Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Perkuat Integritas Akademik, Kuliah Dosen Tamu Bahas Etika Profesi Perspektif Islam

Perkuat Integritas Akademik, Kuliah Dosen Tamu Bahas Etika Profesi Perspektif Islam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Etika Profesi Akuntansi dalam Bingkai Ekonomi Syariah: Mencegah Moral Hazard melalui Prinsip Amanah”

Dengan menghadirkan Citra Kharisma Utami, S.E., M.Ak., Ak., CA, Ketua Perhimpunan Profesional Pelaporan Perpajakan Muda Indonesia, sebagai narasumber utama.

Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM., C.PS., C.MC., mengatakan bahwa kegiatan webinar ini merupakan bagian dari pendalaman mata kuliah Praktikum Profesi Akuntansi Syariah (PPAS) yang diampu oleh Dr. Irni Sri Cahyanti, S.E.Sy., M.E. dan diikuti oleh 120 mahasiswa semester VI.

Menurutnya, kehadiran praktisi profesional dalam perkuliahan menjadi sarana penting untuk menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh mahasiswa di kelas dengan realitas praktik profesi akuntansi di lapangan, khususnya terkait isu etika, integritas, dan akuntabilitas dalam perspektif ekonomi syariah.

Kompetensi teknis saja tidak cukup untuk membentuk akuntan profesional. “Mahasiswa perlu memahami pentingnya integritas, tanggung jawab moral, dan nilai-nilai syariah sebagai fondasi dalam menjalankan profesi,” tegas Mia dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

Dalam pemaparannya, Citra Kharisma Utami menegaskan bahwa berbagai skandal keuangan yang terjadi di tingkat global maupun nasional menunjukkan bahwa runtuhnya perusahaan besar sering kali bukan disebabkan oleh kegagalan teknis, melainkan kegagalan etika.

“Pelanggaran laporan keuangan, manipulasi pajak, dan berbagai bentuk penyimpangan lainnya terus terjadi. Ini menunjukkan bahwa pengawasan yang ketat sekalipun masih dapat dicari celahnya apabila tidak dibarengi dengan kesadaran moral,” ujarnya.

Salah satu akar persoalan dalam dunia akuntansi adalah asimetri informasi, yaitu kondisi ketika pihak pengelola atau agen memiliki akses informasi yang lebih besar dibandingkan pemilik atau publik. Ketimpangan informasi tersebut membuka peluang terjadinya moral hazard, yakni tindakan yang mengutamakan kepentingan pribadi dengan memanfaatkan keterbatasan informasi pihak lain.

Mengacu pada teori keagenan (agency theory), Citra menerangkan bahwa perbedaan kepentingan antara prinsipal dan agen kerap memunculkan penyimpangan moral. Dalam praktiknya, akuntan sering menghadapi tekanan ganda, baik dari atasan maupun klien, yang dapat mendorong manipulasi angka atau pelonggaran standar pelaporan.

Untuk menjawab tantangan itu, menawarkan pendekatan ekonomi syariah yang menempatkan manusia bukan sekadar makhluk ekonomi pencari keuntungan, tetapi sebagai insan yang memiliki tanggung jawab kepada Allah SWT dan masyarakat.

“Dalam paradigma syariah, akuntabilitas tidak hanya bersifat horizontal kepada pemegang saham atau regulator, tetapi juga vertikal kepada Tuhan. Karena itu, etika bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan panggilan moral yang menjadi inti profesi,” jelasnya.

Keselarasan antara prinsip-prinsip etika profesi akuntan dengan nilai-nilai syariah. Integritas dipadankan dengan nilai siddiq (kejujuran), objektivitas dengan adil, kompetensi profesional dengan fathanah, kerahasiaan dengan amanah, serta perilaku profesional dengan akhlak mulia (akhlaq karimah).

“Seorang akuntan tidak boleh dipandang hanya sebagai teknisi yang menyusun laporan keuangan,” tuturnya.

Lebih dari itu, akuntan merupakan penjaga kepercayaan publik yang bertanggung jawab memastikan kebenaran dan keadilan dalam setiap informasi yang disajikan.

