Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Stafsus Menag: Pesantren, Pusat Pendidikan Unggulan dengan Tantangan dan Harapan Baru

Stafsus Menag: Pesantren, Pusat Pendidikan Unggulan dengan Tantangan dan Harapan Baru

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM — Pesantren, sebagai lembaga pendidikan yang telah melahirkan individu-individu luar biasa, semakin mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat.

Hal demikian ditandaskan Staffsus Menteri Agama, M Nuruzzaman saat membuka Rapat Kordinasi Nasional Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) pada Senin, (13/5/2024).

Dalam rapat yang dihadiri oleh para Kabid PD Pontren dari seluruh kantor wilayah di Indonesia ini, membahas beberapa isu krusial dan harapan baru pendidikan pesantren untuk meningkatkan kualitas dan pengakuan atas pesantren sebagai lembaga pendidikan unggulan di Indonesia.

Nuruzzaman menyoroti salah satu tantangan yang dihadapi adalah masalah pengakuan atas ijazah alumni pendidikan atau lembaga pesantren. Alumni pesantren yang meraih prestasi di berbagai belahan dunia masih menghadapi kesulitan dalam mengakui ijazah mereka. “Sehingga, kebutuhan akan afirmasi atas kualitas pendidikan pesantren, harus menjadi perhatian,” ujar Nuruzzaman dalam keterangannya, Selasa (14/5/2024)

Di samping itu, Staffsus Menag juga menekankan adanya upaya konkret untuk mempersiapkan santri dalam menghadapi era digital. Nantinya, akan ada program beasiswa non-degree selama 4 – 6 bulan yang akan diselenggarakan untuk melatih santri dalam menguasai dunia digital.

 

“Dengan demikian, diharapkan santri bisa menjadi pelopor dalam penguasaan teknologi informasi dan bisa melebihi kompetensinya dari siswa-siswa sekolah formal,” tegasnya.

Beliau mengungkapkan, perhatian Menteri Agama dalam menyoroti perlunya pengakuan dan dukungan yang lebih besar terhadap peran kyai dan ulama dalam pendidikan dan pembangunan negara. “Gus Baha, sebagai contoh, yang tidak bisa mengajar di perguruan tinggi karena tidak memiliki ijazah formal, menunjukkan perlunya revolusi dalam sistem pendidikan yang memungkinkan akses bagi kyai dan ulama untuk berkontribusi secara lebih luas dalam pembangunan pendidikan,” jelas Bib Zaman sapaan akrabnya.

Diakhir arahannya, Bib Zaman menekankan kepada Direktorat PD Pontren untuk lebih memperhatikan izin operasional dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga pendidikan pesantren di berbagai daerah. Sehingga menjadi langkah penting dalam meminimalisir potensi radikalisme atau terorisme.

Plt. Direktur PD Pontren, Waryono Abdul Ghofur melaporkan rakornas ini dihadiri oleh sekitar 30 dari 34 provinsi Kabid Pontren atau Kabid Pakis dari berbagai wilayah. “Tentunya ini menjadi bukti komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di seluruh Indonesia,” ungkap Waryono.

Tema rakornas kali ini, “Ha Ana Dza” mencerminkan semangat dari Direktorat PD Pontren, yang menjadi motor penggerak dalam membangun pesantren sebagai pusat pendidikan unggulan. Tema ini merupakan cerminan dari upaya keras untuk mengembangkan program-program prioritas dan unggulan, terutama dalam menciptakan kemandirian pesantren.

 

Beliau mengatakan bahwa saat ini pesantren tidak hanya diurus oleh Kementerian Agama, tetapi juga mendapat dukungan melalui berbagai jaringan. Kini, lanjutnya, pesantren menjadi pusat perhatian semua pihak yang menggarisbawahi urgensi kontribusinya dalam pembangunan bangsa. “Saya harap di bawah kepemimpinan presiden baru, pesantren akan semakin memberikan kontribusi luar biasa bagi pendidikan Indonesia,” harap Waryono.

“Mudah-mudahan, rapat ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pembaruan dan kemajuan pendidikan di lingkungan pesantren, sehingga pesantren dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi bangsa dan negara,” sambungnya.

