Breaking News:
Beranda » KOMUNITAS » Kokohkan Harmoni Budaya, Masjid Al Jabbar Siap Jadi Pusat Studi Islam

Kokohkan Harmoni Budaya, Masjid Al Jabbar Siap Jadi Pusat Studi Islam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com — Masjid Raya Al Jabbar yang terletak di Jalan Cimincrang Nomor 14, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, semakin memperkokoh eksistensinya sebagai sentra pendidikan Islam di wilayah Jawa Barat. Hal ini dipertegas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam sambutan tertulisnya, yang mengharapkan masjid tersebut bertransformasi menjadi pusat pembelajaran Islam yang inklusif dan memberi pencerahan, sekaligus menjadi representasi dialog kebangsaan yang damai serta contoh keselarasan antara tradisi Sunda dan keberagaman.

Sambutan hangat umat Islam atas fungsi vital masjid ini terlihat jelas pada momentum peringatan milad yang ketiga dengan mengusung tema, “Dari Masjid Raya Al Jabbar untuk Jawa Barat Istimewa”. Kurang lebih 40 ribu jamaah memadati area utama masjid pada hari Rabu (31/12/2025), membuktikan bahwa Al Jabbar telah bertransformasi menjadi destinasi ibadah yang berhasil menyatukan komunitas Muslim, dalam semangat persaudaraan dan ketakwaan.

 

Capaian Tiga Tahun Menggembirakan

Sepanjang tiga tahun keberadaannya, Masjid Raya Al Jabbar telah menjadi kebanggaan komunitas Muslim dan masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan. Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Jabbar, Dr. K.H. Tata Sukayat, mengungkapkan rasa bersyukurnya terhadap prestasi yang diraih.

“Masjid Raya Al Jabbar merupakan masjid milik Provinsi Jawa Barat yang memiliki keistimewaan tersendiri, sebagai rumah Allah, sebagai representasi Islam Jawa Barat yang membawa rahmat bagi semesta alam,” tuturnya.

Rangkaian peringatan ulang tahun yang digelar sepanjang enam jam, mulai pukul 10.30 sampai 16.30 WIB, menyajikan berbagai kegiatan keagamaan yang penuh makna. Program yang dilaksanakan meliputi mahalul qiyam, doa bersama untuk Jawa Barat Istimewa yang dikemas dalam istighatsah, haflah tilawah, dan haflah khithabah dengan menghadirkan ulama-ulama terpandang serta qari Al-Quran tingkat nasional dan internasional.

Peristiwa istimewa dalam perayaan kali ini adalah penyerahan penghargaan kepada para tokoh penggerak komunitas di Jawa Barat. Penghargaan dianugerahkan kepada beragam kategori, mencakup penggerak Majelis Taklim, penggerak organisasi masyarakat, penggerak pendidikan dan dakwah, penggerak sektor ekonomi dan sosial keagamaan, serta penggerak keluarga teladan. Penghargaan ini sebagai wujud penghormatan atas dedikasi mereka dalam memajukan masyarakat.

 

Rencana Strategis Pengembangan

Kepengurusan baru DKM Masjid Raya Al Jabbar yang baru diresmikan membawa misi besar untuk menjadikan masjid ini sebagai yang terbaik di Jawa Barat. Sekretaris Umum DKM, Dr. K,H. Iu Rusliana, menyampaikan harapannya.

“Kurang dari sebulan sejak pelantikan, kami segera menggelar rapat kerja dan peringatan milad ini menjadi program perdana. Harapan kami, Masjid Raya Al Jabbar dapat menjadi masjid unggulan di tengah masyarakat Jawa Barat dengan pelayanan yang istimewa. Semoga di setiap tahunnya terjadi peningkatan kualitas layanan bagi jamaah yang mengunjungi masjid,” katanya dengan penuh optimisme.

Dr. K.H. Tata Sukayat menjelaskan strategi pengembangan menyeluruh yang bertumpu pada tiga fondasi utama. “Ke depan akan dibangun aspek idarah, imarah, dan ri’ayah,” ungkapnya, yang merujuk pada sistem manajemen organisasi, pembinaan keagamaan, dan perawatan infrastruktur masjid.

Ketua Pelaksana Milad Al Jabbar yang sekaligus Ketua Divisi Pengelolaan Ibadah Rutin dan PHBI, Dr. Abdul Mujib, memperjelas bahwa konsep pengembangan dirancang berdasarkan dua fokus utama. “Yang pertama, penguatan spiritualitas melalui penyelenggaraan istighatsah untuk doa bersama demi kemajuan Jawa Barat, dan haflah tilawah dengan menghadirkan qari-qari nasional serta internasional. Yang kedua, penguatan intelektualitas dengan mengundang penceramah terkemuka, yang diperkaya dengan persembahan Tim Hadrah UPTQ UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” jelasnya.

 

Sinergi Pemerintah dan Komunitas

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan komitmen kuat mendukung perkembangan Masjid Raya Al Jabbar. Atas nama Gubernur, Asisten Daerah Jawa Barat Dedi Supandi menegaskan kesungguhan pemerintah dalam menguatkan fungsi masjid sebagai landasan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Jawa Barat memperlihatkan kesungguhannya dalam mengoptimalkan peran masjid sebagai penyangga kesejahteraan rakyat dan pemelihara nilai-nilai mulia budaya lokal. “Jaga Al Jabbar dengan silih asah, silih asuh, dan silih asih,” pesan Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jabar Drs. H. Asep Sukmana, M.Si, mengacu pada ajaran kearifan lokal Sunda yang bermakna saling menajamkan pemikiran, saling mendidik, dan saling menyayangi.