“Dalam ekosistem ekonomi yang kompleks, akuntan bukan sekadar teknisi angka yang merangkai laporan keuangan. Akuntan adalah penjaga kepercayaan publik,” tegasnya.

Mengingat regulasi dan sistem pengawasan memang penting untuk menutup celah penyimpangan teknis. Namun, integritas sejati lahir dari kesadaran transendental bahwa setiap tindakan akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya di hadapan manusia tetapi di hadapan Allah SWT.

Kuliah dosen tamu ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa Akuntansi Syariah diharapkan mampu memahami bahwa profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi dibarengi dengan komitmen menjaga amanah, kejujuran, dan kemaslahatan publik dalam setiap praktik akuntansi yang dijalankan.

“Setiap angka yang dicatat, setiap opini yang diberikan, dan setiap keputusan yang diambil memiliki konsekuensi nyata di dunia dan akhirat. Karena itu, akuntan harus menjadi penjaga kepercayaan dan agen peradaban yang menghadirkan keadilan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

    Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan tingkat literasi paling rendah. Menurut Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, budaya literasi menurun pada generasi muda karena kurangnya koleksi buku dan jumlah penulisnya. Dari 273 juta […]

  • Inilah Tips dan Trik Publikasi Scopus Ala Adhan Efendi

    Inilah Tips dan Trik Publikasi Scopus Ala Adhan Efendi

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Mengakhiri bulan Juni 2025 dengan semangat akademik yang membara, Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kelas Menulis dan Workshop Academic Writing yang terbuka untuk umum tanpa biaya. Dengan menghadirkan narasumber utama Adhan Efendi, seorang pakar publikasi ilmiah sekaligus kandidat doktor di National Chin-Yi University of Technology, Taiwan. Kegiatan yang dilaksanakan […]

  • Sedang Jadi Telur Itik 

    Sedang Jadi Telur Itik 

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Para aktifis dan kalangan internal NU mengatakan, prahara NU panas kini berasal dari persoalan tambang. Mahfud MD juga menegaskan, ini semua berawal dari soal tambang. “Malu kita,” kata Mahfud. Konsensi 26.000 hektar tambang buat NU di Kalimantan Timur dari Jokowi. Disitulah pimpinan NU mulai pecah, para petingginya beda keinginan. Ulama, kiyainya pecah. Empat […]

  • Perempuan ASN Harus Jadi Teladan di Keluarga dan Masyarakat

    Perempuan ASN Harus Jadi Teladan di Keluarga dan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, Helmi Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran perempuan, khususnya istri aparatur sipil negara (ASN), dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan masyarakat yang berakhlak. Hal ini disampaikannya saat memberikan pembinaan kepada Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama se-Kalimantan Timur. “Jadilah istri sebagai penyejuk hati suami. Jadilah istri yang menjadi […]

  • Bom Waktu Amarah: Ketika Akal Sehat Terhimpit “Kegilaan” Elit

    Bom Waktu Amarah: Ketika Akal Sehat Terhimpit “Kegilaan” Elit

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Mayoritas kita yang masih mencoba waras saat ini mungkin sepakat: bangsa ini sedang tidak baik-baik saja. Dari carut-marut penegakan hukum hingga gaya hidup mewah (hedonisme) para elit yang dipamerkan tanpa rasa malu di tengah bencana yang melanda pelosok negeri. Rasanya, harapan sedang berada di titik nadir. Kita seperti sedang mengantre, hanya tinggal menunggu […]

  • Ini Cara Jitu FSH UIN Bandung – BPHN Cegah Perundungan di Perguruan Tinggi

    Ini Cara Jitu FSH UIN Bandung – BPHN Cegah Perundungan di Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan Kick off Penyuluhan Hukum Serentak Tahun 2024 yang diadakan secara nasional. Kegiatan yang digagas oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM RI ini melibatkan 33 Kantor Wilayah Kemenkumham RI di 66 titik pelaksanaan se-Indonesia, Rabu (18/9/2024). […]

expand_less