Breaking News:
Beranda » BEWARA » Layani Pemudik Nataru di Pantura, Masjid Jami Hidayatullah 24 Jam Tak Pernah Dikunci

Layani Pemudik Nataru di Pantura, Masjid Jami Hidayatullah 24 Jam Tak Pernah Dikunci

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUBANG Kanal31.com — Masjid Jami Hidayatullah yang berada di Jalan Pantura Ciwaringin, Kecamatan Patokbeusi, Subang, Jawa Barat menjadi salah satu masjid ramah pemudik. Masjid ini membuka layanan 24 jam selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Masjid ini melayani ratusan pemudik yang melintas di jalur Pantura dengan menyediakan ruang ibadah, toilet, tempat wudu, serta area istirahat yang bersih dan aman.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Hidayatullah, Ustaz Abdul Ghofur, mengatakan masjid sengaja dibuka tanpa dikunci untuk memudahkan musafir dan masyarakat umum yang membutuhkan tempat singgah. Menurutnya, banyak pemudik mengalami kelelahan di perjalanan dan membutuhkan ruang istirahat yang layak sebelum melanjutkan perjalanan.

“Kami membuka masjid ini 24 jam agar pemudik tidak kesulitan mencari tempat istirahat. Masjid harus hadir memberi kemudahan, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh,” ujar Abdul Ghofur dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).

Ia menjelaskan, masjid menyediakan ruang beristirahat yang dapat digunakan pemudik untuk sekadar melepas lelah, salat, maupun berbaring sejenak. Ruangan ini tepat berada di depan area masjid berdekatan dengan kantin, serta toilet umum.

“Toilet umum dan toilet jemaah ini letaknya terpisah, sehingga tidak akan mengganggu jemaah yang sedang beribadah. Selain itu, meski tidak setiap hari menyediakan makanan dan minuman, pada momen tertentu seperti Jumat Berkah, pengurus masjid menyiapkan makanan ringan bagi jamaah dan musafir,” ujarnya.

Abdul Ghofur, pembukaan masjid selama Nataru dilandasi kepedulian sosial, meskipun momentum ini bukan hari besar keagamaan Islam. “Libur akhir tahun tetap membuat mobilitas masyarakat meningkat. Kami ingin masjid menjadi tempat yang menenangkan dan membantu keselamatan perjalanan,” katanya.

Masjid Jami Hidayatullah merupakan bangunan baru, digunakan sejak 2024 dan diresmikan pada Ramadan 2024. Masjid ini dibangun menggunakan dana pribadi dari Syarif Hidayat dan sejak awal diniatkan sebagai masjid yang terbuka serta dekat dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan para musafir.

Pengurus DKM Bidang Keamanan, Soma, mengatakan pengamanan masjid dilakukan secara bergilir oleh petugas, pihaknya melibatkan Penyuluh Agama Idlam setempat. Menurutnya, selama libur Nataru, pengurus menyiagakan petugas untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik yang singgah.

“Petugas keamanan selalu ada. Semua sisi di masjid ini juga sudah dilengkapi dengan CCTV. Kami memastikan masjid tetap aman, bersih, dan tertib meski dibuka 24 jam. Selain itu, keberadaan petugas juga membantu pemudik yang membutuhkan informasi atau bantuan ringan saat beristirahat,” ujar Soma.

Selama libur akhir tahun ini, jumlah pemudik yang singgah mencapai ratusan orang. Mereka datang dari berbagai daerah dengan tujuan berbeda, baik untuk mudik, liburan, maupun perjalanan antarprovinsi.

Keterbukaan masjid tidak menimbulkan kendala berarti karena didukung kesadaran jamaah dan warga sekitar. “Alhamdulillah, sejauh ini berjalan tertib. Warga juga ikut menjaga,” katanya.

Kasubdit Kemasjidan, Ditjen Bimas Islam, Kemenag, Nurul Badruttamam menyampaikan, program Masjid Ramah Pemudik yang dijalankan Masjid Jami Hidayatullah sejalan dengan kebijakan Kemenag. Dijelaskannya, pada momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kemenag menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Program tersebut merupakan bagian dari upaya Kemenag menghadirkan masjid sebagai ruang publik yang aman, bersih, dan nyaman bagi para musafir, baik pada arus mudik maupun arus balik,” ujarnya.

