Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Dua Dekade Fakultas Psikologi UIN Bandung: Dari Refleksi Makna hingga Lompatan Akreditasi Unggul dan Program S2

Dua Dekade Fakultas Psikologi UIN Bandung: Dari Refleksi Makna hingga Lompatan Akreditasi Unggul dan Program S2

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com – “Selama 20 tahun, sejauhmana Fakultas Psikologi memberikan manfaat bagi masyarakat?”

Pertanyaan retoris namun mendalam ini menjadi pemantik utama yang dilontarkan oleh Dekan Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.S., CPCÉ., MCE., saat membuka Seminar Internasional yang digelar secara hybrid di Aula Fakultas Psikologi, Kamis (25/06/2026).

Pertanyaan tersebut bukan sekadar pembuka pidato, melainkan sebuah refleksi besar atas perjalanan dua dekade fakultas dalam mencetak generasi yang memahami jiwa manusia. Seminar bertaraf internasional ini adalah rangkaian perayaan Dies Natalis ke-20 Fakultas Psikologi UIN SGD Bandung, setelah sebelumnya sukses menggelar Doa Bersama, yang selanjutnya akan digelar Temu Alumni dan Orasi Ilmiah.

Mengusung tema yang sarat misi sosial, “Psikologi untuk Masyarakat: Menjembatani Sains, Praktik, dan Dampak bagi Komunitas,” agenda ini menegaskan komitmen kampus untuk tidak menjadi “menara gading”. Keilmuan psikologi harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Untuk membedah tantangan tersebut, fakultas menghadirkan pakar internasional dari Universitas Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia, Prof. Dr. Norsuhaily Abu Bakar. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Dekan I Dr. H. Irfan Fahmi S.Th.I., M.Psi; Wakil Dekan II Dr. Rosleny Marliani, M.Si; Ketua Prodi S1 Psikologi Nisa Hermawati, M.Psi., Psikolog; Ketua Prodi S2 Psikologi Dr. Elis Anisah Fitriah, S.Psi., M.Si.

Dalam orasinya, Prof. Ulfiah —atau yang akrab disapa Prof. Ulfi—menepis anggapan bahwa mempelajari psikologi adalah hal yang abstrak. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa ilmu ini adalah modal utama dalam meningkatkan kualitas hidup.

“Belajar psikologi itu tidak mubazir, malah dapat memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan kualitas hidup seseorang,” tegas Prof. Ulfi.

Menurutnya, dengan memahami diri sendiri dan orang lain, seseorang dapat hidup dengan lebih sadar, memuaskan, dan mampu bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik. Ilmu psikologi adalah jembatan bagi individu untuk tumbuh dan berkembang secara personal agar hidup lebih bermakna.

Kado Milad ke-20: Akreditasi Unggul dan Program S2

Momentum milad ini juga menjadi ruang tasyakuran atas berbagai capaian prestisius yang berhasil diraih. Prof. Ulfi mengajak seluruh sivitas akademika untuk merapatkan barisan dalam rasa syukur kepada Allah SWT.

“Yang paling utama kita tasyakur bini’mah, dan sampai hari ini diberi kesehatan dalam menjalankan berbagai aktivitas dan tugas kefakultasan,” ungkapnya.

Di bawah nakhoda Prof. Ulfi yang didukung penuh oleh soliditas seluruh tim fakultas —mulai dari jajaran wakil dekanat, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa— Fakultas Psikologi UIN Bandung sukses mencatatkan tinta emas. Reputasi lembaga melonjak tajam seiring dengan diraihnya predikat Akreditasi Unggul serta resminya penyelenggaraan Program Magister (S2) Psikologi.

Memasuki usia ke-20, Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung tidak hanya merayakan usia, tetapi juga merayakan kematangan institusi yang siap melangkah lebih jauh dalam mengabdi pada kemanusiaan melalui sains dan praktik psikologi yang berdampak.(nas)

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top! 3 Widyaiswara Kemenag Sabet Penghargaan Jamnas APWI

    Top! 3 Widyaiswara Kemenag Sabet Penghargaan Jamnas APWI

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Tiga widyaiswara Balitbang Diklat Kementerian Agama meraih penghargaan pada Jambore Nasional (Jamnas) Widyaiswara III di Bandung. Even ini diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI). Dalam perhelatan tahunan terbesar bagi para widyaiswara se-Indonesia ini, dua widyaiswara dari BDK Ambon, Rahmadan dan Riana Antika Amahoroe, meraih juara pertama pada kategori inovasi widyaiswara. Karya inovasi […]

  • Top! Generasi Milenial Kelas Menulis UIN Bandung Resmi Kelola 4 Jurnal Ilmiah

    Top! Generasi Milenial Kelas Menulis UIN Bandung Resmi Kelola 4 Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyampaikan sejak dibuka tahun 2020, Kelas Menulis disiapkan untuk generasi milenial. Yaitu, komunitas mahasiswa jenjang sarjana. Yudi sapaan akrabnya menuturkan Kelas Menulis bergerak dalam pelatihan menulis artikel untuk mahasiswa. Juga bergerak dalam mengelola jurnal ilmiah. “Saat ini, Kelas Menulis punya 4 jurnal […]

  • Mimpi Melihat Kebakaran Gedung, Apa Maknanya?

    Mimpi Melihat Kebakaran Gedung, Apa Maknanya?

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Baru-baru ini seorang mantan pegawai honorer di instansi pemerintahan menceritakan mimpinya. Dalam mimpinya, ia menyaksikan kebakaran hebat yang melanda gedung tempat ia bekerja. Akibatnya, gedung yang berlantai enam itu hanya bersisa puing-puing. Si pemimpi melihat semua isi gedung berupa ATK dan arsip hancur lebur menjadi abu. Di alam sadarnya, sang pemimpi menuturkan kepada penulis, bahwa […]

  • Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa upaya mencegah intoleransi memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada peraturan pemerintah atau undang-undang. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dari Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Ruang VVIP Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. “Sekalipun ada undang-undang yang paling baik pun juga, itu bukan jaminan. Ada hal yang […]

  • Hore ! Kemenag – Majelis Masyayikh Susun Standar Kompetensi Lulusan Pesantren Salafiyah

    Hore ! Kemenag – Majelis Masyayikh Susun Standar Kompetensi Lulusan Pesantren Salafiyah

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Kementerian Agama bersama dengan Majelis Masyayikh menyusun  Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Pondok Pesantren Salafiyah. Penyusunan ini dikemas dalam Workshop Pemetaan Kurikulum Pondok Pesantren Salafiyah. Workshop diikuti 30 peserta, terdiri atas perwakilan Pesantren Salafiyah dan Majelis Masyayikh, serta sejumlah Kepala Bidang Pesantren Kanwil Kemenag Provinsi. “Kami tengah merumuskn kriteria kelulusan santri pesantren salafiyah. Kriteria nantinya […]

  • Top! Baru Semester I, Mahasiswa UIN Jakarta Terbitkan 3 Buku dan Puluhan Artikel Jurnal

    Top! Baru Semester I, Mahasiswa UIN Jakarta Terbitkan 3 Buku dan Puluhan Artikel Jurnal

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sejak awal kuliah dilatih untuk produktif menulis. Hasilnya, mahasiswa semester I tahun akademik 2024/2025 telah menghasilkan tiga buku ber-ISBN, 18 artikel yang disubmit ke jurnal terakreditasi Sinta, dan ratusan opini yang terbit pada sejumlah portal media online. Ketiga buku tersebut berjudul “Modernisasi, Teknologi, dan Islam”, […]

expand_less