Breaking News:
Beranda » BEWARA » Diskusi Film “Hijrah Digital” Ajak Mahasiswa UIN Bandung Refleksi Literasi dan Peran AI dalam Keberagamaan

Diskusi Film “Hijrah Digital” Ajak Mahasiswa UIN Bandung Refleksi Literasi dan Peran AI dalam Keberagamaan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Program Studi Magister Studi Agama-Agama (SAA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa diskusi film Hijrah Digital yang berlangsung di Aula Selatan Pascasarjana, Kamis, (15/5/2025)

Kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan UIN Bandung dan merupakan bagian dari program PKM S2 SAA yang berkolaborasi dengan Bersinergi Institute.

Diskusi dipandu oleh Neng Hannah, dan menghadirkan narasumber kompeten, antara lain: Adhe Bhakti (peneliti dan aktivis deradikalisasi PAKAR); Yeni Huriani, (akademisi kajian budaya dan agama); Dindin Solahudin (Wakil Direktur Pascasarjana); Taufiq Rahman, (pakar studi Islam dan media).

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan “Literasi Digital untuk Pemuda: Memahami Peran Artificial Intelligence (AI)” yang telah dilaksanakan pada 10–11 Desember 2024.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali konten manipulatif berbasis AI, meningkatkan kewaspadaan, serta membangun kemampuan kritis dalam menghadapi pengaruh negatif di ruang digital.

Bersinergi Institute turut berkontribusi melalui produksi film Hijrah Digital, sebuah karya reflektif dan edukatif yang mengangkat kisah nyata Ning An-An Aminah, peserta pelatihan yang menghadapi dinamika dakwah dan kehidupan di era digital. Kisahnya menggambarkan bagaimana media sosial menjadi sarana dakwah pesantren Ar-Risalah Ciamis yang ia pimpin bersama suaminya.

Film ini mengeksplorasi fenomena keberagamaan generasi muda yang kian aktif di ruang digital, sekaligus membuka ruang refleksi kritis atas dinamika dakwah, identitas, dan perubahan sosial berbasis platform daring.

Dalam sambutannya, Ketua Prodi S2 SAA, Taufiq Rahman menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi prodi dalam mempromosikan pendidikan perdamaian dan toleransi di Jawa Barat.

Sementara itu, Anggi Putri Kumala selaku Social Media and Capacity Building Specialist dari Bersinergi Institute menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proyek “Building Youth Resilience to AI-powered Disinformation and Propaganda”.

Proyek ini dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap potensi penyalahgunaan teknologi AI untuk menyebarkan disinformasi dan hoaks di media sosial. Sebagai respons, Bersinergi menyelenggarakan pelatihan di tiga kota di Jawa Barat dan tiga kota di Jawa Tengah, serta dua Focus Group Discussion (FGD), dengan produksi film sebagai komponen utama edukasi publik.

Pembuatan film Hijrah Digital adalah salah satu komponen penting yang mendukung project. “Tujuan pembuatan film adalah agar ada living memory dari serangkaian kegiatan pelatihan. Kami percaya bahwa saat ini film menjadi alat bantu ajar yang cukup efektif dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Penyampaian materi pelatihan, apalagi jika audiencenya anak muda, tidak dapat mengandalkan metode pemaparan saja. Gambar, film, animasi, dan infografik menjadi pelengkap utama dalam penyampaian materi. “Peserta pelatihan lebih mudah menyerap materi jika materi itu disampaikan dengan bantuan ilustrasi dalam bentuk gambar dan video. Oleh karena itu film ini dapat diputar dan didiskusikan dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya sebagai alat bantu pengajaran,” tuturnya.

Wakil Direktur III Pascasarjana, Dindin Solahudin, membuka acara dengan menekankan pentingnya membangun narasi digital yang inklusif dan damai. Sambil mengutip surat Al-Anfal ayat 72, bahwa orang beriman yang mengetahui dampak negatif media sosial harus berhijrah secara literatif dan menjadikan teknologi sebagai alat untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Adhe Bhakti dalam sesi pengantar film menekankan pentingnya membangun ketahanan pemuda terhadap disinformasi berbasis AI, seperti deepfake. “Bagi saya daya kritis tidak bergantung pada kecerdasan semata, tetapi pada kesadaran untuk selalu memverifikasi informasi, bahkan jika datang dari lingkungan terdekat,” jelasnya.

Yeni Huriani dalam tanggapannya membagikan empat prinsip penting dalam membangun literasi digital, yakni:
Pertama, Keterampilan teknologi yang memadai; Kedua, Budaya digital yang baik; Ketiga, Etika berbasis nilai-nilai teologis; Keempat, Keamanan diri dalam penggunaan akun media digital.

Guru Besar Fakultas Ushuluddin ini menegaskan bahwa perempuan tidak boleh dipinggirkan dalam ruang publik digital: “Saya tidak setuju bahwa suara perempuan adalah aurat. Justru diamnya perempuan membuat mereka jadi korban kekerasan yang terus-menerus terjadi. Dalam agama selalu ada perbedaan pandangan, semuanya itu kembali pada keyakinan masing-masing,” bebernya.

Diskusi berlangsung dinamis dan reflektif. Mahasiswa tidak hanya mengkritisi pesan dalam film, tetapi juga menggali bagaimana teknologi, termasuk AI, bisa dimanfaatkan untuk mendukung narasi keagamaan yang inklusif, toleran, dan kontekstual.

