Rektor UIN Bandung Ajak Lulusan Menjadi Sosok yang Cerdas Spiritual Tangguh Digital
- account_circle Sungkawa Abdisunda
- calendar_month Sab, 14 Feb 2026
- comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali menggelar prosesi wisuda ke-106 dengan khidmat, Sabtu (14/02/2026). Dalam pidato orasi ilmiahnya, Rektor UIN Bandung, Prof. Rosihon Anwar menyampaikan pesan mendalam bagi para wisudawan agar tidak cepat berpuas diri dengan gelar yang baru saja diraih.
Menurutnya, wisuda bukanlah titik akhir dari proses pencarian ilmu, tetapi menjadi gerbang awal bagi lulusan untuk membuktikan kualitas diri di masyarakat. Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan merupakan ilmu dasar yang harus terus dikembangkan.
Ia menyoroti pentingnya penguasaan soft skills, kemampuan adaptasi, dan inovasi sebagai modal utama menghadapi masa depan yang dinamis. “Jangan berhenti belajar. Apa yang saudara dapatkan di kampus adalah dasar, selanjutnya saudara harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujarn Prof. Rosihon di hadapan para wisudawan.
Mengangkat tema “Cerdas Spiritual, Tangguh Digital”, Rektor menjelaskan bahwa UIN Bandung berkomitmen melahirkan alumni yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Cerdas Spiritual: Lulusan diharapkan memiliki akhlakul karimah sebagai pondasi karakter. Tangguh Digital: Di era transformasi teknologi, kompetensi digital menjadi kompetensi utama yang harus dikuasai untuk mampu bersaing secara global.
Lebih lanjut, Prof. Rosihon berpesan agar para alumni senantiasa menjaga integritas dan nama baik almamater. Ia berharap lulusan UIN Bandung mampu menjadi “duta-duta” yang membawa wajah Islam yang moderat, damai, dan santun di tengah masyarakat.
“Gunakan ilmu untuk kebaikan. Jadilah suri tauladan yang membawa kesejukan dan pesan-pesan Islam yang moderat,” tambahnya. Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak takut menghadapi kegagalan dalam meniti karier.
Menutup pidatonya, suasana berubah menjadi haru saat Rektor mengingatkan bahwa keberhasilan para wisudawan tidak lepas dari ridla dan doa orang tua. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orangtua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
“Keberhasilan ini adalah berkat doa orang tua saudara. Kami berterima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada UIN Bandung,” pungkasnya

Adidjati Utama Diraih Alumnus Prodi Teknik Informatika
Wakil Rektor I Prof. Dr. Dadan Rusmana, M.Ag menjelaskan, wisuda ke-106 diikuti oleh 1.500 orang dari 9 fakultas dan pascasarjana: Ushuluddin 146, Tarbiyah dan Keguruan 330, Syariah dan Hukum 192, Dakwah dan Komunikasi 247, Adab Humaniora 80, Psikologi 58, Sain dan Teknologi 127, Ilmu Sosial Ilmu Politik 69, Ekonomi dan Bisnis Islam 153, magister 83, dan doctor 15.
“Wisuda pun selalu mempublikasikan lulusan berprestasi. Ada 10 Hafizh Quran 30 juz; dari Fakultas Ushuluddin 4, Fakultas Adab dan Humaniora 1, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 3, Fakultas Psikologi 1, Fakultas Sain dan Teknologi 1. Dan, ada 65 lulusan IPK tertinggi dengan pujian, dari mulai IPK terendah 3,71 dan tertinggi 3,96.
Wisudawan yang mendapatkan penghargaan Adijati Utama adalah Abdullah Azzam (alumni Prodi Teknik Informatika, Fakultas Sain dan Teknologi). “Dia layak mendapatkan beasiswa lanjut studi selama 4 semester di Pascasarjana UIN Bandung,” kata Prof. Dadan.(nas)
- Penulis: Sungkawa Abdisunda

Saat ini belum ada komentar