Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Membumikan Ekoteologi: UIN Bandung Lepas 6.770 Mahasiswa KKN 2026 hingga ke 8 Negara

Membumikan Ekoteologi: UIN Bandung Lepas 6.770 Mahasiswa KKN 2026 hingga ke 8 Negara

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali mengukuhkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat. Mengusung tema “Membumikan Ekoteologi Berbasis Rahmatan lil Alamin,” kampus berbasis Islam ini resmi melepas 6.770 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 untuk menyebar kebermanfaatan, mulai dari pelosok Nusantara hingga ke delapan negara di dunia.

Acara pelepasan digelar secara hibrida di Gedung O. Djauharuddin AR dan melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/7/2026). Momentum ini menandai langkah awal mahasiswa dalam mengimplementasikan penguatan program Ekoteologi Kementerian Agama RI sekaligus merawat kelestarian lingkungan.

Memimpin jalannya pelepasan, Wakil Rektor I UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag. menegaskan bahwa KKN adalah laboratorium kehidupan yang sesungguhnya. Tema ekoteologi dan nilai Rahmatan lil Alamin tidak boleh berhenti menjadi slogan manis semata.

“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang belajar yang sesungguhnya. Datanglah untuk belajar, mendengar, dan beradaptasi. Hormati adat istiadat dan kearifan lokal. Jangan merasa paling tahu,” tegas Prof. Dadan di hadapan ribuan mahasiswa.

Prof. Dadan menambahkan, pengalaman lapangan ini sangat berharga dan kompetensi yang diperoleh mahasiswa selama KKN dapat dikonversi menjadi pengakuan akademik sesuai ketentuan program studi masing-masing.

Jangan Hanya Pindah Makan dan Tidur

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Dr. H. Setia Gumilar, S.Ag., M.Hum. mengingatkan mahasiswa agar menerapkan pendekatan Sistem Pemberdayaan Masyarakat (Sisdamas) dengan menempatkan warga sebagai mitra utama.

“Mahasiswa jangan hanya pindah makan dan pindah tidur. Jadilah agen perubahan yang mampu menghadirkan manfaat nyata. Keberhasilan KKN tidak diukur dari banyaknya kegiatan seremonial, tetapi dari sejauh mana program mampu memberikan solusi bagi masyarakat,” cetusnya.

Dr. Setia meminta seluruh peserta menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi etika, sopan santun, menghormati budaya serta kearifan lokal di setiap lokasi pengabdian.

“Bangun komunikasi yang santun, hormati adat istiadat masyarakat, dan perkuat kerja sama dalam kelompok maupun dengan Dosen Pembimbing Lapangan. Integritas dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan KKN,” pesan Dr. Setia, didampingi sekretaris LP2M Prof. Dr. H. Sarbini, M.Ag.

Jangkau Lokal hingga Mancanegara

Ketua Pelaksana KKN 2026, Dr. H. Aep Kusnawan, M.Ag. mengungkapkan, program KKN tahun ini berlangsung selama 35 hari, terhitung sejak 20 Juli hingga 24 Agustus 2026. Sebanyak 6.721 mahasiswa UIN Bandung dan 49 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mitra disebar melalui 12 skema pengabdian.

Tak hanya menjangkau kawasan lokal dan antarprovinsi, para peserta –yang didampingi 142 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini– juga menembus batas mancanegara.

“Pengabdian dilakukan hingga ke delapan Negara: Jepang, Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Mesir, Turki, Vietnam, dan Maroko. Kami juga meluncurkan dua program baru, yakni KKN Lingkar Kampus dan KKN Daerah Binaan,” terang Aep.

Sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar memberikan rasa aman selama bertugas di lapangan, pihak universitas melengkapi seluruh peserta KKN 2026 dengan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Meski demikian, pimpinan universitas tetap mewanti-wanti seluruh mahasiswa untuk selalu menjaga disiplin, integritas, keselamatan diri, serta membawa nama baik almamater di mana pun mereka mengabdi.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idealis dan Pesimis

    Idealis dan Pesimis

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Secara umum, idealis itu karakternya mahasiswa, aktivis, pemikir, pejuang dan ulama. Idealis kita sederhanakan, mereka yang ingin dunia ini bener. Itu saja. Tapi kata guru saya, orang idealis itu tidak ideal. Idealis yang bener adalah yang realistis tapi bertindak tepat. Bener juga ya?   Karena politik itu dunia pragmatis dan tempatnya transaksi kepentingan […]

  • Asyik! Pemutihan Pajak, Aplikasi Sapawarga Alami Lonjakan Traffic

    Asyik! Pemutihan Pajak, Aplikasi Sapawarga Alami Lonjakan Traffic

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Sejak pemutihan tunggakan pokok dan denda kendaraan bermotor berlaku 20 Maret, terjadi lonjakan traffic secara signifikan pada aplikasi Sapawarga. Selain ke kantor Samsat, masyarakat juga memanfaatkan pemutihan pajak melalui aplikasi Sapawarga. Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Ika Mardiah, pada hari perdana peluncuran program terjadi lonjakan pengguna Sapawarga untuk membayar […]

  • Tak Cukup Akademik: UIN Bandung Dorong Mahasiswa Jadi Kreator di Era AI dan Kompetisi Global

    Tak Cukup Akademik: UIN Bandung Dorong Mahasiswa Jadi Kreator di Era AI dan Kompetisi Global

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Menghadapi dinamika pasar kerja global yang kian menantang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengambil langkah taktis melalui Pusat Karier. Institusi ini menegaskan bahwa ijazah saja tidak lagi cukup untuk memenangkan persaingan karier masa kini. Seminar yang bertajuk “From Campus to Global Career: Membangun Kapasitas, Integritas, dan Daya Saing Lulusan di Dunia Kerja […]

  • Baru Kali Ini Nemu Wali Kota Ngamuk “Gua Segel Loe!”

    Baru Kali Ini Nemu Wali Kota Ngamuk “Gua Segel Loe!”

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Biasanya kepala daerah suka jaim di hadapan publik. Beda dengan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia ngamuk, nunjuk-nunjuk pemilik kafe yang nebang 10 pohon mahoni. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, kang!   Saya baru kali ini melihat wali kota marah seperti sedang menjadi pemeran utama film bencana. Datangnya bukan diam-diam, tetapi membawa rombongan, […]

  • UIN Bandung Gelar Talkshow Moderasi Masyarakat Digital: Bersama Membangun Peradaban

    UIN Bandung Gelar Talkshow Moderasi Masyarakat Digital: Bersama Membangun Peradaban

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dengan semangat membangun ruang digital yang sehat dan inklusif, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Talkshow Moderasi Masyarakat Digital bertajuk “Bersama Membangun Peradaban”, yang berlangsung di Aula FSH Lantai 4, Rabu (26/11/2025) Acara ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai bidang, yaitu Wakil Dekan I FSH Dr. H. […]

  • Lalin Polisi, Lain Jaksa, Lain Pula Dua Pengacara di Kasus Febrie

    Lalin Polisi, Lain Jaksa, Lain Pula Dua Pengacara di Kasus Febrie

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Tadi siang saya bikin quote, kalau ente merasa telur ayam naik, bertelur sendiri. Warga Koptagul mendidih. Sekarang quote baru, “Kalau merasa hukum tak bisa lagi adil, bikin hukum sendiri.” Quote ngaco jangan disitasi ya!   Kalau Piala Dunia nanti pukul 04.00 pagi mempertemukan Prancis melawan Inggris untuk berebut posisi ketiga, hukum Indonesia […]

expand_less