Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Paparkan Praktik Terbaik Pengelolaan Masjid di Muktamar Internasional Sarawak

Ketua DKM Masjid Raya Al-Jabbar Paparkan Praktik Terbaik Pengelolaan Masjid di Muktamar Internasional Sarawak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALAYSIA, Kanal31.com — Pengalaman Masjid Raya Al-Jabbar dalam mengelola dan memakmurkan masjid mendapat perhatian di tingkat internasional. Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat yang juga dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. K.H. Tata Sukayat, tampil sebagai narasumber pada Muktamar Pengelolaan dan Pemakmuran Masjid Sarawak Zona Selatan (Seri I) yang diselenggarakan Majelis Islam Sarawak (MIS) dan Jabatan Agama Islam Sarawak (JAIS) di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Ziarah Mahabbah Majelis Islam Sarawak 1448H/2026M ini berlangsung pada Sabtu–Minggu (18–19/7/2026) di Raia Hotel & Convention Centre, Kuching. Muktamar dihadiri para pengelola masjid dan perwakilan dari sejumlah negara Asia Tenggara serta dibuka oleh Wakil Menteri di Kantor Perdana Menteri Sarawak, Datuk Dr. Haji Abdul Rahman bin Haji Junaidi.

Dalam sesi Berbagi Pengalaman Masjid 1 pada Sabtu (18/7/2026), Dr. Tata menyampaikan materi bertajuk “Praktik Terbaik Pengelolaan dan Pemakmuran Masjid: Pengalaman Masjid Raya Al-Jabbar Indonesia.” Melalui paparannya, ia menjelaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pembangunan peradaban yang mampu menjawab kebutuhan umat secara komprehensif.

“Masjid mengemban setidaknya lima fungsi utama, yaitu sebagai wadah peningkatan spiritualitas umat, pusat pengembangan pendidikan, sarana dakwah, tempat pelayanan sosial, penggerak roda ekonomi masyarakat, sekaligus simbol peradaban Islam di era modern. Masjid juga dapat menjadi ruang rekreasi yang mendorong masyarakat untuk berkunjung serta menjadi titik pemersatu umat,” tegasnya.

Dengan menyoroti tantangan yang masih dihadapi negara-negara berkembang di Asia Tenggara. Menurutnya, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga meliputi kemiskinan akhlak, keilmuan, metodologi, dan informasi.

“Masjid perlu mengambil peran dalam menjawab kelima persoalan tersebut melalui berbagai program pemberdayaan umat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Di akhir pemaparannya, Dr. Tata menegaskan prinsip kepemimpinan yang diterapkan dalam pengelolaan Masjid Raya Al-Jabbar, yakni menyampaikan apa yang telah diamalkan dan mengamalkan apa yang disampaikan sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan dan keteladanan di tengah masyarakat.

Selain sesi berbagi pengalaman, muktamar menghadirkan agenda Bincang Mufti yang membahas fatwa-fatwa terkini mengenai institusi masjid, pidato utama bertema “Umat Maju Makmur” oleh Ketua Majelis Islam Sarawak, Datuk Haji Misnu bin Haji Taha, serta paparan praktik pengelolaan masjid dari berbagai wilayah di Malaysia, di antaranya Masjid Al-Ghazali Kuching dan Masjid Bandaraya Kota Kinabalu, Sabah.

Keikutsertaan Dr. Tata Sukayat dalam forum internasional tersebut menjadi pengakuan atas praktik pengelolaan Masjid Raya Al-Jabbar yang dinilai layak menjadi rujukan di tingkat regional. Di sisi lain, partisipasi dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai pembicara turut memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendiseminasikan hasil pemikiran, pengalaman, dan praktik terbaik kepada masyarakat internasional.

Hal ini sejalan dengan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mengintegrasikan keilmuan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat untuk melahirkan inovasi yang memberi manfaat luas bagi umat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merawat Percakapan yang Hampir Hilang

    Merawat Percakapan yang Hampir Hilang

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Radea Juli A Hambali, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — 14 Maret 2026 lalu Jurgen Habermas wafat di usia 96 tahun. Kabar meninggalnya filsuf yang konon ditahbis sebagai penjaga modernisme ini menjadi penutup satu kisah penting dalam album sejarah intelektual dunia. Kepergian Jurgen Habermas tidak hanya menutup perjalanan seorang filsuf, tetapi meninggalkan gema panjang tentang satu hal yang semakin jarang kita rawat: […]

  • Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — DNA (Deoxyribonucleic Acid) dipandang sebagai cetak biru biologis manusia dengan takdir hidup. DNA ini memengaruhi kecenderungan fisik, intelektual, dan emosional seseorang. Kemajuan ilmu genetika telah membawa manusia kepada pemahaman bahwa DNA memiliki peran penting. DNA dapat menentukan berbagai aspek potensi kecerdasan, risiko penyakit, hingga sifat kepribadian. Pertanyaan utama yang diajukan adalah sejauh mana […]

  • Jadi Agen Perdamaian, 40 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama Kemenag

    Jadi Agen Perdamaian, 40 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama Kemenag

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Upaya mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang rukun, damai, dan inklusif terus diperkuat melalui generasi muda. Sebagai langkah nyata, sebanyak 40 mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi mengikuti Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa Tahun 2026. Acara strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom […]

  • Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    Pentingnya Kontekstualisasi Nilai Pesantren untuk Jawab Tantangan Zaman

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT Kanal31.com — Pesantren dituntut untuk melakukan kontekstualisasi terhadap nilai-nilai yang hidup di lembaga pendidikan khas nusantara. Di samping itu, komunitas pesantren secara atraktif perlu menjawab tantangan yang muncul di era digital ini. Hal tersebut dinyatakan oleh Menteri Agama Periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, saat menjadi pembicara dalam Seminar Hari Santri dan Bedah Buku Karya Dr. […]

  • Keren! Survei IPMB Kemenag Tercatat di Museum Rekor Indonesia

    Keren! Survei IPMB Kemenag Tercatat di Museum Rekor Indonesia

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 1Komentar

    KANAL31.COM Survei Indeks Profesionalitas dan Moderasi Beragama (IPMB) yang digelar Kementerian Agama pada 27 Desember 2022 tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Kemenag tercatat sebagai kementerian/lembaga pemerintah yang pertama menggelar survei IPMB di Indonesia. Jumlah pesertanya juga sangat banyak, lebih dari 214 ribu. Survei ini digelar dengan Computer Asested Test (CAT) secara serentak dari 1.160 […]

  • Buruan! Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Dibuka. Ini Cara Daftar dan Jadwalnya

    Buruan! Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Dibuka. Ini Cara Daftar dan Jadwalnya

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024 dibuka mulai hari ini. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://um.ptkin.ac.id, dari 17 April 2024 hingga 15 Juni 2024. UM-PTKIN merupakan pola seleksi berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Perguruan Tinggi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. […]

expand_less