Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Pesan Menyentuh Dr. Dedi saat Melepas Alumni: Mengingat Tetesan Keringat Orang Tua di Balik Gelar Sarjana

Pesan Menyentuh Dr. Dedi saat Melepas Alumni: Mengingat Tetesan Keringat Orang Tua di Balik Gelar Sarjana

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

‎

‎​BANDUNG, kanal31.com — Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai acara pelepasan 49 calon wisudawan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN SGD Bandung ke-109, Jumat (11/09/2026). Dalam momen tersebut, Dekan Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum memberikan pengarahan mendalam terkait realitas dunia kerja dan pesatnya perkembangan teknologi.

‎​Dr. Dedi menyadarkan para calon wisudawan akan tantangan besar yang menanti di luar kampus. Mengutip data terkini, terdapat lebih dari 1 juta lulusan S1 yang masih menjadi pencari kerja dari total sekitar 7 juta pengangguran di Indonesia. Angka ini menjadi pengingat bahwa ijazah saja tidak lagi cukup untuk menjamin kesuksesan di dunia kerja.

‎​”Ijazah adalah pintu gerbang untuk melewati seleksi administrasi. Namun, ketika proses seleksi berlangsung, skill atau keahlian individulah yang akan menjadi penentu utama,” tegas Dr. Dedi dalam sambutannya.

‎​Di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) seperti ChatGPT, Gemini, hingga Claude, serta maraknya robotisasi di berbagai sektor industri, persaingan kerja kian ketat. Berbagai pekerjaan teknis mulai digantikan oleh sistem otomatis. Oleh karena itu, lanjut Dr. Dedi, lulusan humaniora dituntut untuk adaptif, inovatif, dan menguasai keahlian khusus—seperti kemahiran bahasa, academic writing, hingga pemikiran kritis— agar tetap relevan dan memiliki nilai tawar tinggi.

‎​Selain memberikan motivasi karier, acara ini juga menjadi momen refleksi atas perjuangan para mahasiswa selama 3,7 hingga 4 tahun menempuh masa studi. Seluruh sivitas akademika mendoakan agar para lulusan dimudahkan dalam meraih cita-cita, baik yang ingin melanjutkan pendidikan, meniti karier, maupun membangun rumah tangga.

‎​Pesan paling menyentuh disampaikan Dr. Dedi di akhir acara, para calon wisudawan diingatkan untuk selalu mengenang perjuangan dan tetesan keringat orang tua yang telah membiayai dan mendukung mereka hingga berhasil meraih gelar sarjana.

“Atas keberhasilan ini, para alumni jangan lupa bersyukur kepada Allah SWT dan berhidmat kepada kedua orangtua, agar semuanya bisa dimudahkan meraih cita-cita menuju kehidupan yang sukses dan bahagia,” pungkas Dr. Dedi.

‎

‎Peluang Karier Terbuka Luas

Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan 2 FAH Dr. Samsudin, M.Ag melaporkan,  calon wisudawan yang  akan dilantik Rektor besok (12/09/2026) sebanyak 49: Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) 9, Bahasa dan Sastra Arab (BSA) 23, dan Sastra Inggris (SI) 17. lulusan berprestasi dengan IPK tertinggi (pujian) 3,88 diraih oleh Raisha Srikandi Sekartaji (SI); 3,81 diraih Waode Andini Syamsuriani (SPI) dan Miftahul Khasanah (BSA).

Menurut Dr. Samsudin,  wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal dari ujian pembuktian yang sebenarnya. ‎​Tantangan nyata justru dimulai saat para lulusan melangkah keluar dari gerbang perguruan tinggi. Setiap satuan kredit semester (SKS) yang telah ditempuh serta nilai mata kuliah yang didapat harus dipertanggungjawabkan di tengah masyarakat.

Prospek dunia kerja bagi para lulusan FAH sebenarnya sangat membanggakan. Hal ini terbukti dari banyaknya alumni yang berhasil menembus sektor formal dan kementerian. ‎​Terlebih bagi lulusan yang memilih jalur dunia wirausaha, menjadi lapangan pengabdian yang sangat menjanjikan. Dunia usaha tidak lagi menilai seseorang berdasarkan IPK, tetapi sepenuhnya ditentukan oleh kecerdasan, kreativitas, dan ketangguhan dalam menangkap peluang. (nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

    Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi S1 Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama Esoterika Fellowship Program, Initiatives for Change (IofC) Indonesia, dan Rumah Moderasi Beragama (RMB) menggelar “Peace Café: Belajar Bersama dengan Komunitas Perdamaian di Bandung” di Museum/Galeri Sejarah Kebudayaan Indonesia Tionghoa, Jl. Nana Rohana No. 37, Kota Bandung, Senin (24/11/2025). […]

  • Mimpi Disandera Tentara Milisi, Ini Pertanda bahwa…

    Mimpi Disandera Tentara Milisi, Ini Pertanda bahwa…

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    MIMPI kali ini dialami oleh seorang pelancong yang berasal dari daerah pinggiran Kota Garut Jawa Barat, tepatnya Kampung Pojok Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora. Malam Senin (3/2/2025) ia mimpi disandera oleh segerembolan milisi pemberontak, semisal DI/TII, yang berbasis kekuatan di sebuah gunung namanya Gunung Leutik. Dalam mimpinya, dia adalah orang terakhir yang disandera oleh seorang milisi […]

  • Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kyai Adib: Haji Sukses Luar Biasa

    Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kyai Adib: Haji Sukses Luar Biasa

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BUNTET) — Sesepuh Pondok Buntet Pesantren K.H Adib Rafiudin mengapresiasi sukses penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. KH Adib mengucapakan terima kasih atas kinerja Menag Yaqut Cholil Qoumas dan jajarannya dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Hal ini disampaikan KH Adib di hadapan ribuan santri, alumni, dan warga yang menghadiri Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok […]

  • Dua UIN yang Bermasalah

    Dua UIN yang Bermasalah

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Mamang M Haerudin (Aa), Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Al-Insaaniyyah
    • 0Komentar

    CIREBON kanal31.com — UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dua UIN yang belakangan sedang dirundung masalah. UIN Surabaya tengah diterpa kasus pemilihan Rektor yang dinilai janggal prosedur dan sejumlah dugaan kasus yang selama ini dilakukan oleh Rektor petahana yang kembali terpilih. Akibat kasus ini, aktivitas kampus dikabarkan lumpuh, para mahasiswa menggugat Rektor […]

  • 3 Cara Merawat Cahaya Isra Mi’raj

    3 Cara Merawat Cahaya Isra Mi’raj

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Menjaga Shalat, Menjernihkan Hati, dan Meneguhkan Ketaatan   السلام عليكم ورحمة الله وبركاته اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ […]

  • Kemenag – BSI Hadirkan Program Rumah Bersubsidi bagi Guru Madrasah

    Kemenag – BSI Hadirkan Program Rumah Bersubsidi bagi Guru Madrasah

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama (Kemenag) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) bekerja sama dalam Program Perumahan Bersubsidi untuk Guru Madrasah. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Thobib Al Asyhar mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah dan dapat memiliki rumah layak dan terjangkau. Hal ini disampaikan Thobib Al Asyhar […]

expand_less