Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Siapkan Kajian Perbandingan Indonesia – Jepang, Mahasiswi Kedokteran UIN Jakarta Pelajari Strategi Kesehatan Bencana

Siapkan Kajian Perbandingan Indonesia – Jepang, Mahasiswi Kedokteran UIN Jakarta Pelajari Strategi Kesehatan Bencana

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIPUTAT kanal31.com — Pengalaman Jepang menghadapi gempa bumi dan tsunami menjadi ruang belajar bagi Azkiya Alika Putri Ahmudi, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, untuk mendalami pengelolaan kesehatan masyarakat dalam situasi bencana (Disaster Public Health). Melalui program Student Mobility Exchange di Tohoku University, Jepang, pada 7–18 September 2026, Azkiya mempelajari strategi penanganan kesehatan bencana sekaligus mengkaji relevansinya bagi Indonesia.

Dalam rilis yang diterima Berita UIN Online, Jumat (16/10/2026), program ini memberikan kesempatan kepada Azkiya untuk mengikuti perkuliahan, seminar, diskusi akademik, kunjungan lapangan, serta menyusun tinjauan literatur. Berbagai kegiatan tersebut memperluas pemahamannya mengenai pendekatan ilmiah dan praktik pengelolaan kesehatan masyarakat sebelum, selama, dan setelah bencana.

Selama program berlangsung, Azkiya mendapat bimbingan dari Associate Professor Masatsugu Orui, M.D., Ph.D., peneliti di Disaster Public Health Lab, International Research Institute of Disaster Science (IRIDeS), Tohoku University. Ia juga berkesempatan bertemu dengan Professor Shinichi Kuriyama, M.D., Ph.D., dari laboratorium yang sama, serta berinteraksi dengan para profesor, peneliti, mahasiswa, dan staf universitas tersebut.

Salah satu pembelajaran penting yang diperoleh Azkiya adalah bahwa penanganan kesehatan bencana tidak cukup berfokus pada fase tanggap darurat. Dampak bencana dapat berlangsung dalam jangka panjang, sehingga membutuhkan pemantauan kesehatan dan intervensi berkelanjutan, termasuk setelah kondisi masyarakat berangsur pulih.

Dalam kegiatan akademik, ia mendalami berbagai isu, mulai dari kesiapan sistem kesehatan dan pengembangan kapasitas tenaga medis hingga angka kematian akibat bencana, pemantauan kesehatan jangka panjang, serta dampak bencana terhadap kesehatan mental dan perkembangan anak.

Aspek kesehatan mental dan perkembangan anak menjadi perhatian penting karena dampak bencana tidak selalu terlihat secara langsung. Pengalaman traumatis dan perubahan lingkungan kehidupan dapat memengaruhi kondisi psikologis serta tumbuh kembang penyintas dalam jangka panjang.

Pemahaman tersebut diperkuat melalui kunjungan ke sejumlah pusat penelitian dan lokasi terdampak bencana di Jepang. Di IRIDeS, Azkiya mempelajari pendekatan multidisipliner dalam penelitian kebencanaan dan upaya pengurangan risiko bencana. Sementara itu, kunjungannya ke Tohoku Medical Megabank memberinya gambaran mengenai penelitian kohort berskala besar dan genomik yang dapat mendukung pemahaman tentang kesehatan masyarakat.

Pengalaman lapangan juga menjadi bagian penting dari program tersebut. Azkiya mengunjungi Arahama, kawasan pesisir yang terdampak gempa bumi dan tsunami Jepang Timur pada 2011. Di lokasi itu, ia melihat bekas bangunan sekolah yang pernah digunakan sebagai tempat evakuasi saat bencana.

Kunjungan tersebut memberikan perspektif nyata mengenai dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat, sekaligus memperlihatkan pentingnya kesiapsiagaan, perencanaan evakuasi, dan pengelolaan risiko yang mempertimbangkan keselamatan serta kebutuhan kesehatan warga.

Bagi Indonesia yang juga menghadapi beragam risiko bencana, pembelajaran tersebut membuka ruang untuk mengkaji bagaimana pengalaman dan pendekatan yang dikembangkan di Jepang dapat dibandingkan dengan sistem penanganan kesehatan bencana di Tanah Air. Meski memiliki konteks geografis dan sosial yang berbeda, kedua negara dapat saling menjadi sumber pembelajaran dalam memperkuat kesiapsiagaan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut program, Azkiya kini mengembangkan manuskrip akademik yang membahas persamaan dan perbedaan pengelolaan kesehatan bencana di Jepang dan Indonesia. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya diskusi akademik mengenai penguatan sistem kesehatan bencana, khususnya dalam aspek pemantauan kesehatan jangka panjang dan perlindungan kelompok rentan.

