, S.E., M.M., CCAP, […]

  • Forum Dekan Ushuluddin Dorong Gerakan Ekologis Berlandaskan Spirit Keislaman

    Forum Dekan Ushuluddin Dorong Gerakan Ekologis Berlandaskan Spirit Keislaman

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Menyikapi krisis ekologi yang semakin mengkhawatirkan, Forum Dekan Fakultas Ushuluddin Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Indonesia meluncurkan “Resolusi Shakti 2025” yang berisi delapan komitmen transformatif berbasis ekoteologi Islam. Resolusi ini merupakan hasil Rapat Kerja Nasional yang berlangsung selama tiga hari (2-4 Desember 2025) di Hotel Shakti, Bandung.   Pertemuan yang mengangkat tema “Ekoteologi: Meneguhkan […]

  • Mendukbangga Wihaji: Keluarga Adalah Madrasah Utama Menuju Indonesia Emas 2045

    Mendukbangga Wihaji: Keluarga Adalah Madrasah Utama Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji menegaskan, kunci utama transformasi Indonesia menuju negara maju pada 2045 tidak terletak pada gedung-gedung pencakar langit, melainkan pada ketahanan 74.092.313 keluarga Indonesia. Penegasan itu disampaikan Wihaji pada kuliah umum yang digelar Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, diikuti 2.000 mahasiswa dan […]

expand_less