Masjid Ramah Pemudik merupakan penguatan fungsi sosial masjid sebagaimana kebijakan masjid ramah yang dikembangkan Kemenag, termasuk masjid ramah lansia, ramah anak, ramah perbedaan, dan ramah lingkungan. “Kehadiran masjid sebagai tempat istirahat dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan perjalanan masyarakat selama masa libur panjang,” pungkasnya.

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengagumi Ulama dan Artisme

    Mengagumi Ulama dan Artisme

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Mengagumi seorang ulama tanpa ulama itu pernah benar-benar menyadarkan kita secara pribadi, adalah artisme, yaitu psikologi kekaguman yang tak ada bedanya dengan mengagumi sosok, tokoh atau artis pada umumnya.   Pertama, ulama itu bukan untuk dikagumi tapi diserap ilmunya dan diamalkan sebisanya. Bila tak ada yang bisa diserap ilmunya sesuai minat dan kapasitas […]

  • Prof. Dadan Optimis Prodi Ekonomi Syariah Raih Nilai Unggul

    Prof. Dadan Optimis Prodi Ekonomi Syariah Raih Nilai Unggul

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Dadan Rusmana, M.Ag. merasa optimistis Prodi Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), bisa meraih nilai unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Mengapa tidak, semuanya sudah berikhtiar maksimal, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Kata-kata optimisme ini diungkapkan […]

  • Sebanyak 36.604 Santri akan Ikuti Uji Kesetaraan 2023

    Sebanyak 36.604 Santri akan Ikuti Uji Kesetaraan 2023

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta KANAL31.COM Pemerintah akan menggelar Uji Kesetaraan (UK) bagi para santri. Giat ini bertujuan untuk mengukur tingkat kualitas peserta didik pendidikan kesetaraan, Dari data tahun 2023, UK ini diperkirakan akan diikuti sebanyak 36.604 santri. “Uji Kesetaraan bertujuan untuk menyetarakan hasil pendidikan nonformal dengan hasil pendidikan formal, sekaligus menjamin pemenuhan akses peserta didik pendidikan nonformal terhadap […]

  • Ini Strategi Jitu Kang DS, Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Terus Menurun

    Ini Strategi Jitu Kang DS, Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Terus Menurun

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG KANAL31.COM- Di akhir tahun 2024, Bupati Bandung Dadang Supriatna mampu menurunkan angka pengangguran hingga 6,36 persen, yang semula 8,58 persen (2020). Bupati yang akrab disapa Kang DS ini mampu melakukan adaptasi, evaluasi, dan menggali berbagai problematika terkait dengan banyaknya pengangguran ini. Dengan langkah pasti, melalui kebijakannya sedikit demi sedikit problem pengangguran bisa teratasi. […]

  • Mahasiswa Baru Akuntansi Syariah UIN Bandung Wajib Kenali, Pahami, dan Siap Berprofesi

    Mahasiswa Baru Akuntansi Syariah UIN Bandung Wajib Kenali, Pahami, dan Siap Berprofesi

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Studium Generale yang bertempat di Aula Lt. 2 Gedung FEBI, Jumat (4/10/2024). Acara yang bertajuk “Implementasi Akuntansi Syariah dalam Praktik Bisnis Pegadaian: Tantangan dan Peluang” ini menghadirkan Anton Budiono, S.E., (Pimpinan Cabang Pegadaian Cabang Pungkur) dan Dela […]

  • Praktikum Ibadah, Tak Sekadar Rangkaian Akademik, Tapi Juga tentang Keakhiratan

    Praktikum Ibadah, Tak Sekadar Rangkaian Akademik, Tapi Juga tentang Keakhiratan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Walaupun non-SKS, kegiatan praktikum ibadah wajib diikuti oleh semua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kelulusan praktikum ibadah ini menjadi prasyarat bagi mereka untuk mengikuti sidang Usulan Penelitian (UP), komprehensif, dan munaqosah. ”Jika tidak ikut atau tidak lulus praktik ibadah, mereka tidak akan bisa jadi sarjana,” tegas […]

expand_less