Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Dosen ITB Beberkan Pendekatan Socio-Engineering dalam Manajemen Proyek Pembangunan

Dosen ITB Beberkan Pendekatan Socio-Engineering dalam Manajemen Proyek Pembangunan

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-BANDUNG

Pemahaman akan ilmu engineering memang penting, banyak aspek dalam kehidupan manusia yang bersinggungan langsung dengan rekayasa. Namun, ilmu engineering ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa diikuti oleh pendekatan sosial.

Ir. Lucky Harry Korah, M. Si., hadir untuk memberikan pengetahuan terkait pendekatan socio-engineering dalam mengelola stakeholder pembangunan infrastruktur, dengan topik khusus bangunan sumber daya air (SDA). Lucky menyampaikan materi ini melalui kuliah umum ke-12 yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Air Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB (FTSL ITB) pada Rabu, 6 April 2022.

Melalui pemaparannya, Lucky menyampaikan pendekatan socio–engineering digunakan untuk meningkatkan referensi penyelesaian problematika sosial yang kerap terjadi saat proses pembangunan infrastruktur, dalam hal ini infrastruktur SDA menjadi ranah Lucky sehari-hari. Fenomena sosial yang dijelaskan pada kuliah umum virtual ini tidak semata-mata berdasarkan literatur, tetapi juga berdasarakan pengalaman lapangan Lucky selama terjun di bidang ini.

“Pada dasarnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya menggunakan ilmu teknik, tetapi juga ilmu kemanusiaan,” kata Lucky. Ia lanjut menjelaskan proses pembangunan ini sebenarnya mengubah bentang alam (natural) dan budaya (cultural) menjadi peradaban baru (built environment).

Selanjutnya, Tenaga Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Sumber Daya Air ini membawa peserta kuliah untuk menggali lebih jauh mengenai project stakeholder management dalam socio-engineering. Lucky merumuskan (dari beberapa literatur) bahwa project stakeholder merupakan individu, grup, dan organisasi yang terdampak oleh proyek. Dengan demikian, proses konstruksi turut bersinggungan dengan kepentingan stakeholder, seperti peraturan daerah setempat yang mengatur hal-hal dalam konstruksi.

Socio-engineering dan project stakeholder management berkoherensi. “Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Seluruh aspek diperhitungkan, tetapi terintegrasi,” imbuh Lucky. Project stakeholder management memiliki sebuah siklus yang dimulai dari proses identifikasi hingga implementasi strategi manajemen.

Berdasarkan pengalaman di lapangan secara langsung, Lucky menjelaskan project stakeholder management memiliki hubungan yang linear dan berbanding lurus dengan keberhasilan pembangunan infrastruktur. Tak lupa, Lucky menekankan bahwa project stakeholder management ini dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal, seperti konsumen, pemilik (owners), karyawan, dan penyuplai, serta faktor lingkungan yang perlu dianalisis lebih lanjut.

Pada kesempatan ini, Lucky menyampaikan faktor sukses dalam menjalankan proses pendekatakan socio-engineering, yaitu kenyaman, kompetensi, komitmen, dan komunikasi. Selain itu, menurutnya terdapat tiga prinsip implementasi ilmu ini, yaitu tidak dapat menghindari orang lain; suka atau tidak suka, setiap manusia adalah makhluk sosial dari bagian masyarakat; dan menempatkan waktu dan upaya untuk berinteraksi dan berkomunikasi secara positif dengan orang lain/kelompok. “Pasti akan sukses,” imbuhnya.

Masalah sosial dalam proses keberjalan pembangunan infrastruktur tidak dapat dihindari karena setiap pihak memiliki kepentingan/prinsip masing-masing. Fenomena ini dapat terjadi saat tahap prakonstruksi, konstruksi, dan pasca konstruksi. Dengan demikian, penting untuk memahami pendekatan socio-engineering dan project stakeholder management untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur.

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Farhan Minta Warga Tetap Tenang, Serahkan Kasus Penghinaan ke Proses Hukum

    Farhan Minta Warga Tetap Tenang, Serahkan Kasus Penghinaan ke Proses Hukum

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, angkat bicara terkait ramainya unggahan di media sosial yang diduga berisi penghinaan terhadap suku Sunda. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung penuh penegakan hukum dan meminta masyarakat untuk tidak terpancing provokasi. Farhan menyebut, kasus penghinaan tersebut telah menjadi perhatian publik dan menyerahkan kepada penegakan hukum sesuai Undang-Undang Informasi dan […]

  • Facebook vs Instagram, 2 Dunia yang Sama-sama Main Algoritma tapi Beda Cara

    Facebook vs Instagram, 2 Dunia yang Sama-sama Main Algoritma tapi Beda Cara

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —   Anda suka mendengar jokes ini ? katanya: “Facebook buat emak-emak, Instagram buat anak muda”? Nah, itu bukan sekadar candaan, tapi mencerminkan perbedaan yg nyata : bagaimana kedua platform ini bekerja.   Yang menarik, di balik perbedaannya, kedua platform ini sama-sama mengubah cara kita bersosial media.   1. Karakter Pengguna: “Kumpulan Keluarga” […]

  • Luar Biasa! Dubes Al Busyra Basnur Sambut Delegasi Indonesia-Ethiopia Interfaith Dialogue di Wisma KBRI

    Luar Biasa! Dubes Al Busyra Basnur Sambut Delegasi Indonesia-Ethiopia Interfaith Dialogue di Wisma KBRI

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (ADDIS ABABA) — Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Addis Ababa akan menggelar Indonesia-Ethiopia Interfaith Dialogue, Senin (5/8/2024). Sehari jelang acara berlangsung, delegasi dari Kemenag telah tiba di Addis Ababa, Ibu Kota Ethiopia. Kegiatan yang didukung oleh Indonesia Ethiopia Friendship Club ini akan digelar di Hawassa. Usai mendarat di Bandara […]

  • Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut Kota Bandung tengah diarahkan menjadi kota wisata tematik yang berbasis budaya dan komunitas. Menurutnya, kekayaan budaya di setiap kecamatan menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang unik dan berkelanjutan. “Bandung ini kaya dengan budaya lokal di tiap kecamatan. Kami ingin mengangkat kekuatan […]

  • Perkuat Kompetensi, Kota Bandung Gelar Bimtek Dewan Hakim LPTQ

    Perkuat Kompetensi, Kota Bandung Gelar Bimtek Dewan Hakim LPTQ

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dewan Hakim memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan keadilan dalam setiap penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH). Mereka bukan hanya bertugas menilai secara teknis, tetapi juga memegang amanah spiritual yang besar. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain saat Bimbingan Teknis Dewan Hakim […]

  • 5 Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

    5 Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mudik menjadi tradisi yang selalu dinantikan menjelang perayaan Idul Fitri. Perjalanan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Namun, perjalanan mudik sering kali diwarnai kepadatan lalu lintas dan perjalanan yang panjang. Karena itu, persiapan yang matang sangat penting agar mudik tetap aman dan nyaman.   Berikut lima tips yang […]

expand_less