Breaking News:
Beranda » BEWARA » Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan perhatian serius terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra. Menurut Menag, upaya penanggulangan bencana alam tidak boleh lagi hanya mengandalkan pendekatan teknis, hukum, atau politik semata, namun juga melalui konsep Ekoteologi, yakni mengintegrasikan nilai-nilai moral agama ke dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

 

Menag mengajak masyarakat untuk melihat akar masalah kerusakan lingkungan melalui kacamata spiritual. Ia menegaskan bahwa selama ini kepatuhan terhadap lingkungan seringkali hanya didasari ketakutan pada sanksi hukum, ke depan perlu juga menggunakan bahasa agama.

 

“Tanpa bahasa agama, tidak mungkin kita bisa menciptakan satu kesadaran kolektif untuk memelihara lingkungan. Kita harus menanamkan pemahaman bahwa merusak alam adalah sebuah dosa, sementara memelihara lingkungan adalah sumber pahala,” tegas Menag di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

 

Menag mengungkapkan bahwa prinsip ini telah ia bawa ke panggung dunia, termasuk melalui penandatanganan kesepakatan penting di Vatikan dan forum di Rio de Janeiro bersama para pemimpin agama global.

 

“Kami baru saja kembali dari Vatikan dan Rio de Janeiro untuk menandatangani deklarasi bahwa tokoh-tokoh agama di seluruh dunia harus terlibat aktif dalam mengatasi perubahan iklim. Kita ingin menggunakan bahasa agama untuk menata dunia baru yang lebih hijau. Jika dunia internasional saja mengakui urgensi ini, maka Indonesia harus menjadi pelopornya,” lanjutnya.

 

Implementasi Nyata di Daerah Terdampak

 

Banjir di Sumatra adalah salah satu pengingat bagi semua pihak untuk kembali menata hubungan manusia dengan alam. Menag meminta jajaran Kantor Wilayah Kemenag untuk berperan aktif, bukan hanya dalam menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga melakukan edukasi jangka panjang melalui khotbah-khotbah dan pendidikan agama yang berwawasan lingkungan.

 

“Kita tidak ingin agama hanya hadir di saat ritual saja. Agama harus menjadi faktor pemicu bagi martabat kemanusiaan dan penyelamatan semesta. Melalui Kurikulum Cinta yang sedang kita siapkan, kita juga akan menyisipkan nilai-nilai cinta pada alam agar generasi mendatang tidak lagi mewarisi bencana yang sama,” ucap Menag.

 

Melalui pendekatan ini, Menag berharap penanganan banjir di Aceh, Sumatra, dan wilayah lainnya di Indonesia dapat memiliki fondasi yang lebih kuat, yakni perubahan perilaku yang lahir dari keimanan dan tanggung jawab moral kepada Sang Pencipta.

 

“Saya sangat berharap, melalui pendekatan ekoteologi ini, penanganan banjir di Sumatera dan wilayah-wilayah lain di Indonesia tidak lagi hanya menyentuh permukaan. Kita butuh fondasi yang lebih kuat, yaitu sebuah perubahan perilaku yang lahir dari keimanan mendalam serta rasa tanggung jawab moral kita sebagai hamba kepada Sang Pencipta untuk menjaga alam ini,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HES UIN Bandung Selalu Hadir jadi Mitra Strategis Pembangunan Hukum dan Pemberdayaan Umat

    HES UIN Bandung Selalu Hadir jadi Mitra Strategis Pembangunan Hukum dan Pemberdayaan Umat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Untuk meningkatkan literasi hukum dan memperkuat peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Penguatan Desa Sadar Hukum (Sdarkum), di GOR Cisoli Pamoyanan Desa Simpen Kaler, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Rabu (19/11/2025). Sadarkum ini menghadirkan […]

  • Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Bahasa adalah kunci moderasi budaya, melalui komunikasi yang empatik, terbuka, dan menghargai perbedaan. Indonesia dapat menjadi model dunia dalam praktik moderasi budaya melalui bahasa nasional dan lokal yang harmonis. Prof. Dr. H. Mahi M. Hikmat, M.Si (Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Bandung) memberikan kesimpulan, saat menjadi pemateri seminar ilmiah bertajuk “Inspirasi Bahasa dalam […]

  • Inilah Konsep Moderasi Beragama Ala Rektor UIN Lampung

    Inilah Konsep Moderasi Beragama Ala Rektor UIN Lampung

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof Wan Jamaluddin Z. mengungkapkan konsep, prinsip, serta strategi agar moderasi beragama bisa mengalami akselerasi dan penguatan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Rektor, moderasi beragama memiliki arti mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan moral dan watak sebagai ekspresi sikap keagamaan individu atau kelompok tertentu di tengah keberagaman dan […]

  • Top! 2 Mahasiswa UIN Jakarta Berkontribusi pada Riset Virus Dengue di Malaya University

    Top! 2 Mahasiswa UIN Jakarta Berkontribusi pada Riset Virus Dengue di Malaya University

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Ciputat) — Dua mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amanda Farras Wijdhan dan Hening Nada Syaffana, mendapat kepercayaan untuk turut serta dalam proyek penelitian tentang virus dengue. Keduanya terlibat dalam riset ini di Fakultas Farmasi, Universitas Malaya, Malaysia, selama dua pekan, dari 23 September hingga 4 Oktober 2024, melalui skema program student […]

  • Hadapi Era AI, Pesan Kepala BMBPSDM Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    Hadapi Era AI, Pesan Kepala BMBPSDM Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com  — Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani mendorong pegawai UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi di tengah percepatan transformasi teknologi, khususnya perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Pernyataan itu disampaikan Kepala BMBPSDM saat memberikan pembinaan pegawai […]

  • Sebuah Riyadhah

    Sebuah Riyadhah

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dalam kesadaran ruhani, derajat spiritual atau level keimanan, bila kita memilih selalu yang lebih mudah, atau hidup kita ingin selalu mudah dan lancar, itu tidak salah, tapi itu artinya kita orang awam, keimanan biasa, kesadaran umum, tidak istimewa. Mudah dan senang itu adalah pilihan nafsu.   Bila ingin meningkatkan kesadaran, menempa kekuatan batin, […]

expand_less