Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Dorong Keluarga Lawan Judol dan Pinjol lewat Investasi Syariah, UIN Bandung Edukasi PKK Padasuka

Dorong Keluarga Lawan Judol dan Pinjol lewat Investasi Syariah, UIN Bandung Edukasi PKK Padasuka

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com — Galeri Investasi Syariah (GIS) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendorong keluarga memperkuat literasi keuangan sebagai benteng menghadapi ancaman judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol).

Edukasi ini dilakukan melalui Sekolah Pasar Modal Syariah bertajuk “Keluarga Cerdas, Keluarga Bebas Cemas: Kiat Keluarga Melawan Judol & Pinjol dengan Investasi Syariah” yang digelar bersama Tim Penggerak PKK Kelurahan Padasuka, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini menempatkan keluarga sebagai salah satu garda terdepan dalam membangun ketahanan ekonomi dan berusaha mencegah anggota keluarga terjebak dalam praktik keuangan ilegal. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bahaya judol dan pinjol ilegal, perencanaan keuangan keluarga, hingga pengenalan investasi syariah sebagai instrumen keuangan yang legal, produktif, dan sesuai prinsip syariah.

Kepala GIS UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Gina Sakinah, S.E.,Sy.,M.E., menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan perlu dimulai dari keluarga. Menurutnya, orang tua memiliki peran strategis dalam membekali anggota keluarga agar mampu mengenali risiko dan mengambil keputusan finansial secara bijak di tengah perkembangan layanan keuangan digital.

“Di era digital saat ini, praktik judi online dan pinjaman online ilegal berkembang semakin masif dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Sebagai orang tua, kita tidak boleh lengah karena dampaknya bukan hanya pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga, kesehatan mental, hingga masa depan pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Literasi keuangan menjadi modal penting agar keluarga tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan maupun kemudahan pinjaman yang justru dapat menimbulkan persoalan finansial baru.

“Karena itu, keluarga harus dibekali dengan literasi keuangan yang baik agar mampu mengambil keputusan finansial secara bijak. Salah satu langkah nyata yang dapat dilakukan adalah mengenal dan memanfaatkan instrumen investasi syariah sebagai sarana membangun kesejahteraan keluarga secara halal, aman, dan berkelanjutan,” bebernya.

Pesan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Dekan FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, menegaskan bahwa FEBI hadir untuk menjadi pemikir, penggerak, dan pelaku ekonomi syariah.

Sekolah Pasar Modal Syariah menghadirkan narasumber dari regulator dan praktisi pasar modal, yakni perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Rachmatul Karimah, selaku Asisten Manajer Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PEPK); Vivi Hendwiyani dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) Pusat; serta Asep Muhamad Saepul Milah, RTA dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Materi yang disampaikan mencakup perlindungan konsumen sektor jasa keuangan, pengenalan pasar modal syariah, mekanisme investasi yang aman, serta pentingnya meningkatkan literasi keuangan untuk mencegah masyarakat menjadi korban berbagai bentuk kejahatan finansial digital.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PKK Kelurahan Padasuka, Siti Alia, S.Ip., M.Ap., serta diikuti anggota PKK Kelurahan Padasuka yang antusias memperluas pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan keluarga secara sehat, aman, dan sesuai prinsip syariah.

Melalui sesi diskusi interaktif, peserta dapat berkonsultasi mengenai persoalan keuangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengenali ciri-ciri investasi ilegal, menghindari jebakan pinjol ilegal, hingga memahami langkah awal berinvestasi di pasar modal syariah dengan modal yang terjangkau.

Gina berharap Sekolah Pasar Modal Syariah tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi, tetapi mampu mendorong lahirnya keluarga yang semakin sadar terhadap pentingnya pengelolaan keuangan, memiliki ketahanan ekonomi, dan dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masyarakat.

“Kami berharap semakin banyak keluarga yang memiliki pemahaman keuangan yang baik, terbebas dari praktik keuangan ilegal, serta mampu membangun masa depan ekonomi yang lebih sejahtera melalui investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,” paparnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen GIS UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendekatkan edukasi pasar modal syariah kepada masyarakat. Literasi keuangan keluarga diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi menjadi kemampuan praktis untuk mengambil keputusan finansial yang aman, produktif, dan maslahat.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren! 99 Artikel Mahasiswa Sastra Inggris UIN Bandung Tembus Dunia Publikasi

    Keren! 99 Artikel Mahasiswa Sastra Inggris UIN Bandung Tembus Dunia Publikasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mencatat capaian membanggakan dari Mata Kuliah Academic Writing. Hingga Juli 2025, tercatat 99 artikel mahasiswa berhasil terbit di jurnal nasional terindeks Sinta, Moraref, dan Google Scholar. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah, mengingat sejumlah mahasiswa semester IV dari […]

  • Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    Sinergi untuk SPBE: Dosen UIN Bandung Isi Pelatihan Manajemen Risiko KOMINFO RI

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berkontribusi dalam pelatihan Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (MR-SPBE) yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP KOMINFO) Bandung, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka.   Pelatihan ini merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) melalui Government […]

  • Pesan Rektor UPI : Jadilah Speed Learner

    Pesan Rektor UPI : Jadilah Speed Learner

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Rektor Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. berpesan agar pegawai di lingkungan UPI harus menjadi SDM yang speed learner dan lifelong learner. Hal itu disampaikan selepas Rektor mengambil sumpah 324 Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Tetap UPI pada Senin (19/09/2022) di Gedung BPU Achmad Sanusi. Untuk mencapai hal tersebut, menurutnya, penting agar pegawai sebagai SDM UPI mampu […]

  • Ayo Bangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

    Ayo Bangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M.Sc melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bertempat di Pekon Sukamulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Minggu, (14/08/2022). Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang mengambil tema “Membangun Gerakan Ekonomi Kerakyatan melalui Kelompok Usaha Bersama dan Koperasi, Wujud nyata Pelaksanaan Nilai-Nilai […]

  • Saatnya Perempuan Menyapa, Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

    Saatnya Perempuan Menyapa, Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL3.COM — Hari Ibu di Indonesia, yang diperingati setiap 22 Desember, memiliki makna lebih dari sekadar penghormatan terhadap peran perempuan sebagai ibu. Tema Hari Ibu 2024, “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045,” menggambarkan aspirasi besar untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam membangun bangsa. Indonesia tengah menghadapi tantangan besar menuju era Society 5.0, di […]

  • Ormas Keagamaan Penopang Ketahanan Sosial Bangsa

    Ormas Keagamaan Penopang Ketahanan Sosial Bangsa

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH kanal31.com — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan memperkuat ketahanan sosial bangsa. Pernyataan ini disampaikan Kamaruddin Amin saat melantik pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Provinsi Aceh masa khidmat 2024–2029 dan Pimpinan Cabang ISNU se-Aceh periode 2025–2029 di […]

expand_less