Breaking News:
Beranda » KOMUNITAS » Peace Education AFI UIN Bandung, Ruang Aman bagi Dialog dan Keberagaman

Peace Education AFI UIN Bandung, Ruang Aman bagi Dialog dan Keberagaman

  • account_circle Jun
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Mata kuliah Peace Education Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) semester 6 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diampu oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag., telah sukses menyelenggarakan rangkaian project perdamaian berbasis dialog lintas perbedaan sepanjang 4–25 Mei 2026.

 

Project ini merupakan implementasi langsung dari pedoman pembelajaran yang menekankan pentingnya membangun ruang aman, trust-building, empati, serta praktik dialog damai di tengah masyarakat majemuk.

Ketua Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Maman Lukmanul Hakim, M.Ag menegaskan bahwa mata kuliah Peace Education merupakan bagian dari implementasi misi keempat Jurusan AFI, yaitu “mendorong tumbuh kembangnya komunitas masyarakat Jawa Barat yang religius, damai, dan toleran,” tegasnya, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, project ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan capaian profil lulusan AFI, khususnya sebagai analis dan konsultan masalah keagamaan yang mampu memberikan solusi dan analisis kritis terhadap isu-isu sosial-keagamaan secara rasional, objektif, dan progresif.

Melalui praktik dialog dan peace building ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi konsultan perdamaian, mediator konflik sosial, sekaligus teolog yang toleran dan inklusif.

Mengusung tema besar “Membuka Ruang Aman untuk Dialog Lintas Perbedaan”, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori peace building di ruang kelas, tetapi terjun langsung menghadirkan ruang perjumpaan perdamaian bersama komunitas dan lembaga yang selama ini berhadapan dengan stigma, prasangka, maupun potensi konflik sosial-keagamaan.

Kelompok pertama menyelenggarakan program bertajuk Humanity in Motion pada 16 Mei 2026. Program ini hasil kerja sama dengan Sekolah Damai Indonesia (Sekodi) yang menghadirkan pendekatan unik berbasis gerak tubuh, refleksi, dan pengalaman personal sebagai medium pendidikan perdamaian.

Berangkat dari keyakinan bahwa tidak semua hal dapat dipahami hanya melalui kata-kata, peserta diajak mengeksplorasi keberagaman, empati, dan kemanusiaan melalui tubuh, pikiran, serta rasa.

Aktivitas eksplorasi identitas melalui gerak, latihan empati, diskusi reflektif, hingga penciptaan koreografi bersama, peserta belajar memahami bahwa setiap manusia membawa cerita dan pengalaman hidup yang berbeda.

Perbedaan tersebut tidak ditempatkan sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari pengalaman manusia yang perlu dipahami dan dirayakan bersama. Program ini menjadi ruang pembelajaran yang inklusif, aman, dan mendalam untuk membangun self-awareness serta koneksi antarmanusia secara lebih autentik.

Sementara itu, Kelompok 2 menyelenggarakan kegiatan “Perjumpaan Mahasiswa Lintas Kampus: Dialog Antar Agama sebagai Strategi Pendidikan Perdamaian di Perguruan Tinggi” di Kampus Mubarak Bogor pada 11 Mei 2026.

Kegiatan merupakan Kerjasama UIN Bandung dengan PCRP (Paramadina Center for Religion and Philosophy). Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai institusi dan latar belakang, di antaranya mahasiswa Al-Mubarak Ahmadiyah, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan Universitas Paramadina.

Dialog tersebut tidak sekadar menjadi forum akademik formal, tetapi menghadirkan pengalaman kemanusiaan yang mendalam. Mahasiswa diajak memahami perbedaan bukan sebagai sekat identitas, melainkan sebagai ruang perjumpaan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa perdamaian tidak cukup dibangun melalui slogan toleransi, tetapi melalui pengalaman langsung mendengar, memahami, dan menghargai sesama.

Dengan mengangkat perspektif filsafat dialog Martin Buber tentang relasi Ich und Du (Aku dan Engkau), forum ini mendorong peserta untuk melihat orang lain bukan sebagai label agama atau kelompok, melainkan sebagai manusia utuh yang layak dipahami.

Dalam suasana penuh keterbukaan, mahasiswa berbagi pengalaman, keresahan, dan harapan sebagai generasi muda Indonesia yang mendambakan kehidupan damai di tengah keberagaman.

Kelompok 3 kemudian melanjutkan praktik peace building melalui kegiatan “Dialog Sunni dan Syiah Bersama Initiative of Change (IoFC) Indonesia” pada 22 Mei 2026 di Masjid Mubarak Bandung.

Mengusung tema “Honest Conversation: Membangun Ruang Dialog yang Aman untuk Intrafaith Muslim”, kegiatan ini menghadirkan perwakilan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI), IJABI, Initiative of Change, mahasiswa, serta dosen pengampu mata kuliah.

Kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa konflik dan pelabelan negatif di internal umat Islam masih menjadi tantangan besar dalam membangun kehidupan sosial yang damai. Bersama Initiatives of Change Indonesia, mahasiswa mempelajari metode trust building sebagai pendekatan membangun ruang aman untuk dialog jujur dan terbuka.

Dalam forum tersebut, peserta diberi kesempatan menyampaikan pengalaman, pandangan, dan kegelisahan mereka tanpa rasa takut dihakimi. Sesi diskusi kelompok menjadi ruang refleksi yang memperlihatkan bahwa mendengarkan dengan empati merupakan langkah awal untuk membangun mutual understanding.

Dialog ini sekaligus membuktikan bahwa perbedaan teologis tidak harus berakhir pada permusuhan, melainkan dapat menjadi jalan untuk memperkuat penghargaan terhadap kemanusiaan.

Secara keseluruhan, rangkaian project Peace Education ini menunjukkan bahwa pendidikan perdamaian tidak cukup berhenti pada tataran teoritis. Mahasiswa perlu mengalami langsung proses membangun empati, mendengarkan secara mendalam, serta membuka ruang perjumpaan yang aman dan manusiawi.

Project ini menjadi miniatur kecil Indonesia yang ideal: ruang di mana perbedaan tidak lagi menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan kesempatan untuk saling memahami dan mendekat.

Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan tumbuh tidak hanya sebagai individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, empatik, dan mampu menjadi peace builder di tengah masyarakat.

Sebagaimana tujuan utama project ini, perdamaian sejati lahir ketika manusia mampu berjalan dari kepala menuju hati.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lembur Katumbiri: Semangat Warga Dago Menyulam Warna, Cerita, dan Harapan

    Lembur Katumbiri: Semangat Warga Dago Menyulam Warna, Cerita, dan Harapan

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Kota Bandung kembali membuktikan diri sebagai ruang tumbuh kreativitas tanpa batas. Kali ini, inspirasi datang dari RW 12 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, yang menyulap kampung mereka menjadi kawasan wisata tematik berbasis budaya lokal bernama Lembur Katumbiri. Peresmian kawasan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Bagi warga, momen ini bukan […]

  • Kisah Perjuangan Calon PPPK, Ikuti Tes SKTT dalam Suasana Duka Kematian Suami

    Kisah Perjuangan Calon PPPK, Ikuti Tes SKTT dalam Suasana Duka Kematian Suami

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MAROS, KANAL31.COM –Ada banyak cerita perjuangan para calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kemenag. Salah satunya adalah Hasanah, calon peserta seleksi calon PPPK Maros, Provinsi Sulsel. Dia harus mengikuti Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) calon PPPK dalam suasana duka karena dari titik lokasi ujian mendengar kabar bahwa suami meninggal. Hasanah selama ini bekerja sebagai […]

  • Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Terpilih Dilantik 6 Februari

    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Terpilih Dilantik 6 Februari

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM – Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2025 di Jakarta. Demikian kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung Khoirul Anam Gumilar. Ia menyebutkan, bahwa pelantikan pada 6 Februari 2025 tersebut khusus bagi kepala daerah tak bersengketa dalam Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi […]

  • Selamat! UIN Sumatera Utara Terakreditasi Unggul dari BAN-PT

    Selamat! UIN Sumatera Utara Terakreditasi Unggul dari BAN-PT

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Medan) — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) terus menorehkan prestasi. Setelah melalui perjuangan dan upaya panjang , UIN-SU Medan berhasil meraih akreditasi Perguran Tinggi (APT) dengan predikat ‘Unggul’ dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Predikat akreditasi unggul untuk Institusi ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BAN-PT Nomor: 1936/SK/BAN-PT/AK/PT/X/2024, yang diterbitkan pada Sabtu 19 […]

  • Raih Guru Besar, Usep Dedi Rostandi: Simbol Dedikasi, Pengabdian, dan Kontribusi Keilmuan

    Raih Guru Besar, Usep Dedi Rostandi: Simbol Dedikasi, Pengabdian, dan Kontribusi Keilmuan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Perjalanan panjang dan konsisten dalam dunia akademik mengantarkan Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A. meraih jabatan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Tahun 2025. Capaian ini menjadi puncak pengabdian akademik yang sarat dedikasi dan kontribusi keilmuan bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.   Bagi dosen UIN […]

  • Senyuman, Sebuah Ikhtiar Membina Moral Generasi Muda

    Senyuman, Sebuah Ikhtiar Membina Moral Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIMAHI, kanal31.com—Para santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah asal Bandung Raya sukses menggelar Senyuman (Serunya Menyambut Ramadhan Bersama Annaba) di SMPN 1 Cimahi. Senyuman ke-13 ini berupa pesantren kilat, sebuah ikhtiar para santri dalam mengembangkan ilmu agama Islam dan pembinaan moral generasi penerus bangsa. Senyuman kali ini berkolaborasi dengan 1.378 siswa SMPN 1 Cimahi, Jawa Barat, […]

expand_less