Keikutsertaan Azkiya dalam program ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik mahasiswa UIN Jakarta melalui interaksi dengan lingkungan riset internasional. Lebih dari sekadar pertukaran pengetahuan, pengalaman tersebut membuka peluang untuk menghubungkan pembelajaran global dengan kebutuhan pengembangan ilmu dan praktik kesehatan masyarakat di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Akar Penyakit Politik Indonesia

    3 Akar Penyakit Politik Indonesia

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Delapan puluh tahun setelah merdeka, persoalan utama Indonesia bukanlah terletak pada kurangnya ideologi, kurangnya konstitusi, atau kurangnya sumber daya alam. Masalah utamanya adalah adanya beberapa penyakit kronis yang terus menggerogoti Indonesia sejak merdeka hingga kini.   Penyakit pertama: Kegagalan membangun karakter kekuasaan   Kita memiliki Pancasila sebagai cita-cita luhur, UUD yang cukup lengkap, […]

  • UIN Bandung Kokohkan Posisi Puncak PTKIN, Rumah Jurnal Genjot Standar Akreditasi Nasional

    UIN Bandung Kokohkan Posisi Puncak PTKIN, Rumah Jurnal Genjot Standar Akreditasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Rumah Jurnal UIN Bandung bergerak cepat dalam memperkuat infrastruktur dan tata kelola publikasi ilmiah. Salah satu langkah konkretnya, Rumah Jurnal segera melakukan roadshow ke berbagai fakultas untuk berkoordinasi langsung dengan para pengelola jurnal. Ini sebagai respons cepat atas kendala jaringan dan aksesibilitas situs web jurnal yang sempat dikeluhkan para asesor. Demikan penegasan ketua […]

  • Tips Sehat Merespon Ragam Komentar di Media Sosial

    Tips Sehat Merespon Ragam Komentar di Media Sosial

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Tipe orang itu berbeda-beda. Tulisan status kita di media sosial akan dikomentari oleh ragam manusia yang berbeda-beda. Yang niatnya baik pun bisa direspon negatif oleh beragama orang itu. Menghadapi yang begitu, santai saja, gak perlu baper, anggaplah latihan mental untuk mendewasakan kita sendiri. Maka, diperlukan sikap yang bijak untuk meresponnya agar medsosannya […]

  • Gandeng Muamalat Institute, UIN Bandung Cetak Lulusan Ekonomi Syariah Siap Kerja dan Berkah

    Gandeng Muamalat Institute, UIN Bandung Cetak Lulusan Ekonomi Syariah Siap Kerja dan Berkah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah kini bukan lagi sekadar jalur alternatif. Seiring meroketnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal dan kebutuhan industri yang kian tinggi, jurusan ini telah menjelma menjadi jalur utama menuju karier masa depan yang sangat menjanjikan. Merespons peluang emas ini, Prodi Ekonomi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi menggandeng […]

  • Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mari kita, umat Islam, menatap masa depan dengan pikiran positif, guys. Bila Iran menang perang melawan AS-Israel dan menjadi penguasa dunia Islam, karena Iran itu Syi’ah, lalu katanya, kalau sudah berkuasa dia akan jadi jahat dan dzalim pada Muslim Sunni yang dikuasainya. Banyak yang tadinya anti penjajahan, kalau sudah jadi penguasa, jadi jahat […]

  • Dinamika Politik Digital di Asia Tenggara: Seminar Internasional UIN Bandung Bahas Demokratisasi dan Manipulasi Algoritmis

    Dinamika Politik Digital di Asia Tenggara: Seminar Internasional UIN Bandung Bahas Demokratisasi dan Manipulasi Algoritmis

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM -– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Social Media and Politics in Southeast Asia” di Aula FISIP UIN SGD, Lt. 1, Kamis, (13/2/2025) pukul 08.30 – 12.00 WIB. Diselenggarakan oleh Centre for Asian Social Science Research (CASR), seminar ini menghadirkan dua akademisi […]

expand_less