 

Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ali Abdul Latif saat menyampaikan sambutan selamat datang menyampaikan Jawa Barat dikenal sebagai provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak di seluruh Indonesia. Menurut data dari EMIS, terdapat 12.841 pondok pesantren dan 33.199 madrasah diniyah takmiliyah (MDT), serta lebih dari 25.340 lembaga pendidikan Alquran. Hal ini menegaskan peran penting Jawa Barat dalam penyelenggaraan pendidikan agama Islam di Indonesia.

Lebih lanjut, Jawa Barat telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 yang bertujuan untuk memfasilitasi penyelenggaraan pesantren. Peraturan ini menjadi acuan bagi provinsi lain di Indonesia dalam menyusun regulasi sejenis untuk mendukung perkembangan pesantren di wilayah masing-masing.

 

Hadir dalam Rakornas ini, Staffsus Menteri Agama, Tenaga Ahli Menteri Agama, Plt. Direktur PD Pontren, Kasubdit pada Direktorat PD Pontren dan Kabid Pontren dan atau Kabid Pakis dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dari seluruh Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top! Mahasiswa UGM Juara 1 Desain Kendaraan Listrik di Ajang Formula-E Jakarta

    Top! Mahasiswa UGM Juara 1 Desain Kendaraan Listrik di Ajang Formula-E Jakarta

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Ajang Formula-E Jakarta yang digelar pada awal bulan Juni 2022 ini turut menjadi tempat unjuk kemampuan oleh mahasiswa UGM. Diketahui, selain mengadakan Grand Prix Formula-E, lembaga penyelenggara Formula-E Jakarta, Jakpro, turut mengadakan kompetesi desain kendaraan listrik untuk tingkat mahasiswa sebagai acara penyerta. Melalui kompetisi ini, tim mahasiswa UGM pun menunjukkan bahwa mereka mempunyai desain kendaraan listrik […]

  • Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti persoalan sampah sebagai tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung, bertepatan dengan momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Usai Salat Id di Plaza Balai Kota Bandung, Farhan mengungkapkan, produksi sampah harian di Kota Bandung mencapai 1.600 hingga 1.800 ton. Menurutnya, tingginya volume sampah merupakan konsekuensi dari aktivitas sosial dan […]

  • Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    Senyum Jemaah Jadi Sasaran, Inspektorat Kemenag Awasi Layanan Haji 2025

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama terus memperkuat layanan ibadah haji Indonesia dengan pengawasan intensif dari tahap persiapan di Tanah Air hingga pelaksanaan di Arab Saudi. Hingga Jumat (16/5/2025) pagi, tercatat 99.354 jemaah reguler telah tiba di Arab Saudi, setara 48,57 persen dari total kuota jemaah haji reguler 2025. “Pengawasan ini untuk memastikan jemaah tersenyum di awal, […]

  • Hardiknas 2025, Sekda Jabar: Momentum Wujudkan Generasi Gapura Panca Waluya

    Hardiknas 2025, Sekda Jabar: Momentum Wujudkan Generasi Gapura Panca Waluya

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com –Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting untuk mewujudkan generasi muda berkarakter Gapura Panca Waluya. Konsep Gapura Panca Waluya, yang berakar pada budaya Sunda, menjadi landasan pembangunan sumber daya manusia berbasis kearifan lokal. Lima nilai utama dalam konsep […]

  • Top! 40 Pesantren Miliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

    Top! 40 Pesantren Miliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31. com — Pondok pesantren ikut terlibat aktif dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditandai dengan berdirinya sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah pesantren.   Direktur Pesantren Basnang Said mengatakan, ada 40 SPPG yang kini dikelola pesantren. “Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ada 40 titik pesantren yang […]

  • Nikmati Kopi Romantis dengan Konsep Baru dan Harga Bersahabat

    Nikmati Kopi Romantis dengan Konsep Baru dan Harga Bersahabat

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM — Kota Bandung kembali memiliki tempat ngopi baru dengan konsep unik, yaitu Kopi Romantis. Berdiri sejak 1 November 2024, Kopi Romantis berlokasi di Jalan Sabang No. 21A, Cihapit. Berbeda dengan kafe pada umumnya, Kopi Romantis mengusung konsep raw unfinish, yakni desain sederhana dengan budget minimalis, namun tetap nyaman dan homey. Pemilik Kopi Romantis, […]

expand_less