Dalam pengakuan Nyimas menuturkan “Saya terlahir dari keluarga patriarki, kakek saya nikah sembilan kali dan memiliki 28 anak. Ayah saya anak pertamanya. Di dalam keluarga saya perempuan tidak bebas dan pendek langkah. Tapi tetap Saya akan berdakwah, sekalipun yang wanita pendakwah malah menjadi objek negatif dari orang-orang yang tidak bisa menahan birahi,” tandasnya

Menurut Kang Adhe, “Semakin banyak screen time , semakin besar beresiko terpapar. Kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah, hanya bisa memilah informasi. Bahkan kadang hoax kadang datang dari keluarga dekat. Daya kritis tidak tergantung dari kepintaran jadi selalu ingat untuk konfrontasi terhadap disinformasi,” tuturnya.

Empat peserta turut menyampaikan refleksi pribadi:
Rahman (S2 SAA Semester 2): “Filmnya sangat relate dengan kehidupan. Tapi bagaimana kita bisa mengantisipasi masalah AI yang terus berkembang?”

Akhwatul Azizah (S2 SAA Semester 2): “Saya pernah hampir jadi korban investasi palsu, tapi akhirnya saya bisa mengambil keuntungan dari situs serupa dengan top up kecil.”

Rima Fauziah (S2 SAA Semester 2): “Ada yang bilang perempuan tidak boleh eksis di medsos, tapi niat kita bukan pamer, melainkan memberi inspirasi.”

Nurfatihah (mahasiswa asal Malaysia): Menyuarakan kegelisahan yang sama tentang keinginan berdakwah di medsos seperti Ning An-An, tapi khawatir melanggar syariat.

Diskusi ini merupakan kolaborasi antara Prodi S2 SAA UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Bersinergi Institute, lembaga nirlaba yang fokus pada pemberdayaan generasi muda melalui pendidikan dan media.

Hannah, berharap dengan adanya diskusi ini, “peserta diajak memahami dinamika hijrah di era digital untuk mencermati tantangan dan peluang dalam menyampaikan pesan keagamaan melalui media sosial. Selain memperkuat keterampilan literasi digital, kegiatan ini menjadi medium refleksi akademik dalam menyemai nilai-nilai moderasi dan perdamaian di era teknologi,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuluh Lintas Agama Garda Terdepan Toleransi

    Penyuluh Lintas Agama Garda Terdepan Toleransi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya kolaborasi penyuluh lintas agama dalam menjaga ekosistem toleransi yang rukun hingga ke akar rumput. Hal ini ia sampaikan dalam rapat rutin bersama Pejabat dan Staf Ahli Kementerian Agama di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat. Menag menilai, tantangan kerukunan umat beragama di era digital semakin kompleks. Isu yang […]

  • Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —Layanan berbelanja Indomaret resmi beroperasi di Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (12/03/2025). Kehadiran Indomart point di kampus ini adalah hasil kerja sama antara pihak ritel Indomaret dengan Badan Layanan Umum (BLU), yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan BLU sebagai penunjang operasional kampus. Grand Opening Indomaret Point dintandai dengan pemotongan pita oleh […]

  • Asyik! Cabang Universitas Al-Azhar dan Jordan University Akan Dibuka di Indonesia

    Asyik! Cabang Universitas Al-Azhar dan Jordan University Akan Dibuka di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengabarkan rencana kerja sama internasional, termasuk pembukaan cabang Universitas Al-Azhar Cairo dan Jordan University di Indonesia sepulangnya ke tanah air dari perjalan dari tanah suci. Hal ini disampaikan Menag dalam sambutan di Universitas PTIQ Jakarta Ma’had Al-Qur’an dalam rangka haflatul wada’ Mahasantri Ma’had Al-Qur’an Universitas PTIQ Jakarta tahun […]

  • Prof Bambang Qomaruzzaman Jadi Pendaftar Pertama dalam Pemilihan Rektor UIN Bandung 2023-2027 

    Prof Bambang Qomaruzzaman Jadi Pendaftar Pertama dalam Pemilihan Rektor UIN Bandung 2023-2027 

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Guru Besar Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. H. Bambang Qomaruzzaman, M.Ag, berhasil mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas kepada panitia di hari pertama saat dibuka Pendaftaran Bakal Calon Pemilihan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode 2023-2027, Jumat (28/4/2023). Tepat pukul 14.29 WIB, berkas Prof Bambang langsung diserahkan sendiri yang diterima oleh Panitia Pemilihan Rektor, Dr. […]

  • Pasinerk į Welle žaidimų azartą ir didelius laimėjimus

    Pasinerk į Welle žaidimų azartą ir didelius laimėjimus

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

  • 5 Pelajaran Penting dari Ibadah Qurban

    5 Pelajaran Penting dari Ibadah Qurban

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Sahabat Mang Geo, dalam Islam ada 2 hari raya internasional. Yaitu: Hari Raya Idul Fitri dan Hari raya Idul Qurban. Seluruh umat Islam di dunia memperingati hari raya ini, dengan ibadah-ibadah yang telah ditentukan oleh syariat Islam. Dalam tulisan ini Mang Geo akan membahas tentang hakikat Qurban, yaitu apa sih sebenarnya yang terpesan dari […]

expand_less