Acara yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini dihadiri berbagai pejabat dan tokoh berpengaruh, di antaranya Asisten Daerah Jawa Barat, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat, Panglima Komando Daerah Militer III Siliwangi, serta beberapa tokoh dan ulama Jawa Barat, menggambarkan kolaborasi erat antara pemerintah, institusi militer, dan pemuka agama dalam memakmurkan masjid.

 

Ikon Islam Jawa Barat

Tingginya minat 40 ribu jamaah yang datang dari berbagai wilayah di Jawa Barat memperlihatkan bahwa Masjid Raya Al Jabbar telah bertumbuh melampaui fungsinya sebagai tempat shalat semata. Masjid ini telah menjadi lambang kesatuan umat, wadah pengembangan dimensi spiritual dan intelektual, serta simbol Islam yang membawa berkah bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

Dengan sokongan maksimal dari pemerintah, keseriusan pengurus, dan keterlibatan aktif masyarakat, Masjid Raya Al Jabbar siap merealisasikan cita-citanya sebagai pusat pendidikan Islam yang unggul, yang tidak hanya memberikan pencerahan dalam aspek keagamaan, melainkan juga mengokohkan keharmonisan sosial dan kelestarian nilai-nilai luhur budaya Sunda dalam bingkai kebhinekaan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top! Mahasiswa UIN Bandung Sabet 2 Penghargaan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut Tahun 2023 

    Top! Mahasiswa UIN Bandung Sabet 2 Penghargaan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut Tahun 2023 

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – (Bandung) Dede Restu, Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati, Bandung berhasil meraih 2 piala bergengsi dalam perhelatan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut 2023 yang digelar di Hotel Harmoni, Cipanas, Garut, Kamis (23/11/2023). Ia menyabet juara kategori Best Enterpreneur dan Jajaka Kameumeut. Restu mengungkapkan bahwa perjuangan dan kerja kerasnya selama […]

  • Puan Maharani: Semoga Danantara Bisa Gerakkan Ekonomi Nasional

    Puan Maharani: Semoga Danantara Bisa Gerakkan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Peluncuran Danantara digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025). “Selamat atas peluncuran Danantara yang dilakukan Pemerintah. Semoga bisa menggerakkan perekonomian nasional,” kata Puan. Peluncuran Danantara ini ditandai dengan dikeluarkannya aturan baru oleh Presiden Prabowo Subianto. Danantara menjadi badan pengelola […]

  • Rapat Kerja FTK UIN Bandung 2026 Bahas Pendidikan Masa Depan dengan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

    Rapat Kerja FTK UIN Bandung 2026 Bahas Pendidikan Masa Depan dengan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIANJUR Kanal31.com — Dalam upaya memperkuat kualitas mutu pendidikan, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 bertajuk “Menavigasi Pendidikan Masa Depan dalam Membangun Peradaban Berbasis Nilai Rahmatan lil ‘Alamin” yang berlangsung di Hotel Horison, Cianjur selama tiga hari, Kamis–Sabtu (29–31/1/2026). Raker dibuka secara resmi oleh Rektor UIN […]

  • Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Jika membahas tentang perkembangan Islam di kota Bandung, kebanyakan orang akan menyebut Masjid Agung Alun-alun atau Masjid Besar Cipaganti sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Bandung. Namun, Masjid Mungsolkanas yang terletak di sebuah gang kecil membuatnya jarang terlihat oleh banyak orang. Dilansir dari laman Kota Bandung, Masjid ini berada di Gang […]

  • Hasil Penelitian Dr Edi Hartono, Dosen UMY Raih Excellent Paper Award di Taiwan

    Hasil Penelitian Dr Edi Hartono, Dosen UMY Raih Excellent Paper Award di Taiwan

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANTUL Indonesia memiliki beragam jenis tanah dengan karakteristik berbeda. Salah satunya jenis clay shale yang seringkali menimbulkan problematika longsor akibat pelapukan. Hal ini yang kemudian menjadi fokus penelitian Dr Edi Hartono. Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini berhasil menyabet Best Paper dalam 2021 Excellent Paper Award Journal of Geo Engineering yang dinaungi oleh Taiwan Geotechnical Society pada […]

  • Keris Itu Asyik, Bukan Klenik. Ini Buktinya

    Keris Itu Asyik, Bukan Klenik. Ini Buktinya

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Sukron Abdilah
    • 0Komentar

    Keris yang kerap dikaitkan dengan hal-hal klenik dan mistis, itu keliru. Mau tahu lebih jauh tentang keris yang telah diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia non-bendawi sejak 2005, datang ke acara ini. Ya, dalam memperingati Hari Pahlawan, Solo Grand Mall menggelar pameran dan edukasi keris. Kegiatan tersebut menggandeng Paguyuban Tosan Aji Panji Suko. Tak tanggung-tanggung, […]

expand_less